26.7 C
Jakarta
Sunday, March 15, 2026

6 Vitamin Penting untuk Kesehatan Jantung, Kekurangannya Bisa Picu Penyakit Mematikan

PROKALTENG.CO – Menjaga kesehatan jantung tidak hanya soal olahraga atau menghindari makanan berlemak. Asupan vitamin yang cukup juga berperan penting dalam melindungi jantung dari berbagai penyakit berbahaya.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, penyakit kardiovaskular menjadi penyebab kematian terbesar di dunia dengan lebih dari 17 juta kasus setiap tahun. Salah satu faktor risiko yang sering diabaikan adalah pola makan yang buruk, termasuk kurangnya vitamin penting bagi kesehatan jantung.

Vitamin berperan membantu mengurangi peradangan, menjaga tekanan darah tetap stabil, serta mencegah penumpukan zat berbahaya di pembuluh darah. Nutrisi ini juga mendukung fungsi pembuluh darah sehingga sistem kardiovaskular dapat bekerja optimal.

Sebaliknya, kekurangan vitamin esensial dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Karena itu, penting memastikan asupan vitamin terpenuhi melalui makanan sehari-hari atau suplemen.

Dilansir dari Healthshots, berikut beberapa vitamin yang penting untuk menjaga kesehatan jantung.

1. Vitamin D
Dikenal sebagai vitamin sinar matahari, vitamin D memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan jantung. Penelitian yang diterbitkan dalam Current Treatment Options in Cardiovascular Medicine menemukan bahwa kadar vitamin D rendah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Baca Juga :  Nyesel Baru Tahu, Ternyata Ini Manfaat Minum Susu Kedelai Setiap Hari

Vitamin ini membantu mengatur tekanan darah dan meningkatkan fungsi sistem kardiovaskular. Selain dari paparan sinar matahari, vitamin D bisa diperoleh dari ikan berlemak, daging merah, hati, kuning telur, serta makanan yang difortifikasi.

Electronic money exchangers listing

2. Vitamin B6
Vitamin B6 atau piridoksin merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Penelitian yang diterbitkan dalam Sub-cellular Biochemistry menyebutkan kekurangan vitamin B6 dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Vitamin ini membantu menurunkan kadar homosistein, yaitu asam amino yang berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Sumber vitamin B6 antara lain ikan, kacang tanah, gandum, pisang, susu, sereal yang diperkaya, kedelai, dan bibit gandum.

3. Vitamin B12
Vitamin B12 juga berperan menurunkan kadar homosistein dalam darah. Kekurangan vitamin ini dikaitkan dengan kondisi hiperhomosisteinemia yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Preventive Medicine menyebutkan risiko tersebut dapat ditekan dengan konsumsi makanan kaya vitamin B12 seperti ikan, susu, keju, telur, sereal yang diperkaya, dan daging.

4. Vitamin C
Vitamin C dikenal sebagai antioksidan kuat yang membantu menjaga kesehatan jantung. Nutrisi ini melindungi dinding arteri dari kerusakan, mengurangi peradangan, serta mencegah oksidasi kolesterol LDL yang menjadi faktor utama aterosklerosis.

Baca Juga :  Daun Sirih Merah Dipercaya Ampuh Turunkan Kolesterol, Ini Manfaat dan Cara Konsumsinya

Sumber vitamin C dapat ditemukan pada buah jeruk, paprika, stroberi, brokoli, kubis brussel, kentang, dan blackcurrant.

5. Vitamin E
Vitamin E juga merupakan antioksidan yang membantu mencegah oksidasi kolesterol LDL. Nutrisi ini turut menjaga elastisitas pembuluh darah sehingga aliran darah tetap lancar.

Penelitian dalam American Journal of Therapeutics menunjukkan konsumsi makanan kaya vitamin E berkaitan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah. Vitamin ini bisa diperoleh dari minyak biji gandum, almond, biji bunga matahari, kacang pinus, alpukat, selai kacang, ikan, dan paprika merah.

6. Vitamin K
Vitamin K tidak hanya berfungsi dalam proses pembekuan darah, tetapi juga membantu mencegah kalsifikasi arteri yang bisa meningkatkan risiko penyakit arteri koroner.

