27.2 C
Jakarta
Friday, January 23, 2026

Rombak Skuad Green Force! Total 6 Pemain Persebaya Surabaya Dicoret Bernardo Tavares

Enam pemain Persebaya Surabaya dicoret Bernardo Tavares jelang putaran kedua Super League 2025/2026. Keputusan ini menandai langkah tegas sang pelatih dalam merombak skuad Green Force agar lebih sesuai dengan kebutuhan tim.

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memastikan tidak lagi menggunakan jasa enam pemain yang sebelumnya masuk dalam daftar tim utama. Manajemen menyebut keputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh menghadapi kerasnya persaingan putaran kedua super league.

“Diego Mauricio, Dejan Tumbas, Dime Dimov, Rizky Dwi Pangestu, Kadek Raditya, dan Rendy Oscario, tidak lagi menjadi bagian skuad Persebaya di putaran kedua BRI Super League 2025/ 2026,” tulis Persebaya Surabaya.

Klub juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi para pemain selama membela Green Force. “Persebaya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan perjuangan selama ini bersama Green Force,” lanjut pernyataan resmi tersebut.

Ungkapan ini menegaskan perpisahan dilakukan secara profesional dan penuh penghormatan. Dari enam nama tersebut, tiga di antaranya berstatus pemain asing yang cukup dikenal publik sepak bola nasional. Diego Mauricio, Dejan Tumbas, dan Dime Dimov kini resmi angkat kaki dari Surabaya.

Keputusan mencoret tiga bintang asing sekaligus langsung memantik perhatian Bonek. Banyak pendukung Persebaya Surabaya menilai langkah ini sebagai bagian dari rencana besar Bernardo Tavares memperkuat fondasi tim.

“InTavaresWeTrust!✊????????,” tulis salah satu Bonek di kolom komentar. Dukungan ini menunjukkan kepercayaan suporter terhadap arah kebijakan sang pelatih.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Pemain Ini Klaim Kiper Terbaik

Sebagian Bonek memilih menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pemain yang dilepas. Mereka mengapresiasi usaha para pemain meski kebersamaan harus berakhir lebih cepat.

“Terima kasih @dejant19 @di_mauricio_ @dimedimov @rendysroyer @rizkydwi.99 @radityamaheswara sukses di klub barumu????,” ujar salah satu Bonek.

Pesan tersebut menggambarkan kedewasaan suporter dalam menyikapi dinamika tim. Ucapan perpisahan juga datang dalam nada singkat namun hangat. Banyak Bonek berharap para pemain mendapatkan karier yang lebih baik di tempat baru.

“Good luck boys ????,” tulis seorang Bonek. Pesan sederhana ini menjadi simbol dukungan tanpa syarat dari tribun

Komentar lain bernada serupa terus mengalir. Atmosfer perpisahan terasa penuh respek dan jauh dari kesan negatif.

“Terima Kasih buat semuanya, kalian keren dan sukses ditempat baru,” ujar salah satu Bonek. Ungkapan ini memperlihatkan kuatnya ikatan emosional antara suporter dan pemain.

Harapan agar para pemain segera menemukan pelabuhan baru juga disampaikan. Bonek menunjukkan sikap dewasa dengan menerima keputusan klub.

“Semoga betah di klub barumu????,” tulis komentar lain. Kalimat singkat itu menjadi penutup manis dari sebuah fase yang telah berlalu.

Sementara itu, Bernardo Tavares kedatangannya sudah menegaskan pentingnya membangun skuad yang sesuai dengan filosofi bermainnya. Pelatih asal Portugal itu menginginkan tim dengan keseimbangan dan kompetisi internal yang sehat.

Baca Juga :  Instagram Bernardo Tavares Berubah Jadi “Markas” Baru Bonek, “Welcome to Persebaya!”

Menurut Tavares, tim kuat tidak cukup hanya mengandalkan nama besar. Struktur skuad dan kedalaman pemain menjadi kunci utama untuk bersaing konsisten.

“Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat,” jelasnya. Prinsip ini menjadi dasar evaluasi pemain di semua lini.

Dia juga menekankan pentingnya variasi karakter pemain dalam satu tim. Kombinasi kecepatan dan kekuatan fisik dinilai krusial dalam menghadapi lawan berbeda.

“Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara,” lanjut Tavares. Pernyataan ini menjelaskan alasan di balik perombakan skuad.

Langkah mencoret enam pemain dianggap sebagai bagian dari proses memperkuat ruang ganti. Tavares ingin membangun tim yang solid, kompetitif, dan sejalan dengan target klub.

“Kami ingin ruang ganti semakin kuat dan tim menjadi lebih baik,” tandasnya. Kalimat ini menjadi penegasan arah Persebaya Surabaya ke depan.

Dengan keputusan tiga pemain asing dan 3 pemain lokal, Persebaya Surabaya memasuki fase baru di putaran kedua Super League 2025/2026. Publik kini menanti siapa sosok pengganti yang akan didatangkan untuk melengkapi puzzle skuad Green Force

Perubahan besar ini membawa harapan sekaligus tantangan. Bagi Persebaya Surabaya dan Bonek, langkah berani ini diyakini sebagai jalan menuju tim yang lebih kuat dan kompetitif.(jpc)

Enam pemain Persebaya Surabaya dicoret Bernardo Tavares jelang putaran kedua Super League 2025/2026. Keputusan ini menandai langkah tegas sang pelatih dalam merombak skuad Green Force agar lebih sesuai dengan kebutuhan tim.

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memastikan tidak lagi menggunakan jasa enam pemain yang sebelumnya masuk dalam daftar tim utama. Manajemen menyebut keputusan ini diambil setelah evaluasi menyeluruh menghadapi kerasnya persaingan putaran kedua super league.

“Diego Mauricio, Dejan Tumbas, Dime Dimov, Rizky Dwi Pangestu, Kadek Raditya, dan Rendy Oscario, tidak lagi menjadi bagian skuad Persebaya di putaran kedua BRI Super League 2025/ 2026,” tulis Persebaya Surabaya.

Electronic money exchangers listing

Klub juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi para pemain selama membela Green Force. “Persebaya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan perjuangan selama ini bersama Green Force,” lanjut pernyataan resmi tersebut.

Ungkapan ini menegaskan perpisahan dilakukan secara profesional dan penuh penghormatan. Dari enam nama tersebut, tiga di antaranya berstatus pemain asing yang cukup dikenal publik sepak bola nasional. Diego Mauricio, Dejan Tumbas, dan Dime Dimov kini resmi angkat kaki dari Surabaya.

Keputusan mencoret tiga bintang asing sekaligus langsung memantik perhatian Bonek. Banyak pendukung Persebaya Surabaya menilai langkah ini sebagai bagian dari rencana besar Bernardo Tavares memperkuat fondasi tim.

“InTavaresWeTrust!✊????????,” tulis salah satu Bonek di kolom komentar. Dukungan ini menunjukkan kepercayaan suporter terhadap arah kebijakan sang pelatih.

Baca Juga :  Pemain Ini Klaim Kiper Terbaik

Sebagian Bonek memilih menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pemain yang dilepas. Mereka mengapresiasi usaha para pemain meski kebersamaan harus berakhir lebih cepat.

“Terima kasih @dejant19 @di_mauricio_ @dimedimov @rendysroyer @rizkydwi.99 @radityamaheswara sukses di klub barumu????,” ujar salah satu Bonek.

Pesan tersebut menggambarkan kedewasaan suporter dalam menyikapi dinamika tim. Ucapan perpisahan juga datang dalam nada singkat namun hangat. Banyak Bonek berharap para pemain mendapatkan karier yang lebih baik di tempat baru.

“Good luck boys ????,” tulis seorang Bonek. Pesan sederhana ini menjadi simbol dukungan tanpa syarat dari tribun

Komentar lain bernada serupa terus mengalir. Atmosfer perpisahan terasa penuh respek dan jauh dari kesan negatif.

“Terima Kasih buat semuanya, kalian keren dan sukses ditempat baru,” ujar salah satu Bonek. Ungkapan ini memperlihatkan kuatnya ikatan emosional antara suporter dan pemain.

Harapan agar para pemain segera menemukan pelabuhan baru juga disampaikan. Bonek menunjukkan sikap dewasa dengan menerima keputusan klub.

“Semoga betah di klub barumu????,” tulis komentar lain. Kalimat singkat itu menjadi penutup manis dari sebuah fase yang telah berlalu.

Sementara itu, Bernardo Tavares kedatangannya sudah menegaskan pentingnya membangun skuad yang sesuai dengan filosofi bermainnya. Pelatih asal Portugal itu menginginkan tim dengan keseimbangan dan kompetisi internal yang sehat.

Baca Juga :  Instagram Bernardo Tavares Berubah Jadi “Markas” Baru Bonek, “Welcome to Persebaya!”

Menurut Tavares, tim kuat tidak cukup hanya mengandalkan nama besar. Struktur skuad dan kedalaman pemain menjadi kunci utama untuk bersaing konsisten.

“Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat,” jelasnya. Prinsip ini menjadi dasar evaluasi pemain di semua lini.

Dia juga menekankan pentingnya variasi karakter pemain dalam satu tim. Kombinasi kecepatan dan kekuatan fisik dinilai krusial dalam menghadapi lawan berbeda.

“Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara,” lanjut Tavares. Pernyataan ini menjelaskan alasan di balik perombakan skuad.

Langkah mencoret enam pemain dianggap sebagai bagian dari proses memperkuat ruang ganti. Tavares ingin membangun tim yang solid, kompetitif, dan sejalan dengan target klub.

“Kami ingin ruang ganti semakin kuat dan tim menjadi lebih baik,” tandasnya. Kalimat ini menjadi penegasan arah Persebaya Surabaya ke depan.

Dengan keputusan tiga pemain asing dan 3 pemain lokal, Persebaya Surabaya memasuki fase baru di putaran kedua Super League 2025/2026. Publik kini menanti siapa sosok pengganti yang akan didatangkan untuk melengkapi puzzle skuad Green Force

Perubahan besar ini membawa harapan sekaligus tantangan. Bagi Persebaya Surabaya dan Bonek, langkah berani ini diyakini sebagai jalan menuju tim yang lebih kuat dan kompetitif.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/