Abon ayam rumahan menjadi solusi praktis saat lapar datang tiba-tiba. Rasanya gurih, sedap, tanpa rasa pedas sehingga aman dan disukai anak-anak.
Teksturnya kering dan ringan, cocok dijadikan stok lauk hingga satu bulan jika disimpan dengan benar.
Cukup ditaburkan di atas nasi putih hangat, abon ayam langsung membuat santapan sederhana terasa lebih nikmat.
Selain praktis, abon ayam buatan sendiri juga lebih terjamin kebersihan dan kualitas bahannya.
Jadi, yuk ikuti langkah-langkah pembuatan abon ayam seperti dilansir dari YouTube Dapur Cantik Channel, Selasa (20/1).
Bahan Abon Ayam Rumahan
– 500 gram dada ayam fillet
– 350 ml santan dari ¼ butir kelapa
– 1 sendok teh ketumbar bubuk
– 1 sendok teh garam
– 2 sendok teh gula pasir
– 1 sendok teh merica bubuk
– 2 sendok teh kaldu jamur
– 2 lembar daun salam
– 4 lembar daun jeruk purut
Bumbu Halus
– 100 gram bawang merah
– 50 gram bawang putih
– 3 butir kemiri sangrai
– 20 gram lengkuas
– 20 gram jahe
– 2 batang serai
Cara Membuat Abon Ayam Rumahan
Rebus dada ayam fillet hingga matang, lalu tiriskan. Setelah itu, suwir ayam sekecil mungkin agar tekstur abon lebih halus dan merata. Ayam yang sudah disuwir kemudian digiling sebentar agar seratnya semakin lembut.
Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri sangrai, lengkuas, jahe, dan serai.
Masukkan bumbu halus ke dalam wajan, tambahkan santan, daun salam, dan daun jeruk purut yang tulangnya sudah dibuang. Bumbui dengan garam, ketumbar bubuk, merica bubuk, gula pasir, dan kaldu jamur.
Masukkan ayam suwir yang sudah digiling, lalu aduk rata.
Masak dengan api sedang sambil terus diaduk hingga bumbu meresap dan tekstur abon menjadi kering. Pastikan api tidak terlalu besar agar abon tidak cepat gosong dan rasanya tetap gurih.
Setelah dingin, simpan abon ayam rumahan dalam wadah kedap udara. Abon ini cocok dijadikan taburan nasi, isian roti, atau pelengkap bekal praktis sehari-hari.(jpc)


