28.1 C
Jakarta
Wednesday, January 21, 2026

Makna Filosofis Tradisi Angpao dan Feng Shui dalam Perayaan Imlek, Begini Penjelasannya

PERAYAAN Imlek atau tahun baru keagamaan Khonghucu bukan sekadar perayaan pergantian tahun belaka.

Lebih dari itu, terdapat dua unsur yang turut menyemarakkan perayaan tahun baru ini, yaitu angpao dan feng shui.

Kedua unsur tersebut memiliki arti filosofis yang mendalam dan tak pernah ditinggalkan ketika merayakan Imlek.

Berikut penjelasan mengenai angpao dan feng shui yang perlu diketahui.

Makna Memberikan Angpao dalam Tradisi Konghucu

Angpao yang biasa terbungkus rapi dengan amplop berwarna merah bukan hanya sekadar hadiah ketika menjelang perayaan Imlek.

Angpao memiliki makna khusus dalam cerita legenda Tiongkok yang berkaitan dengan “Nian”.

Electronic money exchangers listing

Nian atau makhluk mistis dari Tiongkok diketahui takut dengan warna-warna mencolok, terutama merah.

Oleh sebab itu, angpao diberikan sebagai alat perlindungan dari Nian dan sarana untuk membawa keberuntungan.

Selanjutnya, dalam sejarah masyarakat etnis Tionghoa, memberikan angpao memiliki makna filosofis mendalam.

Baca Juga :  Hal yang Harus Anda Tinggalkan untuk Hidup Lebih Tenang dan Damai

Memberi angpao menandakan bahwa seseorang tersebut murah hati, penuh kehormatan, dan penuh rasa kasih sayang.

Angpao diberikan kepada saudara, kerabat, dan anggota keluarga yang memiliki usia lebih muda dari pemberi dengan harapan supaya mereka tumbuh dengan baik dan mendapat berkat setiap tahun.

Momen memberi angpao juga dilakukan untuk mempererat hubungan kekeluargaan.

Mengenal Seni Feng Shui dalam Perayaan Imlek

Feng Shui dalam bahasa Indonesia berarti “air” dan “angin”.

Feng shui merupakan kesenian dari Tionghoa berupa aktivitas mendesain ruang untuk menciptakan keseimbangan energi yang baik.

Feng shui berkembang dan diyakini mampu mendatangkan keberuntungan, ketenangan, kesejahteraan, dan kebahagiaan.

Dalam perayaan Imlek, feng shui hadir untuk menyemarakkan dan menciptakan atmosfer bahagia saat pergantian tahun.

Baca Juga :  Hal yang Dilepaskan Orang untuk Terbebas dari Ketidakbahagiaan

Istilah feng shui sama halnya dengan istilah keseimbangan yin dan yang serta 5 elemen (kayu, api, air, tanah, dan logam) yang menjadi dasar mendesain ruangan.

Dalam perayaan Imlek, feng shui dapat diaplikasikan dengan mendesain ruangan dengan penuh keseimbangan, seperti memilih warna dan bahan yang pas.

Pemilihan harmonis dilakukan untuk menciptakan energi positif yang diyakini mampu membawa keberuntungan dan kesejahteraan.

Demikian, perayaan Imlek bukanlah sekadar perayaan pergantian tahun dalam kalender Tionghoa saja.

Perayaan Imlek kaya akan nilai-nilai budaya, filosofis, pengharapan, dan simbol-simbol positif.

Oleh sebab itu, dengan penuh kebahagiaan dan pengharapan, perayaan Imlek akan terus menjadi momentum berharga untuk saling mempererat hubungan dan mewujudkan keberuntungan bersama. (jpg)

 

PERAYAAN Imlek atau tahun baru keagamaan Khonghucu bukan sekadar perayaan pergantian tahun belaka.

Lebih dari itu, terdapat dua unsur yang turut menyemarakkan perayaan tahun baru ini, yaitu angpao dan feng shui.

Kedua unsur tersebut memiliki arti filosofis yang mendalam dan tak pernah ditinggalkan ketika merayakan Imlek.

Electronic money exchangers listing

Berikut penjelasan mengenai angpao dan feng shui yang perlu diketahui.

Makna Memberikan Angpao dalam Tradisi Konghucu

Angpao yang biasa terbungkus rapi dengan amplop berwarna merah bukan hanya sekadar hadiah ketika menjelang perayaan Imlek.

Angpao memiliki makna khusus dalam cerita legenda Tiongkok yang berkaitan dengan “Nian”.

Nian atau makhluk mistis dari Tiongkok diketahui takut dengan warna-warna mencolok, terutama merah.

Oleh sebab itu, angpao diberikan sebagai alat perlindungan dari Nian dan sarana untuk membawa keberuntungan.

Selanjutnya, dalam sejarah masyarakat etnis Tionghoa, memberikan angpao memiliki makna filosofis mendalam.

Baca Juga :  Hal yang Harus Anda Tinggalkan untuk Hidup Lebih Tenang dan Damai

Memberi angpao menandakan bahwa seseorang tersebut murah hati, penuh kehormatan, dan penuh rasa kasih sayang.

Angpao diberikan kepada saudara, kerabat, dan anggota keluarga yang memiliki usia lebih muda dari pemberi dengan harapan supaya mereka tumbuh dengan baik dan mendapat berkat setiap tahun.

Momen memberi angpao juga dilakukan untuk mempererat hubungan kekeluargaan.

Mengenal Seni Feng Shui dalam Perayaan Imlek

Feng Shui dalam bahasa Indonesia berarti “air” dan “angin”.

Feng shui merupakan kesenian dari Tionghoa berupa aktivitas mendesain ruang untuk menciptakan keseimbangan energi yang baik.

Feng shui berkembang dan diyakini mampu mendatangkan keberuntungan, ketenangan, kesejahteraan, dan kebahagiaan.

Dalam perayaan Imlek, feng shui hadir untuk menyemarakkan dan menciptakan atmosfer bahagia saat pergantian tahun.

Baca Juga :  Hal yang Dilepaskan Orang untuk Terbebas dari Ketidakbahagiaan

Istilah feng shui sama halnya dengan istilah keseimbangan yin dan yang serta 5 elemen (kayu, api, air, tanah, dan logam) yang menjadi dasar mendesain ruangan.

Dalam perayaan Imlek, feng shui dapat diaplikasikan dengan mendesain ruangan dengan penuh keseimbangan, seperti memilih warna dan bahan yang pas.

Pemilihan harmonis dilakukan untuk menciptakan energi positif yang diyakini mampu membawa keberuntungan dan kesejahteraan.

Demikian, perayaan Imlek bukanlah sekadar perayaan pergantian tahun dalam kalender Tionghoa saja.

Perayaan Imlek kaya akan nilai-nilai budaya, filosofis, pengharapan, dan simbol-simbol positif.

Oleh sebab itu, dengan penuh kebahagiaan dan pengharapan, perayaan Imlek akan terus menjadi momentum berharga untuk saling mempererat hubungan dan mewujudkan keberuntungan bersama. (jpg)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru