29 C
Jakarta
Friday, March 6, 2026

6 Makanan Pengusir Stres dan Kecemasan, dari Blueberry hingga Salmon

PROKALTENG.CO – Makanan pengusir stres dan kecemasan ternyata mudah ditemukan dalam menu sehari-hari. Sejumlah makanan kaya nutrisi diketahui membantu menurunkan hormon stres kortisol, menenangkan pikiran, serta meningkatkan suasana hati.

Di tengah tekanan hidup dan banjir informasi yang memicu kecemasan, memilih makanan sehat untuk mengurangi stres bisa menjadi langkah sederhana namun efektif. Beberapa jenis makanan bahkan mengandung senyawa alami yang membantu relaksasi, memperbaiki mood, dan menjaga kesehatan mental.

Stres dan kecemasan umumnya dipicu oleh meningkatnya produksi hormon kortisol dalam tubuh. Saat kondisi ini terjadi, banyak orang justru cenderung mengonsumsi makanan olahan, tinggi gula, dan tinggi garam.

Padahal, makanan tinggi lemak dan gula memang bisa memberi rasa senang sesaat karena merangsang pusat kesenangan di otak. Namun dalam jangka panjang, kebiasaan tersebut justru dapat memperburuk kondisi mental serta meningkatkan risiko depresi dan kecemasan.

Kafein, daging olahan, dan makanan dengan kadar gula tinggi juga diketahui dapat meningkatkan kadar kortisol dalam tubuh sehingga memperparah gejala kecemasan.

Sebaliknya, beberapa makanan alami yang kaya protein, vitamin, dan antioksidan justru mampu membantu menenangkan pikiran. Berikut beberapa makanan yang membantu mengurangi stres dan kecemasan, seperti dikutip dari laman Healthshots.com.

Baca Juga :  Mengenal Kandungan Dalam Teh Hijau

1. Blueberry
Blueberry dikenal kaya antioksidan, terutama antosianin yang terbukti membantu mengurangi stres. Senyawa ini mampu melawan stres oksidatif dan peradangan yang sering dikaitkan dengan gangguan kecemasan.

Electronic money exchangers listing

Penelitian dalam Journal of Nutritional Science menunjukkan bahwa konsumsi blueberry dapat memperbaiki suasana hati serta mengurangi gejala depresi dan kecemasan pada orang dewasa muda.

2. Ikan Salmon
Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber asam lemak omega-3, khususnya EPA dan DHA. Nutrisi ini berperan dalam meningkatkan fungsi otak sekaligus membantu mengendalikan stres dan kecemasan.

Selain salmon, sumber omega-3 juga bisa ditemukan pada kacang kenari dan biji rami.

3. Pisang
Pisang merupakan sumber magnesium yang baik. Studi dalam European Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa magnesium dapat membantu meningkatkan suasana hati.

Satu buah pisang besar mengandung sekitar 37 mg magnesium yang membantu menurunkan tekanan darah, menjaga detak jantung tetap stabil, serta mengurangi kegelisahan dan perubahan mood.

Baca Juga :  Kurangi Kolesterol Tanpa Obat, Ini Langkah-Langkah Efektifnya

4. Karbohidrat Kompleks
Karbohidrat kompleks dari biji-bijian utuh membantu tubuh melepaskan energi secara perlahan ke dalam aliran darah.

Karbohidrat juga berperan meningkatkan produksi serotonin di otak, yang sering disebut sebagai “hormon bahagia”. Sumber karbohidrat kompleks antara lain gandum utuh, quinoa, barley, dan biji-bijian lainnya.

5. Buah Jeruk
Buah jeruk dikenal memiliki kandungan vitamin C tinggi yang membantu mengelola stres.

Vitamin C diketahui mampu menurunkan kadar kortisol dalam tubuh. Hormon ini sering disebut sebagai hormon “lawan atau lari” yang dilepaskan tubuh saat mengalami tekanan.

6. Kacang-kacangan dan Polong-polongan
Kacang-kacangan seperti buncis, lentil, dan berbagai jenis polong-polongan mengandung antioksidan, vitamin B6, serta magnesium yang baik untuk kesehatan mental.

Tinjauan sistematis dalam jurnal Nutrients tahun 2017 menunjukkan bahwa konsumsi polong-polongan dapat membantu mengurangi kecemasan sekaligus meningkatkan suasana hati. Selain itu, bahan makanan ini juga bisa menjadi alternatif sumber protein pengganti daging merah. (jpg)

PROKALTENG.CO – Makanan pengusir stres dan kecemasan ternyata mudah ditemukan dalam menu sehari-hari. Sejumlah makanan kaya nutrisi diketahui membantu menurunkan hormon stres kortisol, menenangkan pikiran, serta meningkatkan suasana hati.

Di tengah tekanan hidup dan banjir informasi yang memicu kecemasan, memilih makanan sehat untuk mengurangi stres bisa menjadi langkah sederhana namun efektif. Beberapa jenis makanan bahkan mengandung senyawa alami yang membantu relaksasi, memperbaiki mood, dan menjaga kesehatan mental.

Stres dan kecemasan umumnya dipicu oleh meningkatnya produksi hormon kortisol dalam tubuh. Saat kondisi ini terjadi, banyak orang justru cenderung mengonsumsi makanan olahan, tinggi gula, dan tinggi garam.

Electronic money exchangers listing

Padahal, makanan tinggi lemak dan gula memang bisa memberi rasa senang sesaat karena merangsang pusat kesenangan di otak. Namun dalam jangka panjang, kebiasaan tersebut justru dapat memperburuk kondisi mental serta meningkatkan risiko depresi dan kecemasan.

Kafein, daging olahan, dan makanan dengan kadar gula tinggi juga diketahui dapat meningkatkan kadar kortisol dalam tubuh sehingga memperparah gejala kecemasan.

Sebaliknya, beberapa makanan alami yang kaya protein, vitamin, dan antioksidan justru mampu membantu menenangkan pikiran. Berikut beberapa makanan yang membantu mengurangi stres dan kecemasan, seperti dikutip dari laman Healthshots.com.

Baca Juga :  Mengenal Kandungan Dalam Teh Hijau

1. Blueberry
Blueberry dikenal kaya antioksidan, terutama antosianin yang terbukti membantu mengurangi stres. Senyawa ini mampu melawan stres oksidatif dan peradangan yang sering dikaitkan dengan gangguan kecemasan.

Penelitian dalam Journal of Nutritional Science menunjukkan bahwa konsumsi blueberry dapat memperbaiki suasana hati serta mengurangi gejala depresi dan kecemasan pada orang dewasa muda.

2. Ikan Salmon
Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber asam lemak omega-3, khususnya EPA dan DHA. Nutrisi ini berperan dalam meningkatkan fungsi otak sekaligus membantu mengendalikan stres dan kecemasan.

Selain salmon, sumber omega-3 juga bisa ditemukan pada kacang kenari dan biji rami.

3. Pisang
Pisang merupakan sumber magnesium yang baik. Studi dalam European Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa magnesium dapat membantu meningkatkan suasana hati.

Satu buah pisang besar mengandung sekitar 37 mg magnesium yang membantu menurunkan tekanan darah, menjaga detak jantung tetap stabil, serta mengurangi kegelisahan dan perubahan mood.

Baca Juga :  Kurangi Kolesterol Tanpa Obat, Ini Langkah-Langkah Efektifnya

4. Karbohidrat Kompleks
Karbohidrat kompleks dari biji-bijian utuh membantu tubuh melepaskan energi secara perlahan ke dalam aliran darah.

Karbohidrat juga berperan meningkatkan produksi serotonin di otak, yang sering disebut sebagai “hormon bahagia”. Sumber karbohidrat kompleks antara lain gandum utuh, quinoa, barley, dan biji-bijian lainnya.

5. Buah Jeruk
Buah jeruk dikenal memiliki kandungan vitamin C tinggi yang membantu mengelola stres.

Vitamin C diketahui mampu menurunkan kadar kortisol dalam tubuh. Hormon ini sering disebut sebagai hormon “lawan atau lari” yang dilepaskan tubuh saat mengalami tekanan.

6. Kacang-kacangan dan Polong-polongan
Kacang-kacangan seperti buncis, lentil, dan berbagai jenis polong-polongan mengandung antioksidan, vitamin B6, serta magnesium yang baik untuk kesehatan mental.

Tinjauan sistematis dalam jurnal Nutrients tahun 2017 menunjukkan bahwa konsumsi polong-polongan dapat membantu mengurangi kecemasan sekaligus meningkatkan suasana hati. Selain itu, bahan makanan ini juga bisa menjadi alternatif sumber protein pengganti daging merah. (jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/