Pada dasarnya memiliki mental tangguh merupakan salah satu kemampuan penting dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Dalam psikologi modern, mental tangguh sering disebut sebagai mental resilience yaitu kemampuan seseorang untuk bertahan dan bangkit kembali setelah mengalami tekanan atau kesulitan.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa ketangguhan mental tidak hanya dipengaruhi oleh faktor bawaan tetapi juga oleh kebiasaan yang dibangun dalam kehidupan sehari-hari. Dengan membangun kebiasaan yang tepat, seseorang dapat meningkatkan kekuatan mentalnya secara bertahap.
Menurut penelitian APA, individu yang memiliki tingkat resilience tinggi cenderung lebih mampu mengelola stres, menjaga kesehatan mental serta menghadapi perubahan hidup dengan lebih baik.
Selain itu, penelitian dari Harvard Health Publishing juga menjelaskan bahwa ketangguhan mental dapat dilatih melalui pola pikir positif, manajemen emosi serta kebiasaan hidup yang sehat.
Berikut beberapa kebiasaan orang yang memiliki mental tangguh sebagaimana dilansir dari laman APA dan Harvard Health Publishing, Selasa (10/3).
1.Mampu mengelola emosi dengan baik
Salah satu kebiasaan utama orang dengan mental tangguh adalah kemampuan mengelola emosi secara sehat. Artinya mereka tidak membiarkan emosi negatif seperti marah atau kecewa mengendalikan tindakan mereka.
Menurut penelitian dari Yale Center for Emotional Intelligence, kemampuan memahami dan mengelola emosi merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan mental dan hubungan sosial.
Orang yang memiliki kontrol emosi yang baik biasanya mampu tetap tenang dalam situasi sulit. Mereka cenderung berpikir sebelum bertindak.
2.Memiliki pola pikir positif
Kebiasaan lain yang dimiliki orang bermental tangguh adalah pola pikir positif. Mereka cenderung melihat tantangan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang.
Penelitian dari Stanford University tentang growth mindset menunjukkan bahwa orang yang percaya bahwa kemampuan dapat berkembang lebih mampu menghadapi kegagalan dan terus berusaha.
Pola pikir positif tidak berarti mengabaikan masalah. Sebaliknya mereka tetap realistis tetapi fokus pada solusi.
3.Tidak takut menghadapi kegagalan
Orang yang memiliki ketangguhan mental biasanya tidak melihat kegagalan sebagai akhir dari segalanya. Mereka justru menjadikan kegagalan sebagai pengalaman belajar.
Penelitian dari University of Pennsylvania Positive Psychology Center menunjukkan bahwa individu yang mampu memaknai kegagalan secara positif memiliki tingkat ketahanan mental yang lebih tinggi.
Sikap ini membantu mereka bangkit lebih cepat setelah mengalami kesulitan. Artinya mereka mampu mengambil pelajaran dari pengalaman yang kurang menyenangkan.
4.Disiplin dan konsisten
Kebiasaan penting lainnya dari orang yang memiliki mental kuat adalah disiplin dalam menjalani kehidupan. Mereka memiliki komitmen terhadap tujuan yang ingin dicapai.
Menurut penelitian dalam Journal of Personality, disiplin diri memiliki hubungan yang kuat dengan keberhasilan akademik maupun profesional.
Orang yang disiplin mampu tetap fokus pada tujuan meskipun menghadapi berbagai hambatan. Mereka tidak mudah teralihkan oleh gangguan atau rasa malas.
5.Mampu beradaptasi dengan perubahan
Tidak bisa dipungkiri bahwa perubahan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan. Orang yang memiliki mental tangguh biasanya memiliki kemampuan beradaptasi yang baik terhadap perubahan tersebut.
Menurut penelitian dari Harvard Business School, kemampuan adaptasi merupakan salah satu keterampilan penting dalam menghadapi dinamika kehidupan modern.
Orang yang adaptif tidak mudah panik ketika menghadapi situasi baru. Menariknya, mereka justru mencoba mencari cara terbaik untuk menyesuaikan diri.(jpc)


