PROKALTENG.CO – Buah bit dikenal kaya nutrisi dan kerap disebut baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Kandungan vitamin, mineral, antioksidan, hingga senyawa bioaktif betalains membuat bit sering dikaitkan dengan berbagai manfaat, mulai dari membantu menurunkan tekanan darah hingga meredakan peradangan.
Meski demikian, konsumsi buah bit tidak boleh berlebihan. Sejumlah penelitian menunjukkan, di balik manfaatnya, bit juga bisa menimbulkan efek samping tertentu jika dikonsumsi terlalu sering atau dalam jumlah banyak. Berikut beberapa dampak yang perlu diwaspadai, seperti dilansir dari laman Genpi.co.
1. Masalah perut
Orang yang memiliki gangguan terkait indeks glikemik disarankan membatasi konsumsi buah bit. Kandungan nitrat yang tinggi dapat memicu kembung, kram, hingga sakit perut. Pada sebagian orang yang alergi bit, keluhan kram perut juga kerap muncul.
2. Memperberat kerja ginjal
Bagi penderita gangguan ginjal, konsumsi bit secara berlebihan berpotensi memperburuk kondisi. Karena itu, asupan bit sebaiknya dikontrol dan disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.
3. Menaikkan kadar gula darah
Bit memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi. Orang dengan kadar gula darah tidak stabil atau penderita diabetes perlu berhati-hati karena konsumsi bit berlebihan bisa memicu lonjakan gula darah.
4. Berisiko bagi organ hati
Buah bit mengandung berbagai logam seperti tembaga, besi, magnesium, dan fosfor. Jika dikonsumsi berlebihan, logam-logam tersebut dapat menumpuk di dalam tubuh dan berisiko mengganggu fungsi hati serta pankreas.
Dengan segala manfaatnya, buah bit tetap aman dikonsumsi selama dalam porsi wajar. Menjaga keseimbangan asupan menjadi kunci agar manfaat kesehatan tetap maksimal tanpa menimbulkan efek samping yang merugikan. (jpg)