Penelitian yang diterbitkan dalam Current Nutrition Reports menunjukkan vitamin K berperan menjaga kesehatan kardiovaskular, terutama pada pasien penyakit ginjal kronis yang berisiko tinggi mengalami gangguan jantung. (jpg)

PROKALTENG.CO – Menjaga kesehatan jantung tidak hanya soal olahraga atau menghindari makanan berlemak. Asupan vitamin yang cukup juga berperan penting dalam melindungi jantung dari berbagai penyakit berbahaya.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, penyakit kardiovaskular menjadi penyebab kematian terbesar di dunia dengan lebih dari 17 juta kasus setiap tahun. Salah satu faktor risiko yang sering diabaikan adalah pola makan yang buruk, termasuk kurangnya vitamin penting bagi kesehatan jantung.

Vitamin berperan membantu mengurangi peradangan, menjaga tekanan darah tetap stabil, serta mencegah penumpukan zat berbahaya di pembuluh darah. Nutrisi ini juga mendukung fungsi pembuluh darah sehingga sistem kardiovaskular dapat bekerja optimal.

Electronic money exchangers listing

Sebaliknya, kekurangan vitamin esensial dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Karena itu, penting memastikan asupan vitamin terpenuhi melalui makanan sehari-hari atau suplemen.

Dilansir dari Healthshots, berikut beberapa vitamin yang penting untuk menjaga kesehatan jantung.

1. Vitamin D
Dikenal sebagai vitamin sinar matahari, vitamin D memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan jantung. Penelitian yang diterbitkan dalam Current Treatment Options in Cardiovascular Medicine menemukan bahwa kadar vitamin D rendah dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Baca Juga :  Nyesel Baru Tahu, Ternyata Ini Manfaat Minum Susu Kedelai Setiap Hari

Vitamin ini membantu mengatur tekanan darah dan meningkatkan fungsi sistem kardiovaskular. Selain dari paparan sinar matahari, vitamin D bisa diperoleh dari ikan berlemak, daging merah, hati, kuning telur, serta makanan yang difortifikasi.

2. Vitamin B6
Vitamin B6 atau piridoksin merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh. Penelitian yang diterbitkan dalam Sub-cellular Biochemistry menyebutkan kekurangan vitamin B6 dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Vitamin ini membantu menurunkan kadar homosistein, yaitu asam amino yang berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Sumber vitamin B6 antara lain ikan, kacang tanah, gandum, pisang, susu, sereal yang diperkaya, kedelai, dan bibit gandum.

3. Vitamin B12
Vitamin B12 juga berperan menurunkan kadar homosistein dalam darah. Kekurangan vitamin ini dikaitkan dengan kondisi hiperhomosisteinemia yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Preventive Medicine menyebutkan risiko tersebut dapat ditekan dengan konsumsi makanan kaya vitamin B12 seperti ikan, susu, keju, telur, sereal yang diperkaya, dan daging.

4. Vitamin C
Vitamin C dikenal sebagai antioksidan kuat yang membantu menjaga kesehatan jantung. Nutrisi ini melindungi dinding arteri dari kerusakan, mengurangi peradangan, serta mencegah oksidasi kolesterol LDL yang menjadi faktor utama aterosklerosis.

Baca Juga :  Daun Sirih Merah Dipercaya Ampuh Turunkan Kolesterol, Ini Manfaat dan Cara Konsumsinya

Sumber vitamin C dapat ditemukan pada buah jeruk, paprika, stroberi, brokoli, kubis brussel, kentang, dan blackcurrant.

5. Vitamin E
Vitamin E juga merupakan antioksidan yang membantu mencegah oksidasi kolesterol LDL. Nutrisi ini turut menjaga elastisitas pembuluh darah sehingga aliran darah tetap lancar.

Penelitian dalam American Journal of Therapeutics menunjukkan konsumsi makanan kaya vitamin E berkaitan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah. Vitamin ini bisa diperoleh dari minyak biji gandum, almond, biji bunga matahari, kacang pinus, alpukat, selai kacang, ikan, dan paprika merah.

6. Vitamin K
Vitamin K tidak hanya berfungsi dalam proses pembekuan darah, tetapi juga membantu mencegah kalsifikasi arteri yang bisa meningkatkan risiko penyakit arteri koroner.

Penelitian yang diterbitkan dalam Current Nutrition Reports menunjukkan vitamin K berperan menjaga kesehatan kardiovaskular, terutama pada pasien penyakit ginjal kronis yang berisiko tinggi mengalami gangguan jantung. (jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/