28.1 C
Jakarta
Thursday, January 29, 2026

Terungkap, Alasan Persib Bandung Merekrut Mantan Bek PSG, Layvin Kurzawa

Alasan Persib Bandung merekrut mantan bek Paris Saint-Germain, Layvin Kurzawa, akhirnya terungkap ke publik. Maung Bandung mengikat pemain berlabel Eropa itu dengan kontrak hingga akhir musim Super League 2025/2026, lengkap dengan opsi perpanjangan.

Persib resmi memperkenalkan Layvin Kurzawa di hadapan ribuan Bobotoh seusai kemenangan 1-0 atas PSBS Biak, Minggu (25/1/2026), di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Momen tersebut menjadi penanda dimulainya babak baru Kurzawa di sepak bola Indonesia.

Perekrutan Kurzawa bukan keputusan spontan atau sekadar mengejar nama besar. Manajemen Persib menegaskan langkah ini murni berasal dari kebutuhan teknis tim yang direkomendasikan langsung oleh jajaran pelatih.

Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyebut tim pelatih membutuhkan tambahan pemain berpengalaman di sektor krusial.

“Tim pelatih merekomendasikan perekrutannya untuk menambah kedalaman skuad di posisi yang biasa ditempatinya, yaitu bek kiri, sayap kiri, dan bek tengah,” papar Adhitia.

Fleksibilitas menjadi nilai utama yang membuat Kurzawa dipilih dibanding opsi lain. Pemain berusia 33 tahun itu dinilai mampu memberi banyak alternatif taktik bagi pelatih Bojan Hodak di paruh kedua musim.

Electronic money exchangers listing

Persib hanya memberikan kontrak berdurasi singkat hingga akhir musim dengan pertimbangan evaluasi performa. “Kontrak diberikan hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan sesuai evaluasi performa dan kebutuhan tim,” jelas Adhitia.

Baca Juga :  Insiden Rasis Ulah Suporter di Markas Arsenal, Atletico Madrid Disanksi UEFA

Langkah ini menunjukkan Persib tetap berhati-hati meski merekrut pemain dengan reputasi internasional. Klub ingin memastikan Kurzawa benar-benar memberi dampak nyata di lapangan, bukan sekadar menjadi magnet popularitas.

Selain untuk kompetisi domestik, kehadiran Kurzawa juga diproyeksikan memperkuat Persib di level Asia. Maung Bandung saat ini masih berjuang di AFC Champions League Two (ACL 2) 2025–2026.

Persib berhasil menembus babak 16 besar dan akan menghadapi wakil Thailand, Ratchaburi FC. Pengalaman Kurzawa di kompetisi elite Eropa diharapkan menjadi pembeda dalam laga krusial tersebut.

“Kami berharap pemain bersangkutan dapat berkontribusi sesuai ekspektasi klub, baik di Super League maupun di AFC Champions League Two,” tambah Adhitia.

Pernyataan ini menegaskan misi ganda yang diemban Kurzawa sejak hari pertama.

Kurzawa bukan nama asing di sepak bola Eropa. Bek asal Prancis ini mengawali karier profesionalnya bersama AS Monaco pada musim 2010/2011 di Ligue One Prancis.

Bersama Monaco, Kurzawa mencatatkan total 97 penampilan di berbagai kompetisi. Performa impresifnya di usia muda membuat Paris Saint-Germain kepincut dan merekrutnya pada musim 2015/2016.

Di PSG, Kurzawa memasuki fase puncak kariernya. Ia menjadi bagian penting skuad bertabur bintang dan turut mengoleksi lima gelar Liga Prancis selama berseragam Les Parisiens.

Baca Juga :  Jadi Incaran Tim Luar Negeri

Tak hanya di level klub, Kurzawa juga sempat menjadi pilihan di Timnas Prancis. Ia mencatatkan 13 penampilan di laga persahabatan internasional, Kualifikasi Piala Dunia, dan Kualifikasi Euro.

Dengan kaki kiri murni dan kemampuan menyerang yang kuat, Kurzawa dikenal sebagai bek modern. Ia bahkan tampil di final Liga Champions Eropa 2019–2020 saat PSG kalah tipis 0-1 dari Bayern Munich.

Selama hampir satu dekade membela PSG, Kurzawa memainkan total 154 pertandingan. Kontribusinya cukup menonjol dengan torehan 14 gol dan 23 assist dari posisi bek kiri.

Karier Kurzawa kemudian berlanjut ke Inggris saat dipinjamkan ke Fulham pada musim 2022–2023. Setelah itu, ia sempat merumput di Liga Portugal bersama Boavista FC hingga akhir musim lalu.

Kini, Kurzawa memilih tantangan baru bersama Persib Bandung dengan status bebas transfer. Keputusan ini menjadi salah satu transfer paling menyita perhatian di Super League musim ini.

Bagi Persib, rekrutmen Kurzawa bukan sekadar tambalan jangka pendek. Klub berharap pengalaman, mental juara, dan kedewasaan sang pemain bisa menular ke ruang ganti.

Dengan kontrak singkat namun target besar, Kurzawa datang membawa misi jelas. Ia diharapkan menjadi kepingan penting dalam ambisi Persib berbicara banyak di kompetisi domestik dan Asia.(jpc)

Alasan Persib Bandung merekrut mantan bek Paris Saint-Germain, Layvin Kurzawa, akhirnya terungkap ke publik. Maung Bandung mengikat pemain berlabel Eropa itu dengan kontrak hingga akhir musim Super League 2025/2026, lengkap dengan opsi perpanjangan.

Persib resmi memperkenalkan Layvin Kurzawa di hadapan ribuan Bobotoh seusai kemenangan 1-0 atas PSBS Biak, Minggu (25/1/2026), di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Momen tersebut menjadi penanda dimulainya babak baru Kurzawa di sepak bola Indonesia.

Electronic money exchangers listing

Perekrutan Kurzawa bukan keputusan spontan atau sekadar mengejar nama besar. Manajemen Persib menegaskan langkah ini murni berasal dari kebutuhan teknis tim yang direkomendasikan langsung oleh jajaran pelatih.

Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyebut tim pelatih membutuhkan tambahan pemain berpengalaman di sektor krusial.

“Tim pelatih merekomendasikan perekrutannya untuk menambah kedalaman skuad di posisi yang biasa ditempatinya, yaitu bek kiri, sayap kiri, dan bek tengah,” papar Adhitia.

Fleksibilitas menjadi nilai utama yang membuat Kurzawa dipilih dibanding opsi lain. Pemain berusia 33 tahun itu dinilai mampu memberi banyak alternatif taktik bagi pelatih Bojan Hodak di paruh kedua musim.

Persib hanya memberikan kontrak berdurasi singkat hingga akhir musim dengan pertimbangan evaluasi performa. “Kontrak diberikan hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan sesuai evaluasi performa dan kebutuhan tim,” jelas Adhitia.

Baca Juga :  Insiden Rasis Ulah Suporter di Markas Arsenal, Atletico Madrid Disanksi UEFA

Langkah ini menunjukkan Persib tetap berhati-hati meski merekrut pemain dengan reputasi internasional. Klub ingin memastikan Kurzawa benar-benar memberi dampak nyata di lapangan, bukan sekadar menjadi magnet popularitas.

Selain untuk kompetisi domestik, kehadiran Kurzawa juga diproyeksikan memperkuat Persib di level Asia. Maung Bandung saat ini masih berjuang di AFC Champions League Two (ACL 2) 2025–2026.

Persib berhasil menembus babak 16 besar dan akan menghadapi wakil Thailand, Ratchaburi FC. Pengalaman Kurzawa di kompetisi elite Eropa diharapkan menjadi pembeda dalam laga krusial tersebut.

“Kami berharap pemain bersangkutan dapat berkontribusi sesuai ekspektasi klub, baik di Super League maupun di AFC Champions League Two,” tambah Adhitia.

Pernyataan ini menegaskan misi ganda yang diemban Kurzawa sejak hari pertama.

Kurzawa bukan nama asing di sepak bola Eropa. Bek asal Prancis ini mengawali karier profesionalnya bersama AS Monaco pada musim 2010/2011 di Ligue One Prancis.

Bersama Monaco, Kurzawa mencatatkan total 97 penampilan di berbagai kompetisi. Performa impresifnya di usia muda membuat Paris Saint-Germain kepincut dan merekrutnya pada musim 2015/2016.

Di PSG, Kurzawa memasuki fase puncak kariernya. Ia menjadi bagian penting skuad bertabur bintang dan turut mengoleksi lima gelar Liga Prancis selama berseragam Les Parisiens.

Baca Juga :  Jadi Incaran Tim Luar Negeri

Tak hanya di level klub, Kurzawa juga sempat menjadi pilihan di Timnas Prancis. Ia mencatatkan 13 penampilan di laga persahabatan internasional, Kualifikasi Piala Dunia, dan Kualifikasi Euro.

Dengan kaki kiri murni dan kemampuan menyerang yang kuat, Kurzawa dikenal sebagai bek modern. Ia bahkan tampil di final Liga Champions Eropa 2019–2020 saat PSG kalah tipis 0-1 dari Bayern Munich.

Selama hampir satu dekade membela PSG, Kurzawa memainkan total 154 pertandingan. Kontribusinya cukup menonjol dengan torehan 14 gol dan 23 assist dari posisi bek kiri.

Karier Kurzawa kemudian berlanjut ke Inggris saat dipinjamkan ke Fulham pada musim 2022–2023. Setelah itu, ia sempat merumput di Liga Portugal bersama Boavista FC hingga akhir musim lalu.

Kini, Kurzawa memilih tantangan baru bersama Persib Bandung dengan status bebas transfer. Keputusan ini menjadi salah satu transfer paling menyita perhatian di Super League musim ini.

Bagi Persib, rekrutmen Kurzawa bukan sekadar tambalan jangka pendek. Klub berharap pengalaman, mental juara, dan kedewasaan sang pemain bisa menular ke ruang ganti.

Dengan kontrak singkat namun target besar, Kurzawa datang membawa misi jelas. Ia diharapkan menjadi kepingan penting dalam ambisi Persib berbicara banyak di kompetisi domestik dan Asia.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru