Nasi ayam Hainan dikenal sebagai salah satu hidangan Asia yang sederhana namun sarat makna dan rasa. Di balik tampilannya yang bersahaja, ayam rebus lembut dan nasi gurih tersimpan perjalanan sejarah panjang yang membentuk identitas kuliner ini hingga dikenal luas seperti sekarang.
Berdasarkan penelusuran yang dibagikan oleh akun Instagram @mybutter_half, teknik memasak ayam ini berasal dari komunitas Hainanese yang bermigrasi ke Singapura. Sebagai kelompok minoritas yang termarjinalkan pada masanya, mereka menjadikan hidangan ayam sebagai sumber penghidupan.
Awalnya, ayam disajikan tanpa nasi. Namun ketika mulai dihidangkan kepada komunitas Inggris, nasi kemudian ditambahkan, dan sejak saat itu hidangan ini terus berevolusi.
Perpaduan ayam yang lembut, nasi aromatik, serta kondimen kaya rasa menjadikan nasi ayam Hainan sebagai sajian yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga penuh keseimbangan.
Bahan-bahan Utama
Ayam bagian dada atau paha, 500 gram
Kaldu ayam kubus, 3 buah
Daun bawang (bagian hijau dan putih, dipisah)
Bawang putih, 5 siung (cincang halus)
Jahe, 1 inci cincang halus & 1 inci iris tipis
Beras, 2 cup (cuci bersih)
Sambal, 1 sdm
Kecap asin gelap (dark soy sauce), 1 sdm
Gula, 1-2 sdt
Garam secukupnya
Cara Memasak Ayam
- Didihkan air dalam panci hingga mendidih kecil (simmer).
- Masukkan kaldu ayam kubus, irisan jahe, dan daun bawang bagian hijau.
- Masukkan ayam, lalu masak dengan api kecil hingga ayam matang sempurna dan tetap lembut.
- Angkat ayam dan sisihkan. Simpan air kaldunya untuk memasak nasi dan saus manis.
Cara Membuat Nasi Ayam
- Tumis jahe cincang dan bawang putih hingga harum.
- Masukkan beras yang sudah dicuci, aduk dan goreng selama ±2 menit.
- Tuang kaldu ayam hasil rebusan ayam secukupnya.
- Tutup panci dan masak hingga nasi matang dan pulen.
Nasi inilah yang menjadi jantung dari hidangan ini aromatik, gurih, dan menyerap rasa kaldu ayam secara sempurna.
Keistimewaan nasi ayam Hainan terletak pada keharmonisan rasanya. Ayam dimasak perlahan sehingga teksturnya tetap juicy dan lembut. Nasi yang dimasak dengan kaldu menghadirkan rasa gurih yang ringan, tidak berlebihan.
Sementara itu, ketiga kondimen saus jahe, kecap manis, dan sambal memberikan lapisan rasa yang kompleks tanpa menutupi karakter utama hidangan.
Inilah alasan mengapa nasi ayam Hainan terasa “simple tapi nagih”. Setiap elemen saling melengkapi, bukan saling mendominasi.
Dari dapur komunitas migran hingga meja makan lintas generasi, nasi ayam Hainan membuktikan bahwa makanan sederhana dapat bertahan karena rasa dan ceritanya. Hidangan ini bukan hanya tentang ayam dan nasi, tetapi juga tentang sejarah, adaptasi, dan identitas.
Seperti yang tercermin dari kisah yang dibagikan @mybutter_half, nasi ayam Hainan adalah contoh bagaimana kuliner mampu menjadi sumber penghidupan sekaligus jembatan budaya.(jpc)


