25.2 C
Jakarta
Saturday, January 31, 2026

Malik Risaldi Bikin Lini Depan Persebaya Surabaya Gacor di Era Bernardo Tavares

Catat 100 persen dribel sukses, Malik Risaldi perlahan menjelma menjadi kepingan penting di lini depan Persebaya Surabaya pada era kepelatihan Bernardo Tavares. Di tengah keterbatasan opsi penyerang lokal, performa energik Malik memberi warna baru sekaligus solusi tak terduga bagi permainan Green Force.

Persebaya Surabaya memang tidak memiliki banyak pilihan pemain lokal di sektor lini serang untuk mengarungi sisa kompetisi Super League 2025/2026.

Sepeninggal Rizky Dwi, tim asal Kota Pahlawan itu belum menemukan penyerang lokal yang benar-benar sepadan sebagai pengganti.

Salah satu langkah yang diambil adalah memberi kepercayaan lebih besar kepada Malik Risaldi, pemain yang sejatinya berposisi sebagai winger.

Malik, yang sebelumnya memperkuat Persela Lamongan dan Madura United FC, kini menjadi bagian penting dalam skema lini serang Persebaya Surabaya.

Ia dipercaya melengkapi trio depan bersama Bruno Moreira, Gali Freitas, hingga Bruno Paraiba dalam beberapa pertandingan terakhir.

Meski posisi alaminya bermain di sisi sayap, Malik beberapa kali ditempatkan sebagai penyerang tengah. Fleksibilitas inilah yang membuat Bernardo Tavares tak ragu menggeser perannya sesuai kebutuhan tim.

Electronic money exchangers listing

“Tidak mudah untuk mendatangkan pemain lokal di bursa transfer kali ini, karena pemain lokal sudah terikat kontrak,” kata pelatih berkebangsaan Portugal itu.

Pernyataan tersebut menggambarkan realitas yang harus dihadapi Persebaya Surabaya pada musim ini.

Namun, keterbatasan bukan alasan untuk menurunkan ambisi. Bernardo Tavares menegaskan semua pemain harus siap bermain di berbagai peran demi kepentingan tim.

“Tapi bagaimanapun, Malik bisa bermain sebagai pemain sayap, bisa juga sebagai striker. Semua orang harus siap, ini target kami,” tegasnya. Kepercayaan itu dibayar Malik dengan etos kerja tinggi di atas lapangan.

Baca Juga :  KONI Kota Serahkan Bantuan untuk IRT yang Tubuhnya Melepuh

Performa Malik Risaldi terlihat jelas saat Persebaya Surabaya menggunduli PSIM Yogyakarta dengan skor 3-0. Meski tidak mencetak gol maupun assist, kontribusinya tetap terasa sepanjang 90 menit pertandingan.

 

Dari sisi statistik, Malik mencatatkan expected goals sebesar 0,22 dan expected assists 0,01. Angka tersebut menunjukkan ia beberapa kali berada di situasi potensial untuk menciptakan peluang.

Malik melepaskan tiga tembakan dengan satu di antaranya mengarah ke gawang. Satu tembakan lainnya sempat diblok pemain lawan, menandakan keaktifannya mencari ruang tembak.

Kontribusinya juga terlihat dari dua key passes yang dilepaskan selama pertandingan. Malik beberapa kali menjadi penghubung penting antara lini tengah dan lini depan Persebaya Surabaya.

Dalam urusan distribusi bola, Malik tampil cukup efisien. Ia mencatatkan 11 operan sukses dari 13 percobaan atau dengan akurasi mencapai 85 persen.

Di area lawan, Malik mencatatkan sembilan operan sukses dari 11 percobaan. Sementara di area sendiri, ia sempurna dengan dua operan sukses dari dua kesempatan.

Malik juga menunjukkan ketenangan saat melepas bola panjang. Dari dua percobaan long ball, semuanya tepat sasaran dengan akurasi 100 persen.

Meski hanya melepas satu umpan silang dan tak berbuah peluang, pergerakan Malik tetap merepotkan pertahanan lawan. Ia aktif membuka ruang dan menarik perhatian bek PSIM Yogyakarta.

Catatan paling menonjol tentu datang dari kemampuan individunya. Malik sukses melakukan tiga dribel dari tiga percobaan atau dengan persentase keberhasilan 100 persen.

Baca Juga :  Kabari Baik untuk Bonek! Francisco Rivera Siap Bela Persebaya Surabaya Kontra PSM Makassar

Keberhasilan dribel itu membuat aliran serangan Persebaya Surabaya lebih hidup. Malik kerap memecah kebuntuan dengan membawa bola melewati pemain lawan.

Dalam duel bawah, Malik tercatat terlibat sembilan kali duel dengan tiga di antaranya berhasil dimenangkan. Catatan ini menunjukkan ia tak ragu beradu fisik meski bukan penyerang murni.

Untuk duel udara, Malik memang belum berkontribusi banyak. Ia tercatat tidak memenangkan satu pun duel udara sepanjang pertandingan tersebut.

Dari sisi defensif, Malik mencatatkan satu recovery. Ia juga kehilangan penguasaan bola sebanyak lima kali, angka yang masih bisa dimaklumi dengan gaya bermain agresifnya.

Malik hanya sekali melakukan sentuhan gagal dan dua kali dilewati lawan. Statistik ini menunjukkan tingkat konsistensi yang cukup baik sepanjang laga.

Menariknya, Malik tidak terlibat pelanggaran sama sekali, baik membuat maupun menerima pelanggaran. Hal ini memperlihatkan gaya bermainnya yang efektif tanpa harus banyak melakukan kontak berlebihan.

Bernardo Tavares pun kembali menegaskan filosofi pemilihan pemainnya. Ia memastikan setiap pemain yang tampil di starting eleven memiliki karakteristik sesuai kebutuhan tim.

“Siapapun yang bermain di posisi ini harus siap dan sesuai dengan karakteristik pemain yang bermain di sana,” kata Bernardo Tavares. Prinsip tersebut menjadi fondasi utama dalam meracik komposisi Persebaya Surabaya.

Dengan performa seperti ini, Malik Risaldi perlahan membuktikan diri sebagai solusi di tengah keterbatasan lini serang lokal Persebaya Surabaya.

Catatan 100 persen dribel sukses menjadi simbol kepercayaan diri dan kontribusi nyata Malik di era Bernardo Tavares.(jpc)

Catat 100 persen dribel sukses, Malik Risaldi perlahan menjelma menjadi kepingan penting di lini depan Persebaya Surabaya pada era kepelatihan Bernardo Tavares. Di tengah keterbatasan opsi penyerang lokal, performa energik Malik memberi warna baru sekaligus solusi tak terduga bagi permainan Green Force.

Persebaya Surabaya memang tidak memiliki banyak pilihan pemain lokal di sektor lini serang untuk mengarungi sisa kompetisi Super League 2025/2026.

Sepeninggal Rizky Dwi, tim asal Kota Pahlawan itu belum menemukan penyerang lokal yang benar-benar sepadan sebagai pengganti.

Electronic money exchangers listing

Salah satu langkah yang diambil adalah memberi kepercayaan lebih besar kepada Malik Risaldi, pemain yang sejatinya berposisi sebagai winger.

Malik, yang sebelumnya memperkuat Persela Lamongan dan Madura United FC, kini menjadi bagian penting dalam skema lini serang Persebaya Surabaya.

Ia dipercaya melengkapi trio depan bersama Bruno Moreira, Gali Freitas, hingga Bruno Paraiba dalam beberapa pertandingan terakhir.

Meski posisi alaminya bermain di sisi sayap, Malik beberapa kali ditempatkan sebagai penyerang tengah. Fleksibilitas inilah yang membuat Bernardo Tavares tak ragu menggeser perannya sesuai kebutuhan tim.

“Tidak mudah untuk mendatangkan pemain lokal di bursa transfer kali ini, karena pemain lokal sudah terikat kontrak,” kata pelatih berkebangsaan Portugal itu.

Pernyataan tersebut menggambarkan realitas yang harus dihadapi Persebaya Surabaya pada musim ini.

Namun, keterbatasan bukan alasan untuk menurunkan ambisi. Bernardo Tavares menegaskan semua pemain harus siap bermain di berbagai peran demi kepentingan tim.

“Tapi bagaimanapun, Malik bisa bermain sebagai pemain sayap, bisa juga sebagai striker. Semua orang harus siap, ini target kami,” tegasnya. Kepercayaan itu dibayar Malik dengan etos kerja tinggi di atas lapangan.

Baca Juga :  KONI Kota Serahkan Bantuan untuk IRT yang Tubuhnya Melepuh

Performa Malik Risaldi terlihat jelas saat Persebaya Surabaya menggunduli PSIM Yogyakarta dengan skor 3-0. Meski tidak mencetak gol maupun assist, kontribusinya tetap terasa sepanjang 90 menit pertandingan.

 

Dari sisi statistik, Malik mencatatkan expected goals sebesar 0,22 dan expected assists 0,01. Angka tersebut menunjukkan ia beberapa kali berada di situasi potensial untuk menciptakan peluang.

Malik melepaskan tiga tembakan dengan satu di antaranya mengarah ke gawang. Satu tembakan lainnya sempat diblok pemain lawan, menandakan keaktifannya mencari ruang tembak.

Kontribusinya juga terlihat dari dua key passes yang dilepaskan selama pertandingan. Malik beberapa kali menjadi penghubung penting antara lini tengah dan lini depan Persebaya Surabaya.

Dalam urusan distribusi bola, Malik tampil cukup efisien. Ia mencatatkan 11 operan sukses dari 13 percobaan atau dengan akurasi mencapai 85 persen.

Di area lawan, Malik mencatatkan sembilan operan sukses dari 11 percobaan. Sementara di area sendiri, ia sempurna dengan dua operan sukses dari dua kesempatan.

Malik juga menunjukkan ketenangan saat melepas bola panjang. Dari dua percobaan long ball, semuanya tepat sasaran dengan akurasi 100 persen.

Meski hanya melepas satu umpan silang dan tak berbuah peluang, pergerakan Malik tetap merepotkan pertahanan lawan. Ia aktif membuka ruang dan menarik perhatian bek PSIM Yogyakarta.

Catatan paling menonjol tentu datang dari kemampuan individunya. Malik sukses melakukan tiga dribel dari tiga percobaan atau dengan persentase keberhasilan 100 persen.

Baca Juga :  Kabari Baik untuk Bonek! Francisco Rivera Siap Bela Persebaya Surabaya Kontra PSM Makassar

Keberhasilan dribel itu membuat aliran serangan Persebaya Surabaya lebih hidup. Malik kerap memecah kebuntuan dengan membawa bola melewati pemain lawan.

Dalam duel bawah, Malik tercatat terlibat sembilan kali duel dengan tiga di antaranya berhasil dimenangkan. Catatan ini menunjukkan ia tak ragu beradu fisik meski bukan penyerang murni.

Untuk duel udara, Malik memang belum berkontribusi banyak. Ia tercatat tidak memenangkan satu pun duel udara sepanjang pertandingan tersebut.

Dari sisi defensif, Malik mencatatkan satu recovery. Ia juga kehilangan penguasaan bola sebanyak lima kali, angka yang masih bisa dimaklumi dengan gaya bermain agresifnya.

Malik hanya sekali melakukan sentuhan gagal dan dua kali dilewati lawan. Statistik ini menunjukkan tingkat konsistensi yang cukup baik sepanjang laga.

Menariknya, Malik tidak terlibat pelanggaran sama sekali, baik membuat maupun menerima pelanggaran. Hal ini memperlihatkan gaya bermainnya yang efektif tanpa harus banyak melakukan kontak berlebihan.

Bernardo Tavares pun kembali menegaskan filosofi pemilihan pemainnya. Ia memastikan setiap pemain yang tampil di starting eleven memiliki karakteristik sesuai kebutuhan tim.

“Siapapun yang bermain di posisi ini harus siap dan sesuai dengan karakteristik pemain yang bermain di sana,” kata Bernardo Tavares. Prinsip tersebut menjadi fondasi utama dalam meracik komposisi Persebaya Surabaya.

Dengan performa seperti ini, Malik Risaldi perlahan membuktikan diri sebagai solusi di tengah keterbatasan lini serang lokal Persebaya Surabaya.

Catatan 100 persen dribel sukses menjadi simbol kepercayaan diri dan kontribusi nyata Malik di era Bernardo Tavares.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/