PROKALTENG.CO-Banyak orang menganggap kulkas sebagai tempat terbaik untuk menyimpan semua bahan makanan agar lebih awet. Padahal, tidak semua bahan dapur cocok disimpan pada suhu dingin. Beberapa jenis bahan justru mengalami perubahan rasa, tekstur, bahkan lebih cepat rusak jika dimasukkan ke dalam kulkas.
Suhu rendah dapat menghambat proses alami pematangan, meningkatkan kelembapan pada bahan tertentu, atau mengubah kandungan pati menjadi gula. Akibatnya, kualitas bahan makanan menurun meski terlihat masih layak dikonsumsi. Agar tidak salah menyimpan, berikut 10 bahan dapur yang sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam kulkas.
1. Bawang Merah
Bawang merah sebaiknya disimpan di tempat yang kering, sejuk, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Suhu dingin di dalam kulkas membuat bawang lebih lembap sehingga lebih mudah berjamur, bertunas, dan membusuk.
Selain itu, aroma bawang dapat menyebar ke makanan lain di dalam kulkas. Gunakan keranjang atau wadah berlubang agar sirkulasi udara tetap lancar. Hindari menyimpan bawang merah di dalam kantong plastik karena dapat mempercepat kelembapan.
2. Bawang Putih
Bawang putih juga tidak cocok disimpan di dalam kulkas. Kelembapan yang tinggi dapat memicu tumbuhnya jamur serta membuat siung bawang menjadi lunak dan cepat rusak.
Simpan bawang putih di tempat yang teduh dengan suhu ruangan. Jika disimpan dengan benar, bawang putih utuh dapat bertahan hingga beberapa minggu tanpa kehilangan kualitasnya.
3. Kentang
Kentang merupakan salah satu bahan makanan yang paling sering salah disimpan. Suhu dingin menyebabkan pati di dalam kentang berubah menjadi gula lebih cepat sehingga rasanya menjadi lebih manis dan teksturnya berubah saat dimasak.
Selain itu, kentang yang terlalu lama disimpan di kulkas bisa menghasilkan warna kecokelatan saat digoreng. Simpan kentang di tempat yang sejuk, gelap, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.


