26.2 C
Jakarta
Friday, March 6, 2026

Rutin Minum Air Rebusan Kayu Manis? Ini 5 Manfaatnya untuk Gula Darah hingga Jantung

PROKALTENG.CO – Manfaat kayu manis untuk kesehatan bukan sekadar mitos. Rempah dapur yang biasa dipakai sebagai penambah aroma ini ternyata punya khasiat besar, terutama untuk menurunkan gula darah, menangkal radikal bebas, hingga menjaga kesehatan jantung.

Kayu manis umumnya dikonsumsi dalam bentuk minuman. Batangnya direbus atau diseduh air panas, lalu diminum. Air rebusan kayu manis mengandung berbagai senyawa aktif yang diyakini memberi efek positif bagi tubuh.

Dalam sejumlah studi diabetes, bubuk kayu manis biasanya diberikan pada dosis 1–1,5 gram per hari dan dilaporkan tidak menimbulkan efek samping. Meski begitu, hingga kini belum ada dosis pasti yang ditetapkan dalam penggunaan herbal ini.

Berikut beberapa manfaat kayu manis seperti dilansir dari Genpi.co:

1. Membantu Mencegah Diabetes

Salah satu manfaat kayu manis yang paling dikenal adalah membantu menurunkan gula darah. Rempah ini bekerja lewat beberapa mekanisme.

Pertama, kayu manis dapat mengurangi jumlah glukosa yang masuk ke aliran darah setelah makan. Caranya dengan memperlambat kerja enzim pencernaan sehingga karbohidrat lebih lambat diurai di saluran cerna.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  3 Rempah Dapur yang Bisa Turunkan Gula Darah dan Cegah Diabetes

Kedua, senyawa dalam kayu manis bisa meniru kerja insulin pada sel tubuh. Efek ini membantu meningkatkan penyerapan glukosa, meski tidak secepat insulin asli.

Sejumlah penelitian pada manusia menunjukkan kadar gula darah puasa dapat turun sekitar 10–29 persen setelah rutin mengonsumsi kayu manis.

2. Kaya Antioksidan

Kayu manis mengandung antioksidan tinggi yang bermanfaat melawan radikal bebas. Antioksidan ini membantu mengurangi kerusakan sel, memperlambat penuaan dini, serta menekan stres oksidatif dalam tubuh.

Beberapa jenis antioksidan yang terkandung di dalamnya antara lain polifenol, asam fenolik, dan flavonoid. Senyawa ini juga berperan dalam mengontrol pembentukan oksida nitrat yang berisiko memicu gangguan otak, kanker, dan penyakit serius lainnya.

3. Berpotensi Mencegah Kanker

Manfaat kayu manis lainnya adalah berpotensi mencegah kanker. Kandungan antioksidan di dalamnya membantu melindungi DNA dari kerusakan dan mutasi sel.

Senyawa cinnamaldehyde dalam kayu manis juga disebut mampu menghambat pertumbuhan tumor serta melindungi tubuh dari dampak radikal bebas yang menjadi salah satu pemicu kanker.

Baca Juga :  Rutin Makan Buah Naga, Manfaat Kecantikan dan Kesehatannya Bikin Banyak Orang Melongo

4. Mengurangi Nyeri Rematik

Bagi penderita rematik, kayu manis dipercaya bisa membantu meredakan nyeri. Penelitian yang dilakukan di Department of Internal Medicine menunjukkan kayu manis dapat menekan produksi sitokin, yaitu protein kecil yang memicu peradangan dan rasa nyeri pada rematik.

5. Menjaga Kesehatan Jantung

Khasiat kayu manis untuk jantung juga cukup menjanjikan. Rempah ini diketahui dapat menurunkan kolesterol total, kolesterol LDL (jahat), serta trigliserida, tanpa menurunkan kolesterol HDL (baik).

Bahkan, sebuah studi review terbaru mengungkapkan kayu manis juga berpotensi meningkatkan kadar kolesterol HDL. Dengan konsumsi rutin dan tetap terkontrol, risiko gangguan seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, hingga penyakit jantung bisa ditekan.

Meski kaya manfaat, penggunaan kayu manis tetap perlu bijak dan tidak berlebihan. Terutama bagi penderita penyakit tertentu, sebaiknya berkonsultasi lebih dulu sebelum menjadikannya konsumsi harian. (jpg)

PROKALTENG.CO – Manfaat kayu manis untuk kesehatan bukan sekadar mitos. Rempah dapur yang biasa dipakai sebagai penambah aroma ini ternyata punya khasiat besar, terutama untuk menurunkan gula darah, menangkal radikal bebas, hingga menjaga kesehatan jantung.

Kayu manis umumnya dikonsumsi dalam bentuk minuman. Batangnya direbus atau diseduh air panas, lalu diminum. Air rebusan kayu manis mengandung berbagai senyawa aktif yang diyakini memberi efek positif bagi tubuh.

Dalam sejumlah studi diabetes, bubuk kayu manis biasanya diberikan pada dosis 1–1,5 gram per hari dan dilaporkan tidak menimbulkan efek samping. Meski begitu, hingga kini belum ada dosis pasti yang ditetapkan dalam penggunaan herbal ini.

Electronic money exchangers listing

Berikut beberapa manfaat kayu manis seperti dilansir dari Genpi.co:

1. Membantu Mencegah Diabetes

Salah satu manfaat kayu manis yang paling dikenal adalah membantu menurunkan gula darah. Rempah ini bekerja lewat beberapa mekanisme.

Pertama, kayu manis dapat mengurangi jumlah glukosa yang masuk ke aliran darah setelah makan. Caranya dengan memperlambat kerja enzim pencernaan sehingga karbohidrat lebih lambat diurai di saluran cerna.

Baca Juga :  3 Rempah Dapur yang Bisa Turunkan Gula Darah dan Cegah Diabetes

Kedua, senyawa dalam kayu manis bisa meniru kerja insulin pada sel tubuh. Efek ini membantu meningkatkan penyerapan glukosa, meski tidak secepat insulin asli.

Sejumlah penelitian pada manusia menunjukkan kadar gula darah puasa dapat turun sekitar 10–29 persen setelah rutin mengonsumsi kayu manis.

2. Kaya Antioksidan

Kayu manis mengandung antioksidan tinggi yang bermanfaat melawan radikal bebas. Antioksidan ini membantu mengurangi kerusakan sel, memperlambat penuaan dini, serta menekan stres oksidatif dalam tubuh.

Beberapa jenis antioksidan yang terkandung di dalamnya antara lain polifenol, asam fenolik, dan flavonoid. Senyawa ini juga berperan dalam mengontrol pembentukan oksida nitrat yang berisiko memicu gangguan otak, kanker, dan penyakit serius lainnya.

3. Berpotensi Mencegah Kanker

Manfaat kayu manis lainnya adalah berpotensi mencegah kanker. Kandungan antioksidan di dalamnya membantu melindungi DNA dari kerusakan dan mutasi sel.

Senyawa cinnamaldehyde dalam kayu manis juga disebut mampu menghambat pertumbuhan tumor serta melindungi tubuh dari dampak radikal bebas yang menjadi salah satu pemicu kanker.

Baca Juga :  Rutin Makan Buah Naga, Manfaat Kecantikan dan Kesehatannya Bikin Banyak Orang Melongo

4. Mengurangi Nyeri Rematik

Bagi penderita rematik, kayu manis dipercaya bisa membantu meredakan nyeri. Penelitian yang dilakukan di Department of Internal Medicine menunjukkan kayu manis dapat menekan produksi sitokin, yaitu protein kecil yang memicu peradangan dan rasa nyeri pada rematik.

5. Menjaga Kesehatan Jantung

Khasiat kayu manis untuk jantung juga cukup menjanjikan. Rempah ini diketahui dapat menurunkan kolesterol total, kolesterol LDL (jahat), serta trigliserida, tanpa menurunkan kolesterol HDL (baik).

Bahkan, sebuah studi review terbaru mengungkapkan kayu manis juga berpotensi meningkatkan kadar kolesterol HDL. Dengan konsumsi rutin dan tetap terkontrol, risiko gangguan seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, hingga penyakit jantung bisa ditekan.

Meski kaya manfaat, penggunaan kayu manis tetap perlu bijak dan tidak berlebihan. Terutama bagi penderita penyakit tertentu, sebaiknya berkonsultasi lebih dulu sebelum menjadikannya konsumsi harian. (jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/