27.3 C
Jakarta
Saturday, February 28, 2026

Persiapan All England 2026, Alwi Farhan Ubah Ritme Latihan selama Ramadan

All England 2026 yang berlangsung pada 3–8 Maret menjadi tantangan besar bagi para pebulu tangkis dunia, termasuk tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan. Turnamen level BWF Super 1000 itu menuntut kesiapan fisik dan mental prima karena menjadi salah satu ajang paling bergengsi dalam kalender bulu tangkis internasional.

Di tengah persiapan menuju turnamen tersebut, Alwi harus menghadapi situasi khusus. Dia tetap menjalani program latihan dalam suasana bulan Ramadhan, tetapi dengan ritme yang tentu saja berubah dibandingkan dengan periode normal.

”Kalau latihan full, jujur cukup berat untuk persiapan turnamen. Sebab, saya juga harus menjalankan ibadah,” ucap Alwi.

Terkait status debutan di All England, Alwi menyadari tanggung jawab yang diembannya tidak ringan. Selain tidak ingin tampil mengecewakan, dia juga membawa target yang dibebankan PBSI.

Baca Juga :  Bulan Penuh Berkah, Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas Berbagi Takjil untuk Pengendara

”Main di Birmingham Arena (venue All England) merupakan wishlist saya. Pastinya senang dan antusias (bakal terealisasi). Semoga hasilnya baik,” beber juara Indonesia Masters 2026 tersebut.

Usai tampil di All England, Alwi dijadwalkan langsung melanjutkan perjalanan ke Swiss Open 2026 pada 10–15 Maret. Dua turnamen tersebut menjadi bagian penting dalam mengasah pengalaman sekaligus menguji konsistensinya di level elite.(jpc)

All England 2026 yang berlangsung pada 3–8 Maret menjadi tantangan besar bagi para pebulu tangkis dunia, termasuk tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan. Turnamen level BWF Super 1000 itu menuntut kesiapan fisik dan mental prima karena menjadi salah satu ajang paling bergengsi dalam kalender bulu tangkis internasional.

Di tengah persiapan menuju turnamen tersebut, Alwi harus menghadapi situasi khusus. Dia tetap menjalani program latihan dalam suasana bulan Ramadhan, tetapi dengan ritme yang tentu saja berubah dibandingkan dengan periode normal.

”Kalau latihan full, jujur cukup berat untuk persiapan turnamen. Sebab, saya juga harus menjalankan ibadah,” ucap Alwi.

Electronic money exchangers listing

Terkait status debutan di All England, Alwi menyadari tanggung jawab yang diembannya tidak ringan. Selain tidak ingin tampil mengecewakan, dia juga membawa target yang dibebankan PBSI.

Baca Juga :  Bulan Penuh Berkah, Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas Berbagi Takjil untuk Pengendara

”Main di Birmingham Arena (venue All England) merupakan wishlist saya. Pastinya senang dan antusias (bakal terealisasi). Semoga hasilnya baik,” beber juara Indonesia Masters 2026 tersebut.

Usai tampil di All England, Alwi dijadwalkan langsung melanjutkan perjalanan ke Swiss Open 2026 pada 10–15 Maret. Dua turnamen tersebut menjadi bagian penting dalam mengasah pengalaman sekaligus menguji konsistensinya di level elite.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru