24.6 C
Jakarta
Sunday, February 1, 2026

Jangan Salah Pilih Menu Sahur, Ini 3 Pantangan dan 3 Anjuran agar Puasa Kuat Seharian

PROKALTENG.CO – Menu sahur punya peran penting dalam menjaga stamina selama menjalankan puasa Ramadan. Salah pilih makanan bisa bikin cepat haus, lemas, bahkan mengganggu pencernaan saat berpuasa. Karena itu, umat Islam perlu lebih cermat menentukan makanan yang dikonsumsi saat sahur.

Melansir laman Masnad Health Clinic, Kamis (29/1), ada tiga jenis makanan yang sebaiknya dihindari dan tiga makanan yang dianjurkan saat sahur agar tubuh tetap kuat, fokus, dan terhidrasi sepanjang hari.

Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur

1. Makanan asin
Makanan tinggi garam bisa memicu rasa haus berlebihan saat puasa. Asupan natrium yang terlalu tinggi juga berisiko mengganggu keseimbangan cairan tubuh dan menaikkan tekanan darah. Contoh yang perlu dibatasi antara lain mi instan, keju asin, acar, dan camilan olahan. Mengurangi garam dan memilih produk rendah natrium lebih dianjurkan.

Baca Juga :  Bagaimana Ciri-ciri Orang Miliki Mental Miskin? Yuk Simak Apa Saja!

2. Makanan tinggi lemak jenuh
Gorengan dan makanan berlemak jenuh cenderung memperlambat pencernaan dan membuat perut tidak nyaman. Konsumsi berlebihan dapat memicu mulas, refluks asam, hingga peradangan saluran cerna. Lemak jenuh dari mentega, daging olahan, dan produk susu tinggi lemak sebaiknya dibatasi selama Ramadan.

3. Makanan tinggi gula sederhana
Makanan manis memang memberi energi cepat, tetapi efeknya singkat. Lonjakan gula darah yang tinggi justru membuat tubuh cepat lelah beberapa jam setelah sahur. Contohnya kue manis, sereal olahan, dan karbohidrat putih rendah serat.

Makanan yang Dianjurkan Saat Sahur

1. Karbohidrat gandum utuh
Karbohidrat dari gandum utuh dilepaskan secara perlahan sehingga membantu menjaga energi dan kestabilan gula darah selama puasa. Kandungan seratnya juga membuat kenyang lebih lama. Pilihannya antara lain nasi merah, roti gandum utuh, oat, dan sereal tinggi serat.

Baca Juga :  Lima Zodiak yang Punya Banyak Penggemar dan Diidolakan

2. Makanan kaya protein
Protein membantu memperbaiki jaringan tubuh dan menahan rasa lapar lebih lama. Sumber protein rendah lemak lebih dianjurkan, seperti ikan, telur, tahu, tempe, kacang-kacangan, serta produk susu rendah lemak.

Electronic money exchangers listing

3. Buah dan sayuran
Buah dan sayuran kaya serat, vitamin, mineral, serta kandungan air yang membantu menjaga hidrasi saat puasa. Konsumsi rutin juga baik untuk pencernaan dan mencegah sembelit. Pilihan yang cocok untuk sahur antara lain pisang, kurma, mentimun, tomat, dan jeruk. (jpg)

PROKALTENG.CO – Menu sahur punya peran penting dalam menjaga stamina selama menjalankan puasa Ramadan. Salah pilih makanan bisa bikin cepat haus, lemas, bahkan mengganggu pencernaan saat berpuasa. Karena itu, umat Islam perlu lebih cermat menentukan makanan yang dikonsumsi saat sahur.

Melansir laman Masnad Health Clinic, Kamis (29/1), ada tiga jenis makanan yang sebaiknya dihindari dan tiga makanan yang dianjurkan saat sahur agar tubuh tetap kuat, fokus, dan terhidrasi sepanjang hari.

Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur

1. Makanan asin
Makanan tinggi garam bisa memicu rasa haus berlebihan saat puasa. Asupan natrium yang terlalu tinggi juga berisiko mengganggu keseimbangan cairan tubuh dan menaikkan tekanan darah. Contoh yang perlu dibatasi antara lain mi instan, keju asin, acar, dan camilan olahan. Mengurangi garam dan memilih produk rendah natrium lebih dianjurkan.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Bagaimana Ciri-ciri Orang Miliki Mental Miskin? Yuk Simak Apa Saja!

2. Makanan tinggi lemak jenuh
Gorengan dan makanan berlemak jenuh cenderung memperlambat pencernaan dan membuat perut tidak nyaman. Konsumsi berlebihan dapat memicu mulas, refluks asam, hingga peradangan saluran cerna. Lemak jenuh dari mentega, daging olahan, dan produk susu tinggi lemak sebaiknya dibatasi selama Ramadan.

3. Makanan tinggi gula sederhana
Makanan manis memang memberi energi cepat, tetapi efeknya singkat. Lonjakan gula darah yang tinggi justru membuat tubuh cepat lelah beberapa jam setelah sahur. Contohnya kue manis, sereal olahan, dan karbohidrat putih rendah serat.

Makanan yang Dianjurkan Saat Sahur

1. Karbohidrat gandum utuh
Karbohidrat dari gandum utuh dilepaskan secara perlahan sehingga membantu menjaga energi dan kestabilan gula darah selama puasa. Kandungan seratnya juga membuat kenyang lebih lama. Pilihannya antara lain nasi merah, roti gandum utuh, oat, dan sereal tinggi serat.

Baca Juga :  Lima Zodiak yang Punya Banyak Penggemar dan Diidolakan

2. Makanan kaya protein
Protein membantu memperbaiki jaringan tubuh dan menahan rasa lapar lebih lama. Sumber protein rendah lemak lebih dianjurkan, seperti ikan, telur, tahu, tempe, kacang-kacangan, serta produk susu rendah lemak.

3. Buah dan sayuran
Buah dan sayuran kaya serat, vitamin, mineral, serta kandungan air yang membantu menjaga hidrasi saat puasa. Konsumsi rutin juga baik untuk pencernaan dan mencegah sembelit. Pilihan yang cocok untuk sahur antara lain pisang, kurma, mentimun, tomat, dan jeruk. (jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru