27.6 C
Jakarta
Wednesday, February 18, 2026

Ribuan Bonek Serbu Kanal Media PSIM, Doakan Kemenangan Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung

Bonek kembali menunjukkan militansi meski tak bisa hadir langsung di stadion. Ribuan pendukung Persebaya Surabaya menyerbu kanal media PSIM Jogjakarta sambil memanjatkan doa kemenangan jelang laga di Stadion Sultan Agung.

Serbuan komentar itu muncul setelah Panitia Pelaksana PSIM Jogjakarta mengumumkan larangan kehadiran suporter tim tamu. Laga PSIM Jogjakarta kontra Persebaya Surabaya dipastikan digelar tanpa Bonek dan Bonita di tribun.

Pertandingan PSIM Jogjakarta vs Persebaya Surabaya tersebut merupakan lanjutan Super League 2025/2026 yang dijadwalkan berlangsung Minggu (25/1). Kick off ditetapkan pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung, Bantul, tanpa kehadiran pendukung Persebaya, Bonek.

Keputusan tanpa suporter tamu tertuang dalam surat resmi Panpel PSIM Jogja Nomor 337/PSIM-PANPEL/I/2026 tertanggal 12 Januari 2026. Surat itu secara khusus ditujukan kepada wadah suporter Persebaya Surabaya.

Panpel PSIM menjelaskan larangan tersebut muncul dari hasil rapat evaluasi bersama kepolisian. Dalam rapat di Polresta Jogjakarta, ditegaskan PSIM tidak diperkenankan menerima suporter tim tamu pada laga kandang Super League musim ini.

Jika ketentuan itu dilanggar, Panpel PSIM berisiko tidak mendapat rekomendasi perizinan untuk pertandingan berikutnya. Faktor keamanan menjadi pertimbangan utama demi menjaga kondusivitas kompetisi.

Selain alasan keamanan, keterbatasan kapasitas Stadion Sultan Agung juga jadi sorotan. Kuota penonton yang tersedia diprioritaskan sepenuhnya untuk pendukung PSIM Jogjakarta.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Berlanjut di Etihad

Ketua Panpel PSIM Jogja Wendy Umar Seno Aji, meminta semua pihak memahami situasi tersebut. ”Kami mohon pengertian seluruh pendukung untuk bersama-sama menghormati regulasi dan menjaga kondusivitas,” ujar dia.

Wendy menegaskan dukungan terbaik datang dari sikap dewasa dan menjaga persaudaraan antar suporter. Panpel berharap pertandingan berjalan lancar tanpa gangguan berarti.

Meski tak bisa hadir langsung, semangat Bonek tak sedikit pun surut. Media sosial PSIM Jogjakarta justru menjadi sasaran luapan dukungan khas arek-arek Surabaya.

Kolom komentar dipenuhi pesan singkat bernada optimistis dan penuh percaya diri. Mayoritas Bonek menegaskan target mutlak Persebaya Surabaya di Bantul tetap tiga poin.”Intine 3 Poin Untuk Tamu ????,” tulis salah satu Bonek dengan nada santai namun tegas. Komentar itu langsung disambut ratusan tanda suka dari sesama pendukung.

“Pointnya buat Surabaya dulu yaa ????????,” tulis Bonek lain dengan sentuhan humor khas. Warna hijau-biru menjadi simbol optimisme kemenangan Green Force.

Komentar singkat namun penuh makna juga bermunculan silih berganti. ”3poin,” tulis seorang Bonek tanpa basa-basi.

Nada serupa kembali muncul dengan gaya lebih santai. ”Gpp yang penting boleh bawa 3 point ke rumah,” tulis Bonek lain sambil menyelipkan candaan.

Baca Juga :  Persebaya Surabaya Tanpa Toni Firmansyah  Saat Menghadapi Madura United

Tekanan moral pada tim kesayangan terasa makin kuat lewat komentar penuh semangat. ”WAJIB 3 POINT JOL ????????,” tulis Bonek dengan huruf kapital.

Fenomena ini menunjukkan dukungan Bonek tak selalu harus hadir fisik di stadion. Doa, keyakinan, dan tekanan psikologis tetap mengalir dari kejauhan.

Serbuan komentar tersebut juga memperlihatkan kedewasaan suporter dalam menyikapi regulasi. Tidak ada provokasi, hanya optimisme dan keyakinan pada tim sendiri.

Laga PSIM kontra Persebaya Surabaya dipastikan berlangsung dengan atmosfer berbeda. Tanpa suporter tamu, tekanan langsung di tribun hanya datang dari pendukung tuan rumah.

Namun bagi Persebaya Surabaya, dukungan virtual Bonek tetap menjadi energi tersendiri. Spirit kemenangan seolah dikirimkan dari Surabaya menuju Bantul.

Pertandingan ini pun kian menarik dinanti karena sarat emosi dan gengsi. Persebaya Surabaya datang membawa ambisi poin penuh, sementara PSIM ingin tampil solid di kandang.

Dengan situasi tersebut, sorotan publik tertuju pada hasil akhir di Stadion Sultan Agung. Apakah doa dan keyakinan Bonek benar-benar berbuah tiga poin, jawabannya akan terungkap di lapangan hijau.(jpc)

Bonek kembali menunjukkan militansi meski tak bisa hadir langsung di stadion. Ribuan pendukung Persebaya Surabaya menyerbu kanal media PSIM Jogjakarta sambil memanjatkan doa kemenangan jelang laga di Stadion Sultan Agung.

Serbuan komentar itu muncul setelah Panitia Pelaksana PSIM Jogjakarta mengumumkan larangan kehadiran suporter tim tamu. Laga PSIM Jogjakarta kontra Persebaya Surabaya dipastikan digelar tanpa Bonek dan Bonita di tribun.

Pertandingan PSIM Jogjakarta vs Persebaya Surabaya tersebut merupakan lanjutan Super League 2025/2026 yang dijadwalkan berlangsung Minggu (25/1). Kick off ditetapkan pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung, Bantul, tanpa kehadiran pendukung Persebaya, Bonek.

Electronic money exchangers listing

Keputusan tanpa suporter tamu tertuang dalam surat resmi Panpel PSIM Jogja Nomor 337/PSIM-PANPEL/I/2026 tertanggal 12 Januari 2026. Surat itu secara khusus ditujukan kepada wadah suporter Persebaya Surabaya.

Panpel PSIM menjelaskan larangan tersebut muncul dari hasil rapat evaluasi bersama kepolisian. Dalam rapat di Polresta Jogjakarta, ditegaskan PSIM tidak diperkenankan menerima suporter tim tamu pada laga kandang Super League musim ini.

Jika ketentuan itu dilanggar, Panpel PSIM berisiko tidak mendapat rekomendasi perizinan untuk pertandingan berikutnya. Faktor keamanan menjadi pertimbangan utama demi menjaga kondusivitas kompetisi.

Selain alasan keamanan, keterbatasan kapasitas Stadion Sultan Agung juga jadi sorotan. Kuota penonton yang tersedia diprioritaskan sepenuhnya untuk pendukung PSIM Jogjakarta.

Baca Juga :  Berlanjut di Etihad

Ketua Panpel PSIM Jogja Wendy Umar Seno Aji, meminta semua pihak memahami situasi tersebut. ”Kami mohon pengertian seluruh pendukung untuk bersama-sama menghormati regulasi dan menjaga kondusivitas,” ujar dia.

Wendy menegaskan dukungan terbaik datang dari sikap dewasa dan menjaga persaudaraan antar suporter. Panpel berharap pertandingan berjalan lancar tanpa gangguan berarti.

Meski tak bisa hadir langsung, semangat Bonek tak sedikit pun surut. Media sosial PSIM Jogjakarta justru menjadi sasaran luapan dukungan khas arek-arek Surabaya.

Kolom komentar dipenuhi pesan singkat bernada optimistis dan penuh percaya diri. Mayoritas Bonek menegaskan target mutlak Persebaya Surabaya di Bantul tetap tiga poin.”Intine 3 Poin Untuk Tamu ????,” tulis salah satu Bonek dengan nada santai namun tegas. Komentar itu langsung disambut ratusan tanda suka dari sesama pendukung.

“Pointnya buat Surabaya dulu yaa ????????,” tulis Bonek lain dengan sentuhan humor khas. Warna hijau-biru menjadi simbol optimisme kemenangan Green Force.

Komentar singkat namun penuh makna juga bermunculan silih berganti. ”3poin,” tulis seorang Bonek tanpa basa-basi.

Nada serupa kembali muncul dengan gaya lebih santai. ”Gpp yang penting boleh bawa 3 point ke rumah,” tulis Bonek lain sambil menyelipkan candaan.

Baca Juga :  Persebaya Surabaya Tanpa Toni Firmansyah  Saat Menghadapi Madura United

Tekanan moral pada tim kesayangan terasa makin kuat lewat komentar penuh semangat. ”WAJIB 3 POINT JOL ????????,” tulis Bonek dengan huruf kapital.

Fenomena ini menunjukkan dukungan Bonek tak selalu harus hadir fisik di stadion. Doa, keyakinan, dan tekanan psikologis tetap mengalir dari kejauhan.

Serbuan komentar tersebut juga memperlihatkan kedewasaan suporter dalam menyikapi regulasi. Tidak ada provokasi, hanya optimisme dan keyakinan pada tim sendiri.

Laga PSIM kontra Persebaya Surabaya dipastikan berlangsung dengan atmosfer berbeda. Tanpa suporter tamu, tekanan langsung di tribun hanya datang dari pendukung tuan rumah.

Namun bagi Persebaya Surabaya, dukungan virtual Bonek tetap menjadi energi tersendiri. Spirit kemenangan seolah dikirimkan dari Surabaya menuju Bantul.

Pertandingan ini pun kian menarik dinanti karena sarat emosi dan gengsi. Persebaya Surabaya datang membawa ambisi poin penuh, sementara PSIM ingin tampil solid di kandang.

Dengan situasi tersebut, sorotan publik tertuju pada hasil akhir di Stadion Sultan Agung. Apakah doa dan keyakinan Bonek benar-benar berbuah tiga poin, jawabannya akan terungkap di lapangan hijau.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru