Delapan tim resmi mengamankan tempat di babak 16 besar Liga Europa musim 2025/2026 setelah rangkaian leg kedua playoff knockout tuntas digelar pada Jumat (27/2) dini hari WIB.
Sejumlah laga berlangsung ketat dan menghadirkan drama hingga menit akhir, termasuk kemenangan dramatis yang diraih Nottingham Forest dan Lille. Wakil Inggris Nottingham Forest tetap melaju meski kalah 1-2 dari Fenerbahce di City Ground.
Keunggulan 3-0 pada leg pertama menjadi fondasi penting bagi Forest untuk mengamankan agregat 4-2. Callum Hudson-Odoi mencetak gol pada menit ke-68, sementara Fenerbahce sempat memberi tekanan lewat dua gol Kerem Akturkoglu pada menit ke-22 dan penalti menit ke-48. Meski kalah di kandang, Forest tetap berhak melanjutkan perjalanan di kompetisi kasta kedua Eropa tersebut.
Dari Italia, Bologna juga memastikan tiket 16 besar usai menundukkan Brann 1-0. Gol tunggal Joao Mario pada menit ke-56 cukup membawa Bologna unggul agregat 2-0. Permainan disiplin dan efektif menjadi kunci kemenangan tim Serie A tersebut.
Sementara itu, VfB Stuttgart tetap lolos meski kalah 0-1 dari Celtic FC di leg kedua. Kemenangan 4-1 pada pertemuan pertama membuat agregat akhir menjadi 4-2 untuk Stuttgart. Celtic sempat memberi harapan kepada publiknya, tetapi keunggulan besar Stuttgart di leg pertama tak mampu dikejar.
Drama juga tersaji saat LOSC Lille menghadapi Crvena Zvezda. Sempat tertinggal agregat usai kalah 0-1 di leg pertama, Lille bangkit dengan kemenangan 2-0 pada leg kedua yang harus ditentukan lewat perpanjangan waktu.
Olivier Giroud membuka skor cepat pada menit ke-4 sebelum Nathan Ngoy memastikan kemenangan pada menit ke-99. Bek timnas Indonesia Calvin Verdonk masuk pada menit ke-106 dan membantu Lille menjaga keunggulan hingga laga usai.
Selain empat tim tersebut, Ferencvaros, Panathinaikos, Celta Vigo, dan Genk juga sukses melewati fase playoff. Dengan demikian, delapan tim ini akan bergabung dengan delapan tim teratas fase liga yang sudah lebih dulu lolos otomatis.
Pengundian babak 16 besar dijadwalkan berlangsung di markas UEFA di Nyon, Swiss. Persaingan dipastikan semakin ketat karena seluruh tim yang tersisa kini memiliki peluang yang sama untuk melangkah lebih jauh dan memburu trofi Liga Europa 2025/2026.(jpc)


