Saat waktu berbuka tiba, hidangan hangat dengan aroma khas dan rasa gurih sering kali terasa paling memuaskan.
Kwetiau goreng atau char kway teow menjadi salah satu menu yang tak pernah gagal membangkitkan selera, apalagi jika dimasak dengan teknik yang tepat sehingga muncul sensasi smoky dan rasa yang meresap sempurna.
Resep kwetiau goreng ini dibagikan oleh Devina Hermawan melalui kanal YouTube-nya.
Perpaduan udang, lapchiong ayam, telur bebek, serta bumbu sederhana menjadikan hidangan ini terasa spesial namun tetap praktis untuk sajian makan berbuka puasa Ramadhan.
Bahan-Bahan (untuk 4 porsi)
- 450 gr kwetiau basah
- 125 gr udang kupas frozen
- 1 buah lapchiong ayam
- 2 butir telur bebek
- 6 siung bawang putih
- 6 siung bawang merah
- 1 sdm sambal terasi atau saus sambal
- 1 sdm saus tiram
- 1 sdt kecap Maggi
- ½ sdm kaldu bubuk
- 1½ sdm kecap manis
- 30 gr kucai
- 90 gr taoge
- 2 batang daun bawang
- 2 sdm minyak
- MSG secukupnya (opsional)
Pelengkap:
1.Timun segar, iris sesuai selera
Cara Membuat
1.Siapkan seluruh bahan terlebih dahulu. Cincang bawang putih, iris bawang merah, potong miring daun bawang, iris besar kucai, dan potong lapchiong ayam sesuai selera.
2.Panaskan minyak dalam wajan dengan api besar. Tumis bawang putih hingga harum, lalu masukkan kwetiau basah dan bawang merah. Masak sambil diaduk cepat hingga kwetiau mulai sedikit kecokelatan.
3.Masukkan udang kupas, irisan lapchiong ayam, dan daun bawang. Pecahkan telur bebek, aduk cepat agar telur menyatu dengan kwetiau dan matang merata.
4.Bumbui dengan kecap Maggi, saus tiram, kaldu bubuk, kecap manis, dan sambal terasi. Masukkan kucai serta taoge, lalu masak sebentar hingga semua bumbu meresap dan sayuran tetap renyah.
5.Koreksi rasa, tambahkan MSG jika suka. Angkat dan sajikan selagi panas bersama irisan timun segar.
Kwetiau Goreng atau Char Kway Teow ala Devina Hermawan ini cocok dijadikan menu utama saat berbuka puasa.
Aromanya yang wangi, rasanya yang gurih, serta teksturnya yang kaya membuat hidangan ini terasa istimewa tanpa perlu teknik rumit.
Disajikan hangat setelah seharian berpuasa, satu porsi saja sudah cukup menghadirkan kepuasan di meja makan.(jpc)


