29.3 C
Jakarta
Saturday, January 24, 2026

Bernardo Tavares Siap Bikin Suporter PSIM Yogyakarta Cemberut

Jogo Bonito ala Persebaya Surabaya siap dipertontonkan di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (25/1/2026) sore. Bernardo Tavares datang dengan skuad anyar dan kepercayaan diri tinggi untuk membuat suporter PSIM Yogyakarta pulang dengan wajah muram.

Laga PSIM Yogyakarta kontra Persebaya Surabaya menjadi pembuka putaran kedua Super League 2025/2026.Kick-off pukul 15.30 WIB dipastikan berlangsung dalam atmosfer panas dengan tekanan penuh dari publik tuan rumah.

PSIM menghadapi laga berat karena harus kehilangan satu pilar penting di lini belakang. Franco Ramos Mingo dipastikan absen akibat sanksi kartu merah yang ia terima pada pertandingan sebelumnya.

Absennya bek bernomor punggung empat itu membuat sektor pertahanan Laskar Mataram pincang. Jean Paul van-Gastel dipaksa menyiapkan rotasi darurat demi menjaga keseimbangan tim.

Nama Yusaku Yamadera diprediksi menjadi pengganti Franco di jantung pertahanan. Pemain asal Jepang itu bakal mendapat ujian serius menghadapi agresivitas lini depan Green Force.

Franco Ramos tidak menutupi kekecewaannya karena gagal membantu tim di laga krusial. Ia mengaku merasakan campuran emosi sejak kartu merah tersebut diterimanya.

“Ini sulit karena saya merasakan banyak emosi. Pertama kebahagiaan, lalu kesedihan, tapi ini sepak bola dan bisa terjadi pada siapa saja,” ungkap Franco dengan nada reflektif.

Electronic money exchangers listing

Meski sempat menilai keputusan wasit kurang tepat, Franco memilih bersikap dewasa. Ia menyadari kesalahan adalah bagian tak terpisahkan dari dinamika pertandingan.

“Semua orang bisa membuat kesalahan, yang pada akhirnya kita semua adalah manusia,” tambahnya. Sikap tersebut menunjukkan kematangan Franco sebagai pemain senior di PSIM.

Baca Juga :  5 Fakta tentang Raffi Ahmad yang Membeli Cilegon United

Franco juga menegaskan komitmennya untuk tetap berkontribusi meski tidak bermain. Ia siap memberi dukungan maksimal lewat sesi latihan.

“Saya akan merindukan bermain bersama tim di pertandingan berikutnya tapi saya akan berusaha memberikan yang terbaik dalam latihan untuk membantu rekan-rekan tim saya tampil baik saat pertandingan tiba,” pungkasnya.

Berbanding terbalik dengan PSIM, Persebaya Surabaya datang membawa energi baru. Perombakan skuad yang dilakukan Bernardo Tavares mulai terlihat bentuknya.

Sejumlah nama anyar diprediksi langsung tampil sejak menit awal. Gustavo Fernandes, Jefferson da Silva, dan Pedro Matos menjadi bagian penting dari proyek anyar Persebaya Surabaya.

Gustavo Fernandes hadir sebagai bek tengah jangkung dengan keunggulan duel udara. Disiplin dan ketenangannya diharapkan menambah soliditas lini belakang.Di sisi kiri, Jefferson da Silva menggantikan Dejan Tumbas yang sudah dilepas. Ia memberi variasi serangan dari sektor sayap dengan karakter ofensif.

Pedro Matos diplot mengisi lini tengah sebagai pengatur ritme permainan. Gelandang asal Portugal itu dikenal fleksibel dan kreatif.Bernardo Tavares menilai Pedro Matos cocok dengan filosofi tim. Ia ingin Persebaya Surabaya tampil lebih seimbang dan cair dalam membangun serangan.

“Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat. Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara,” jelas Tavares.

Baca Juga :  Sinyal Optimistis Persebaya, Pelatih Eduardo Siapkan 3 Tahap Latihan untuk Taklukan Persija Jakarta

Bruno Paraíba juga diprediksi tampil sebagai ujung tombak. Ketajamannya diharapkan memberi dampak instan bagi lini depan Green Force.PSIM Yogyakarta diperkirakan turun dengan formasi 4-3-3. Cahya Supriadi tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar.

Lini belakang diisi Yamadera, Rendra Teddy, Reva Adi, dan Rio Hardiawan. Ze Valente bakal menjadi motor permainan di lini tengah bersama Fahreza Sudin dan Rakhmatsho Rakhmatzoda.

Trio penyerang PSIM mengandalkan Deri Corfe, Nermin Haljeta, dan Ezequiel Vidal. Ketiganya diharapkan mampu memberi ancaman nyata.Persebaya Surabaya juga memakai formasi 4-3-3. Ernando Ari tetap dipercaya sebagai kiper utama.

Lini belakang diisi Arief Catur, Leo Lelis, Gustavo Fernandes, dan Jefferson da Silva. Kombinasi pemain lama dan baru memberi keseimbangan.

Gelandang Persebaya Surabaya mengandalkan Milos Raickovic, Francisco Rivera, dan Pedro Matos. Mereka akan mengatur tempo permainan.

Di lini depan, Bruno Paraíba, Bruno Moreira, dan Gali Freitas menjadi andalan. Bruno Moreira tetap memimpin sebagai kapten tim.

Secara realistis, laga diprediksi berjalan ketat sejak menit awal. Persebaya Surabaya dituntut fokus untuk menghindari kesalahan kecil.

Hasil imbang dinilai cukup adil melihat kondisi kedua tim. Namun, Persebaya Surabaya memiliki peluang mencuri kemenangan tipis.

Prediksi skor PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya berakhir 1-2. Jogo Bonito ala Bernardo Tavares berpotensi membuat suporter PSIM benar-benar cemberut.(jpc)

Jogo Bonito ala Persebaya Surabaya siap dipertontonkan di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (25/1/2026) sore. Bernardo Tavares datang dengan skuad anyar dan kepercayaan diri tinggi untuk membuat suporter PSIM Yogyakarta pulang dengan wajah muram.

Laga PSIM Yogyakarta kontra Persebaya Surabaya menjadi pembuka putaran kedua Super League 2025/2026.Kick-off pukul 15.30 WIB dipastikan berlangsung dalam atmosfer panas dengan tekanan penuh dari publik tuan rumah.

PSIM menghadapi laga berat karena harus kehilangan satu pilar penting di lini belakang. Franco Ramos Mingo dipastikan absen akibat sanksi kartu merah yang ia terima pada pertandingan sebelumnya.

Electronic money exchangers listing

Absennya bek bernomor punggung empat itu membuat sektor pertahanan Laskar Mataram pincang. Jean Paul van-Gastel dipaksa menyiapkan rotasi darurat demi menjaga keseimbangan tim.

Nama Yusaku Yamadera diprediksi menjadi pengganti Franco di jantung pertahanan. Pemain asal Jepang itu bakal mendapat ujian serius menghadapi agresivitas lini depan Green Force.

Franco Ramos tidak menutupi kekecewaannya karena gagal membantu tim di laga krusial. Ia mengaku merasakan campuran emosi sejak kartu merah tersebut diterimanya.

“Ini sulit karena saya merasakan banyak emosi. Pertama kebahagiaan, lalu kesedihan, tapi ini sepak bola dan bisa terjadi pada siapa saja,” ungkap Franco dengan nada reflektif.

Meski sempat menilai keputusan wasit kurang tepat, Franco memilih bersikap dewasa. Ia menyadari kesalahan adalah bagian tak terpisahkan dari dinamika pertandingan.

“Semua orang bisa membuat kesalahan, yang pada akhirnya kita semua adalah manusia,” tambahnya. Sikap tersebut menunjukkan kematangan Franco sebagai pemain senior di PSIM.

Baca Juga :  5 Fakta tentang Raffi Ahmad yang Membeli Cilegon United

Franco juga menegaskan komitmennya untuk tetap berkontribusi meski tidak bermain. Ia siap memberi dukungan maksimal lewat sesi latihan.

“Saya akan merindukan bermain bersama tim di pertandingan berikutnya tapi saya akan berusaha memberikan yang terbaik dalam latihan untuk membantu rekan-rekan tim saya tampil baik saat pertandingan tiba,” pungkasnya.

Berbanding terbalik dengan PSIM, Persebaya Surabaya datang membawa energi baru. Perombakan skuad yang dilakukan Bernardo Tavares mulai terlihat bentuknya.

Sejumlah nama anyar diprediksi langsung tampil sejak menit awal. Gustavo Fernandes, Jefferson da Silva, dan Pedro Matos menjadi bagian penting dari proyek anyar Persebaya Surabaya.

Gustavo Fernandes hadir sebagai bek tengah jangkung dengan keunggulan duel udara. Disiplin dan ketenangannya diharapkan menambah soliditas lini belakang.Di sisi kiri, Jefferson da Silva menggantikan Dejan Tumbas yang sudah dilepas. Ia memberi variasi serangan dari sektor sayap dengan karakter ofensif.

Pedro Matos diplot mengisi lini tengah sebagai pengatur ritme permainan. Gelandang asal Portugal itu dikenal fleksibel dan kreatif.Bernardo Tavares menilai Pedro Matos cocok dengan filosofi tim. Ia ingin Persebaya Surabaya tampil lebih seimbang dan cair dalam membangun serangan.

“Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat. Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara,” jelas Tavares.

Baca Juga :  Sinyal Optimistis Persebaya, Pelatih Eduardo Siapkan 3 Tahap Latihan untuk Taklukan Persija Jakarta

Bruno Paraíba juga diprediksi tampil sebagai ujung tombak. Ketajamannya diharapkan memberi dampak instan bagi lini depan Green Force.PSIM Yogyakarta diperkirakan turun dengan formasi 4-3-3. Cahya Supriadi tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar.

Lini belakang diisi Yamadera, Rendra Teddy, Reva Adi, dan Rio Hardiawan. Ze Valente bakal menjadi motor permainan di lini tengah bersama Fahreza Sudin dan Rakhmatsho Rakhmatzoda.

Trio penyerang PSIM mengandalkan Deri Corfe, Nermin Haljeta, dan Ezequiel Vidal. Ketiganya diharapkan mampu memberi ancaman nyata.Persebaya Surabaya juga memakai formasi 4-3-3. Ernando Ari tetap dipercaya sebagai kiper utama.

Lini belakang diisi Arief Catur, Leo Lelis, Gustavo Fernandes, dan Jefferson da Silva. Kombinasi pemain lama dan baru memberi keseimbangan.

Gelandang Persebaya Surabaya mengandalkan Milos Raickovic, Francisco Rivera, dan Pedro Matos. Mereka akan mengatur tempo permainan.

Di lini depan, Bruno Paraíba, Bruno Moreira, dan Gali Freitas menjadi andalan. Bruno Moreira tetap memimpin sebagai kapten tim.

Secara realistis, laga diprediksi berjalan ketat sejak menit awal. Persebaya Surabaya dituntut fokus untuk menghindari kesalahan kecil.

Hasil imbang dinilai cukup adil melihat kondisi kedua tim. Namun, Persebaya Surabaya memiliki peluang mencuri kemenangan tipis.

Prediksi skor PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya berakhir 1-2. Jogo Bonito ala Bernardo Tavares berpotensi membuat suporter PSIM benar-benar cemberut.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/