26.8 C
Jakarta
Thursday, March 12, 2026

Puasa Bikin Berat Badan Naik? Ini 5 Penyebab yang Sering Tak Disadari Saat Ramadan

PROKALTENG.CO – Banyak orang berharap puasa Ramadan bisa membantu menurunkan berat badan. Namun faktanya, tak sedikit yang justru mengalami kenaikan berat badan saat puasa. Alih-alih turun, angka timbangan malah bergerak naik karena pola makan yang tak terkontrol saat berbuka.

Kenaikan berat badan saat puasa biasanya dipicu kebiasaan berbuka dengan makanan tinggi kalori, porsi berlebihan, hingga kurang minum air putih. Jika tidak disiasati, puasa yang seharusnya menyehatkan justru berdampak sebaliknya.

Berikut beberapa penyebab berat badan naik saat puasa, seperti dilansir dari Genpi.co:

1. Terlalu Banyak Makanan dan Minuman Manis
Menu berbuka identik dengan yang manis-manis. Mulai dari es sirup, kolak, hingga aneka kue. Padahal, makanan dan minuman manis mengandung kalori tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan setiap hari, kalori yang masuk akan menumpuk dan berujung pada kenaikan berat badan.

Baca Juga :  Penyebab Berat Badan Tidak Turun Meski Sudah Berpuasa

2. Kebanyakan Makanan Bersantan
Kolak, cendol, bubur kacang hijau, dan hidangan bersantan lainnya memang menggoda saat berbuka. Namun santan mengandung lemak dan kalori yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi terus-menerus tanpa kontrol, berat badan bisa bertambah tanpa disadari.

3. Porsi Makan Tak Terkendali
Setelah menahan lapar seharian, keinginan “balas dendam” kerap muncul. Semua makanan di meja ingin disantap. Bahkan porsi makan bisa dua kali lipat dari biasanya. Jika pola ini berlangsung selama sebulan penuh, jangan heran jika berat badan melonjak.

4. Kurang Minum Air Putih
Banyak orang lupa memenuhi kebutuhan cairan saat puasa. Padahal, kurang minum air putih bisa memicu dehidrasi dan mengganggu metabolisme tubuh. Kondisi ini dapat berpengaruh pada pengelolaan berat badan.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Jangan Sepelekan Anemia, Ini 7 Bahaya Yang Mengincar Kesehatan Anda

5. Minim Asupan Serat
Saat berbuka dan sahur, kebanyakan orang fokus pada makanan berkarbohidrat dan protein agar cepat kenyang. Sayangnya, asupan serat dari sayur dan buah sering terabaikan. Padahal, makanan rendah serat membuat kalori mudah menumpuk. Untuk menyeimbangkan, perbanyak konsumsi sayur dan buah agar berat badan tetap terkontrol selama puasa.

Intinya, puasa tidak otomatis membuat berat badan turun. Kuncinya tetap pada pola makan sehat, porsi terkontrol, dan asupan gizi seimbang selama Ramadan. (jpg)

PROKALTENG.CO – Banyak orang berharap puasa Ramadan bisa membantu menurunkan berat badan. Namun faktanya, tak sedikit yang justru mengalami kenaikan berat badan saat puasa. Alih-alih turun, angka timbangan malah bergerak naik karena pola makan yang tak terkontrol saat berbuka.

Kenaikan berat badan saat puasa biasanya dipicu kebiasaan berbuka dengan makanan tinggi kalori, porsi berlebihan, hingga kurang minum air putih. Jika tidak disiasati, puasa yang seharusnya menyehatkan justru berdampak sebaliknya.

Berikut beberapa penyebab berat badan naik saat puasa, seperti dilansir dari Genpi.co:

Electronic money exchangers listing

1. Terlalu Banyak Makanan dan Minuman Manis
Menu berbuka identik dengan yang manis-manis. Mulai dari es sirup, kolak, hingga aneka kue. Padahal, makanan dan minuman manis mengandung kalori tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan setiap hari, kalori yang masuk akan menumpuk dan berujung pada kenaikan berat badan.

Baca Juga :  Penyebab Berat Badan Tidak Turun Meski Sudah Berpuasa

2. Kebanyakan Makanan Bersantan
Kolak, cendol, bubur kacang hijau, dan hidangan bersantan lainnya memang menggoda saat berbuka. Namun santan mengandung lemak dan kalori yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi terus-menerus tanpa kontrol, berat badan bisa bertambah tanpa disadari.

3. Porsi Makan Tak Terkendali
Setelah menahan lapar seharian, keinginan “balas dendam” kerap muncul. Semua makanan di meja ingin disantap. Bahkan porsi makan bisa dua kali lipat dari biasanya. Jika pola ini berlangsung selama sebulan penuh, jangan heran jika berat badan melonjak.

4. Kurang Minum Air Putih
Banyak orang lupa memenuhi kebutuhan cairan saat puasa. Padahal, kurang minum air putih bisa memicu dehidrasi dan mengganggu metabolisme tubuh. Kondisi ini dapat berpengaruh pada pengelolaan berat badan.

Baca Juga :  Jangan Sepelekan Anemia, Ini 7 Bahaya Yang Mengincar Kesehatan Anda

5. Minim Asupan Serat
Saat berbuka dan sahur, kebanyakan orang fokus pada makanan berkarbohidrat dan protein agar cepat kenyang. Sayangnya, asupan serat dari sayur dan buah sering terabaikan. Padahal, makanan rendah serat membuat kalori mudah menumpuk. Untuk menyeimbangkan, perbanyak konsumsi sayur dan buah agar berat badan tetap terkontrol selama puasa.

Intinya, puasa tidak otomatis membuat berat badan turun. Kuncinya tetap pada pola makan sehat, porsi terkontrol, dan asupan gizi seimbang selama Ramadan. (jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/