LIGA Super Eropa hampir
dipastikan mati sebelum sempat memainkan satupun pertandingan. Ini disebabkan,
enam tim Premier League kompak untuk mundur dari liga tandingan tersebut.
Manchester City menjadi tim pertama yang
mundur. Chelsea, Liverpool, Manchester United, Tottenham Hotspur, dan Arsenal
akhirnya juga ikut-ikutan mundur.
Keputusan ini hanya berlangsung beberapa jam
setelah organisasi sepak bola Inggris alias FA mengancam akan menghukum tim
manapun yang terlibat dalam Liga Super Eropa.
FA memperingatkan bahwa klub yang nekad untuk
mengikuti liga tersebut, akan diharamkan bertanding pada kompetisi lokal.Chelsea
memutuskan untuk mundur akibat tekanan fans yang sangat intens di luar Stamford
Bridge. Sedangkan Liverpool keluar akibat desakan keras dari dua sosok kunci di
dalam internal tim.
Kapten Liverpool Jordan Henderson mewakili
seluruh pemain mengatakan bahwa pihaknya tidak menginginkan liga ini terjadi.
“Secara kolektif, posisi kami menolak liga ini,†ucap Henderson seperti dikutip
dari The Guardian.
Sedangkan satu sosok lain Liverpool yang
bersuara lantang menentang Liga Super Eropa adalah direktur non-eksekutif
sekaligus salah seorang legenda terbesar Liverpool Kenny Dalglish. King Kenny
mengatakan bahwa para pemilik Liverpool kali ini harus melakukan tindakan yang
benar.
Salah satu sponsor Liverpool yakni Tribus
(produk jam tangan mewah Swiss) juga memberikan tekanan. Mereka mengancam akan
menarik dukungannya andai Liverpool memaksakan diri mengikuti Liga Super Eropa.
Sebelumnya, tim sekota Liverpool, Everton,
mengeluarkan kecaman publik yang sangat keras kepada enam klub Premier League
tersebut. Pemilik Everton Farhad Moshiri mengatakan bahwa mereka adalah
kelompok yang arogan, egois, dan melakukan tindakan yang subversif.
“Enam klub itu
menikam jantung Premier League. Dan saya kira, mereka harus diberikan sanksi,â€
ucap Moshiri dalam keterangan resminya