Kepaten obor adalah istilah dari bahasa Jawa yang memiliki arti ‘obor padam’ atau ketika hubungan antar sesama anggota keluarga besar tidak terjalin lagi dan sepenuhnya padam.
Ibarat sebuah obor yang sudah tidak menyala dan kehilangan percikan apinya. Namun, kepaten obor tentu dapat dicegah apabila semua anggota keluarga ikut bersatu dan berkontribusi untuk tetap menjaga percikan apinya agar tetap menyala.
Dilansir dari JawaPos.com dari laman Personal Branding Blog pada pada Jumat (3/1), berikut tiga cara yang dapat dilakukan untuk mempererat hubungan persaudaraan. Simak apa saja!
- Adakan family gathering
Mengadakan family gathering bisa menjadi opsi yang tepat untuk Anda yang ingin memperkuat tali silaturahmi karena saat family gathering akan mempertemukan semua keluarga besar.
Mulailah atur berapa budget yang harus dipersiapkan dan tentukan dimana lokasi family gathering akan diadakan. Family gathering akan memperat kembali tali persaudaraan yang sempat terurai.
Ikatan yang semula longgar akan kembali menjadi erat. Karena saat family gathering Anda dan keluarga besar akan membuat kenangan bersama.
- Membuat arisan keluarga
Arisan keluarga bisa menjadi salah satu cara untuk menjalin keakraban lagi dengan keluarga besar. Setelah melakukan ‘ritual’ mengocok arisan bisa langsung dilanjutkan sesi makan bersama.
Acara arisan keluarga selain berguna untuk membiasakan menabung juga sebagai sarana bertukar cerita tentang kesibukan yang sedang dijalankan oleh masing-masing anggota keluarga.
Tambahkan games atau karaoke bersama untuk membuat suasana arisan keluarga menjadi semakin meriah.
- Aktif membalas WAG keluarga
Semakin bertambah dewasa banyak saudara yang sudah tidak menetap di kampung halaman. Banyak dari mereka yang menjadi perantauan setelah menikah.
Ikut pergi ke daerah asal suami atau istri dan memilih menetap di sana. Jarak yang jauh terkadang membuat hubungan persaudaraan ikut menjauh dan bahkan sering terjadi lost contact.
Untungnya ada teknologi informasi yang dapat meminimalisir agar hubungan persaudaraan tetap terjalin dengan erat.
Adanya fitur WhatsApp Group (WAG) membuat yang jauh terasa dekat dan dapat dijangkau dengan mudah. Tidak perlu lagi khawatir terjadi lost contact. Usahakan untuk membuat obrolan setiap harinya, seperti kegiatan atau aktivitas apa saja yang akan dilakukan hari ini.
Jangan sampai hubungan persaudaraan hancur hanya karena jarak yang memisahkan. Meskipun hanya bertemu satu tahun sekali saat perayaan hari besar keagamaan. Setidaknya perasaan satu sama lain terhubung dan tidak ada kecanggungan satu sama lain saat berinteraksi.
Ingatlah darah lebih kental daripada air. Jangan berselisih paham dan bertengkar antar sesama saudara. Kuatkan solidaritas dan pererat tali silaturahmi supaya tidak kepaten obor.
Mari tumbuhkan rasa kasih sayang dan saling pengertian supaya kehidupan harmonis antar saudara dapat dijalankan.(jpc)