Entrenador Zinedine Zidane sudah blak-blakan,
tidak ada tempat lagi untuk Gareth Bale. Namun, Zizou menegaskan secara pribadi
tak punya masalah dengan Bale. Dalam laga pertama pramusim International
Champions Cup 2019 di Houston, Minggu (21/7) pagi, Bale tidak merumput bahkan
tidak ada di bangku cadangan. Welsh Wizard–julukan winger Wales itu, duduk di
bangku VIP.
Buat pemain sepak bola di seluruh dunia pasti
tahu posisi tersebut. Seorang pemain yang tidak masuk dalam rencana pelatih
untuk sebuah pertandingan, tidak masuk dalam daftar skuat sehingga keluar dari
jatah tempat duduk di bench.
Dia pun harus rela menonton pertandingan dari
tribune bersama penonton lain. Sama dengan yang dialami Bale Minggu kemarin,
saat Madrid kalah 1-3 dari Bayern Muenchen. Padahal, selama sekitar satu minggu
persiapan di Montreal, Bale tidak ada masalah, tak ada laporan cedera, selalu
ikut latihan.
“Jika dia bisa pergi besok, maka itu lebih
baik. Namun, Anda harus tahu, saya tidak punya masalah pribadi dengan
dia,” kata Zidane seperti dilansir Marca.
Nah, pernyataan terbuka Zidane mendapat respons
keras dari agen Bale, Jonathan Barnett. Dia mengatakan Zidane sama sekali tidak
menunjukkan rasa hormat kepada pemain yang sudah memberikan kontribusi.
“Zidane memalukan. Ya, memang kami sedang memprosesnya (kepindahan),”
tutur Barnett.
Ada pula pembelaan kepada Bale yang secara
langsung ditunjukkan oleh Andros Townsend. Mantan rekan Bale di Tottenham
Hotspur itu mengunggah tiga foto, yang merupakan momen kontribusi pemain 30
tahun tersebut di laga-laga final.
Bale mencetak gol penentu keberhasilan Madrid
juara Copa del Rey 2014. Pria asal Wales itu melesakkan gol ke gawang Barcelona
di menit ke-85 untuk memastikan Los Blancos menang 2-1.
Masih di tahun yang sama, Bale sukses membuat
Madrid memimpin 2-1 atas Atletico Madrid di final Liga Champions. Bale
melesakkan gol di babak pertama perpanjangan waktu. Madrid pada akhirnya keluar
sebagai juara dengan kemenangan 4-1.
Pada dua keberhasilan di tahun 2014 itu, Zidane
adalah asisten pelatih dari Carlo Ancelotti dan itu menjadi musim pertama Bale
di Madrid.
Selanjutnya Bale menjadi pahlawan Madrid di
final Liga Champions 2018 melawan Liverpool. Zidane, yang sudah menjadi pelatih
kepala Madrid, memainkan Bale di menit ke-61 saat skor 1-1.
Bale tak menyia-nyiakan kesempatan. Dia
melesakkan dua gol di menit ke-64 dan ke-83.
Akun Twitter @FootballFunnys juga memberi
pembelaan kepada Bale. Akun parodi berkicau bahwa Madrid tak pernah memenangi
trofi Liga Champions selama 12 tahun sebelum Bale datang. Ada pula akun Twitter
Eurosport yang membuat karikatur. Dalam gambar itu terdapat Zidane yang sedang
mengajari Karim Benzema dan Bale matematik.
Benzema salah menjawab soal matematika, namun
tetap dipertahankan di kelas. Di sisi lain, Bale belum menjawab soal, namun
sudah disuruh pergi.
Media olahraga Bleacher Report membuat sebuah
infografis perbandingan Bale dan Zidane sebagai pemain. Dari data yang
ditampilkan menunjukkan bahwa Zidane di era pemain masih kalah dari Bale.
Dilansir Marca, Bale kemungkinan besar akan
berkemas dan terbang menuju Asia dengan menerima pinangan klub Liga Super
Tiongkok.
Beberapa klub kaya raya Tiongkok kabarnya sangat
menginginkan tanda tangan Bale. Dua tim yang menjadi peminat Bale paling serius
adalah Jiangsu Suning dan Beijing Guoan.
Mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon,
menilai ada dua faktor yang menghambat kepergian Bale dari Madrid. Pertama
adalah soal gaji dan yang kedua adalah sang pemain yang kini menetap di Madrid.
Gaji Bale di Madrid dikabarkan mencapai 668
ribu euro per pekan atau setara Rp 10,4 miliar. Gaji sebesar itu yang membuat
klub-klub lain sulit mendatangkannya.
“Mereka berbicara tentang klub China,
tetapi mereka memiliki masalah terkait biaya transfer. Aturan baru mereka
mengharuskan membayar sejumlah uang yang sama kepada federasi. Itu berarti akan
menggandakan jumlah biaya transfer. Saya pikir dalam hal ini solusi terbaik
adalah pinjaman, tetapi tidak ada yang mau melakukannya,”jelas
Calderon.(net/ram)