Karotenemia Bikin Kulit Menguning, Dampak Konsumsi Wortel Berlebihan yang Perlu Diketahui

Selain itu, karotenemia biasanya tidak disertai keluhan lain seperti nyeri, gatal, atau kelelahan berlebihan. Kondisi ini terjadi karena tubuh memiliki kemampuan terbatas dalam mengolah beta-karoten. Ketika asupannya terlalu banyak, pigmen tersebut akan menumpuk dalam aliran darah dan tersimpan di jaringan kulit.

Risiko karotenemia dapat meningkat pada bayi maupun individu dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti hipotiroidisme, gangguan ginjal, atau gangguan fungsi hati. Meski demikian, penyebab tersering tetap berasal dari konsumsi makanan atau suplemen tinggi beta-karoten secara berlebihan.

Penanganannya relatif sederhana, yakni dengan mengurangi konsumsi makanan dan suplemen yang mengandung beta-karoten dalam jumlah tinggi. Setelah pola makan disesuaikan, warna kulit umumnya akan kembali normal secara bertahap dalam beberapa minggu hingga beberapa bulan.

Baca Juga :  Hal yang Harus Dihindari Agar Dapat Menjadi Pribadi yang Berbeda dan Jauh Lebih Baik di Tahun 2026

Meski tidak berbahaya, masyarakat tetap perlu waspada jika perubahan warna kulit disertai gejala lain seperti mata menguning, nyeri perut, atau urine berwarna gelap. Kondisi tersebut dapat mengindikasikan gangguan kesehatan yang lebih serius sehingga memerlukan pemeriksaan medis lebih lanjut. (nor/fir/jpg)

Selain itu, karotenemia biasanya tidak disertai keluhan lain seperti nyeri, gatal, atau kelelahan berlebihan. Kondisi ini terjadi karena tubuh memiliki kemampuan terbatas dalam mengolah beta-karoten. Ketika asupannya terlalu banyak, pigmen tersebut akan menumpuk dalam aliran darah dan tersimpan di jaringan kulit.

Risiko karotenemia dapat meningkat pada bayi maupun individu dengan kondisi kesehatan tertentu, seperti hipotiroidisme, gangguan ginjal, atau gangguan fungsi hati. Meski demikian, penyebab tersering tetap berasal dari konsumsi makanan atau suplemen tinggi beta-karoten secara berlebihan.

Penanganannya relatif sederhana, yakni dengan mengurangi konsumsi makanan dan suplemen yang mengandung beta-karoten dalam jumlah tinggi. Setelah pola makan disesuaikan, warna kulit umumnya akan kembali normal secara bertahap dalam beberapa minggu hingga beberapa bulan.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Hal yang Harus Dihindari Agar Dapat Menjadi Pribadi yang Berbeda dan Jauh Lebih Baik di Tahun 2026

Meski tidak berbahaya, masyarakat tetap perlu waspada jika perubahan warna kulit disertai gejala lain seperti mata menguning, nyeri perut, atau urine berwarna gelap. Kondisi tersebut dapat mengindikasikan gangguan kesehatan yang lebih serius sehingga memerlukan pemeriksaan medis lebih lanjut. (nor/fir/jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru