27.2 C
Jakarta
Wednesday, January 28, 2026

Lini Belakang Persebaya Surabaya Sulit Ditembus, Risto Mitrevski Dinobatkan Player of The Match

Risto Mitrevski menjadi pusat perhatian dalam kemenangan meyakinkan Persebaya Surabaya atas PSIM Jogjakarta. Bek asal Makedonia Utara itu dinobatkan sebagai Player of The Match berkat perannya sebagai palang pintu yang membuat pertahanan Green Force nyaris tak tersentuh.

Persebaya Surabaya menang 0-3 atas PSIM Jogjakarta di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (25/1) sore. Laga pekan ke-18 Super League 2025/2026 itu menjadi panggung dominasi Persebaya Surabaya sejak menit awal hingga akhir pertandingan.

Tiga gol kemenangan Persebaya Surabaya dicetak Gali Freitas, Bruno Paraiba, dan Rachmat Irianto. Keunggulan tersebut bertahan hingga peluit panjang tanpa balasan satu gol pun dari PSIM Jogjakarta.

Hasil ini membawa Persebaya Surabaya pulang dengan tiga poin penuh dari Bantul. Green Force tetap bertahan di posisi keenam klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 31 poin.

Namun, sorotan utama laga ini bukan hanya pada produktivitas lini depan Persebaya Surabaya. Kekukuhan lini belakang menjadi faktor pembeda yang membuat PSIM frustrasi sepanjang pertandingan.

Di jantung pertahanan, Risto Mitrevski tampil lugas, disiplin, dan penuh determinasi. Dia menjadi komando utama yang memastikan barisan belakang Persebaya Surabaya tetap rapi dan sulit ditembus.

Risto mengaku kemenangan ini bukan hal mudah, terutama bermain di kandang lawan. ”Pertama sekali, yang paling penting adalah kita menang di pertandingan,” ujar Risto Mitrevski.

Electronic money exchangers listing

Dia menilai skor 3-0 menunjukkan kerja keras tim sepanjang pertandingan. ”Tidak mudah untuk menang di sini, terutama di 3-0. Jadi saya senang untuk menang, dan tentu saja untuk menerima hadiah ini (Player of The Match),” lanjut Risto Mitrevski.

Baca Juga :  Sikat Brutal, Tiga Kali Jatuhkan Lawan

Menurut Risto, kunci keberhasilan Persebaya Surabaya terletak pada kerja sama tim yang solid. Sejak awal laga, dia sudah memprediksi PSIM akan tampil menekan.

”Kunci sukses adalah kerjasama. Kami disiplin di lini belakang dan mereka akan menekan kami dari awal pertandingan,” kata Risto Mitrevski.

Tekanan tersebut sempat menyulitkan Persebaya Surabaya di menit-menit awal. Risto menegaskan timnya mampu bertahan berkat mental bertarung yang konsisten.

”Kita berjuang di awal pertandingan, tapi kita berjuang sampai selesai dalam setiap tantangan,” ucap Risto Mitrevski.

Pertahanan rapat Persebaya Surabaya menjadi fondasi utama kemenangan di Bantul. Risto menyebut clean sheet sebagai hasil kerja kolektif seluruh pemain.

”Kami menahan tanpa kebobolan di belakang, dan setelah itu kami memiliki pemain kualitas di depan. Untuk menghukum lawan,” tutur bek bernomor punggung tersebut.

Komunikasi antarpemain belakang juga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pertahanan. Risto merasa koordinasi di lini belakang berjalan sangat natural.

”Komunikasi mudah, kami mengerti. Semuanya antara diri kami, jadi semuanya baik-baik saja,” kata Risto Mitrevski dengan nada tenang.

Meski mendapat penghargaan individu, Risto menolak disebut sebagai pahlawan tunggal. Dia menekankan kemenangan ini lahir dari semangat kolektif seluruh skuad.

”Seperti yang saya katakan, ini adalah kemenangan dari tim, bukan dari individu. Kami berjuang sebagai tim, berjuang sebagai tim, dan akhirnya menang sebagai tim. Terima kasih banyak,” papar Risto Mitrevski.

Secara statistik, kontribusi Risto Mitrevski sangat terasa sepanjang 90 menit pertandingan. Dia mencatat tujuh sapuan krusial yang mematahkan serangan PSIM.

Baca Juga :  Pulang Bawa 46 Medali, Pencapaian Prestasi di Lombok Jadi Motivasi untuk Fornas IX di Palu

Selain itu, Risto melakukan dua blok tembakan dan satu intersep penting. Dia juga mencatat satu tekel dan hanya sekali melakukan pelanggaran.

Dalam distribusi bola, Risto mencatatkan 11 umpan dengan lima di antaranya sukses. Akurasi umpannya berada di angka 46 persen, cukup untuk menjaga tempo permainan dari belakang.

Dia juga memenangi satu duel udara melalui umpan kepala. Statistik tersebut mencerminkan peran Risto sebagai bek yang fokus pada keamanan area pertahanan.

Konsistensi lini belakang Persebaya Surabaya semakin terlihat di era kepelatihan Bernardo Tavares. Persebaya Surabaya tampil disiplin di belakang sekaligus efektif di lini depan.

Keseimbangan ini membuat Persebaya Surabaya menjadi tim yang sulit dikalahkan. Ketika pertahanan solid, lini serang memiliki ruang untuk bekerja dengan lebih tenang dan tajam.

Kemenangan atas PSIM menjadi bukti konkret identitas permainan Persebaya Surabaya musim ini. Tim tampil pragmatis, efisien, dan tahu kapan harus menekan serta bertahan.

Risto Mitrevski menjadi simbol dari transformasi tersebut. Dia bukan hanya bek tangguh, tetapi juga pemimpin yang memberi rasa aman bagi seluruh tim.

Dengan performa seperti ini, Persebaya Surabaya memiliki modal kuat untuk bersaing di papan atas. Selama tembok pertahanan tetap kokoh, peluang merangsek ke posisi lebih tinggi terbuka lebar.

Player of The Match ini menegaskan satu hal penting. Persebaya Surabaya punya palang pintu yang tak mudah digeser, dan Risto Mitrevski berdiri di garis terdepan.(jpc)

Risto Mitrevski menjadi pusat perhatian dalam kemenangan meyakinkan Persebaya Surabaya atas PSIM Jogjakarta. Bek asal Makedonia Utara itu dinobatkan sebagai Player of The Match berkat perannya sebagai palang pintu yang membuat pertahanan Green Force nyaris tak tersentuh.

Persebaya Surabaya menang 0-3 atas PSIM Jogjakarta di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (25/1) sore. Laga pekan ke-18 Super League 2025/2026 itu menjadi panggung dominasi Persebaya Surabaya sejak menit awal hingga akhir pertandingan.

Tiga gol kemenangan Persebaya Surabaya dicetak Gali Freitas, Bruno Paraiba, dan Rachmat Irianto. Keunggulan tersebut bertahan hingga peluit panjang tanpa balasan satu gol pun dari PSIM Jogjakarta.

Electronic money exchangers listing

Hasil ini membawa Persebaya Surabaya pulang dengan tiga poin penuh dari Bantul. Green Force tetap bertahan di posisi keenam klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 31 poin.

Namun, sorotan utama laga ini bukan hanya pada produktivitas lini depan Persebaya Surabaya. Kekukuhan lini belakang menjadi faktor pembeda yang membuat PSIM frustrasi sepanjang pertandingan.

Di jantung pertahanan, Risto Mitrevski tampil lugas, disiplin, dan penuh determinasi. Dia menjadi komando utama yang memastikan barisan belakang Persebaya Surabaya tetap rapi dan sulit ditembus.

Risto mengaku kemenangan ini bukan hal mudah, terutama bermain di kandang lawan. ”Pertama sekali, yang paling penting adalah kita menang di pertandingan,” ujar Risto Mitrevski.

Dia menilai skor 3-0 menunjukkan kerja keras tim sepanjang pertandingan. ”Tidak mudah untuk menang di sini, terutama di 3-0. Jadi saya senang untuk menang, dan tentu saja untuk menerima hadiah ini (Player of The Match),” lanjut Risto Mitrevski.

Baca Juga :  Sikat Brutal, Tiga Kali Jatuhkan Lawan

Menurut Risto, kunci keberhasilan Persebaya Surabaya terletak pada kerja sama tim yang solid. Sejak awal laga, dia sudah memprediksi PSIM akan tampil menekan.

”Kunci sukses adalah kerjasama. Kami disiplin di lini belakang dan mereka akan menekan kami dari awal pertandingan,” kata Risto Mitrevski.

Tekanan tersebut sempat menyulitkan Persebaya Surabaya di menit-menit awal. Risto menegaskan timnya mampu bertahan berkat mental bertarung yang konsisten.

”Kita berjuang di awal pertandingan, tapi kita berjuang sampai selesai dalam setiap tantangan,” ucap Risto Mitrevski.

Pertahanan rapat Persebaya Surabaya menjadi fondasi utama kemenangan di Bantul. Risto menyebut clean sheet sebagai hasil kerja kolektif seluruh pemain.

”Kami menahan tanpa kebobolan di belakang, dan setelah itu kami memiliki pemain kualitas di depan. Untuk menghukum lawan,” tutur bek bernomor punggung tersebut.

Komunikasi antarpemain belakang juga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pertahanan. Risto merasa koordinasi di lini belakang berjalan sangat natural.

”Komunikasi mudah, kami mengerti. Semuanya antara diri kami, jadi semuanya baik-baik saja,” kata Risto Mitrevski dengan nada tenang.

Meski mendapat penghargaan individu, Risto menolak disebut sebagai pahlawan tunggal. Dia menekankan kemenangan ini lahir dari semangat kolektif seluruh skuad.

”Seperti yang saya katakan, ini adalah kemenangan dari tim, bukan dari individu. Kami berjuang sebagai tim, berjuang sebagai tim, dan akhirnya menang sebagai tim. Terima kasih banyak,” papar Risto Mitrevski.

Secara statistik, kontribusi Risto Mitrevski sangat terasa sepanjang 90 menit pertandingan. Dia mencatat tujuh sapuan krusial yang mematahkan serangan PSIM.

Baca Juga :  Pulang Bawa 46 Medali, Pencapaian Prestasi di Lombok Jadi Motivasi untuk Fornas IX di Palu

Selain itu, Risto melakukan dua blok tembakan dan satu intersep penting. Dia juga mencatat satu tekel dan hanya sekali melakukan pelanggaran.

Dalam distribusi bola, Risto mencatatkan 11 umpan dengan lima di antaranya sukses. Akurasi umpannya berada di angka 46 persen, cukup untuk menjaga tempo permainan dari belakang.

Dia juga memenangi satu duel udara melalui umpan kepala. Statistik tersebut mencerminkan peran Risto sebagai bek yang fokus pada keamanan area pertahanan.

Konsistensi lini belakang Persebaya Surabaya semakin terlihat di era kepelatihan Bernardo Tavares. Persebaya Surabaya tampil disiplin di belakang sekaligus efektif di lini depan.

Keseimbangan ini membuat Persebaya Surabaya menjadi tim yang sulit dikalahkan. Ketika pertahanan solid, lini serang memiliki ruang untuk bekerja dengan lebih tenang dan tajam.

Kemenangan atas PSIM menjadi bukti konkret identitas permainan Persebaya Surabaya musim ini. Tim tampil pragmatis, efisien, dan tahu kapan harus menekan serta bertahan.

Risto Mitrevski menjadi simbol dari transformasi tersebut. Dia bukan hanya bek tangguh, tetapi juga pemimpin yang memberi rasa aman bagi seluruh tim.

Dengan performa seperti ini, Persebaya Surabaya memiliki modal kuat untuk bersaing di papan atas. Selama tembok pertahanan tetap kokoh, peluang merangsek ke posisi lebih tinggi terbuka lebar.

Player of The Match ini menegaskan satu hal penting. Persebaya Surabaya punya palang pintu yang tak mudah digeser, dan Risto Mitrevski berdiri di garis terdepan.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru