28 C
Jakarta
Friday, February 20, 2026

Pangkas Jarak dengan Malut United, Syaratnya Persebaya Wajib Taklukan Persijap Jepara

Persebaya Surabaya bakal dapat momentum memangkas jarak dengan Malut United yang terpaut lima poin. Syaratnya: wajib menaklukkan Persijap Jepara demi menjaga asa menembus empat besar Super League 2025/2026.

Misi itu akan diuji dalam laga pekan ke-22 Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2/2026) malam WIB. Atmosfer diprediksi panas karena kedua tim sama-sama memburu hasil maksimal untuk memperbaiki posisi klasemen.

Persebaya Surabaya saat ini mengoleksi 35 poin dan masih tertahan di peringkat kelima. Selisih lima angka dari Malut United yang mengantongi 40 poin menjadi tantangan sekaligus pelecut motivasi.

Kemenangan di Jepara akan memangkas jarak secara signifikan dan membuka peluang merangsek ke papan atas. Setiap laga kini terasa seperti final bagi Green Force yang tak ingin kehilangan momentum.

Kepercayaan diri tim tamu cukup tinggi jelang lawatan ini. Pada pertemuan pertama musim ini di Stadion Gelora Bung Tomo, Persebaya Surabaya tampil dominan dan menang telak 4-0 atas Persijap.

Kemenangan besar itu masih membekas di benak para pemain, termasuk gelandang asal Meksiko, Francisco Rivera. Rivera bahkan ikut mencatatkan namanya di papan skor pada laga tersebut.

Meski punya modal manis, Rivera tak ingin timnya terlena dengan hasil sebelumnya. Ia sadar laga tandang selalu menyimpan tantangan berbeda, terlebih dengan dukungan suporter tuan rumah yang militan.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Tiket Persebaya Surabaya vs Arema FC Meledak! Sold Out, Anti Calo

“Jadi, kami harus pergi ke sana dan meraih kemenangan. Tapi kami menghormati setiap tim dan kami menginginkan tiga poin,” tandasnya dengan nada penuh keyakinan.

Ucapan itu menggambarkan determinasi Persebaya Surabaya yang tak ingin pulang dengan tangan hampa. Tiga poin menjadi harga mati jika ingin terus bersaing di jalur empat besar.

Kondisi tim juga tetap solid meski diterpa beberapa cedera pemain. Situasi tersebut justru memantik motivasi tambahan bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitas.

“Kami tahu ada beberapa pemain yang absen karena cedera. Tapi semua pemain ingin membuktikan kesempatan ini dengan meraih tiga poin di Jepara,” kata Rivera.

Semangat kolektif itu menjadi modal penting menghadapi tekanan laga tandang. Setiap pemain diharapkan mampu tampil disiplin dan menjaga fokus sepanjang pertandingan.

Secara statistik, Persijap Jepara memang baru meraih tiga kemenangan kandang dari total 21 pertandingan musim ini. Catatan tersebut bisa menjadi celah yang dapat dimanfaatkan Persebaya Surabaya.

Namun, Rivera menolak menjadikan angka-angka itu sebagai patokan utama. Ia menilai statistik tak selalu mencerminkan karakter dan semangat tim di lapangan.

“Persijap adalah tim yang sulit dikalahkan di kandang. Kami tahu mereka ada di papan bawah. Meski begitu, kami akan bekerja keras untuk meraih tiga poin,” ucapnya.

Baca Juga :  Ginting Amankan Tiket Perempat Final Denmark Open 2023

Pernyataan itu menunjukkan sikap waspada Green Force terhadap potensi kejutan tuan rumah. Bermain di kandang sendiri sering memberi energi ekstra bagi tim mana pun, termasuk Persijap.

Persebaya Surabaya dipastikan tak ingin mengulang kesalahan yang membuat poin terbuang sia-sia di laga sebelumnya. Konsistensi permainan dan efektivitas penyelesaian akhir menjadi kunci utama.

Rivera diprediksi kembali memegang peran sentral di lini tengah. Kemampuannya mengatur tempo dan membagi bola akurat diharapkan mampu membuka ruang bagi lini serang.

Duel di Gelora Bumi Kartini juga menjadi ujian mental bagi skuad Green Force. Tekanan dari tribun dan ambisi tuan rumah bisa memicu tensi tinggi sepanjang laga.

Meski begitu, Persebaya Surabaya memiliki pengalaman menghadapi atmosfer serupa. Modal kemenangan 4-0 pada putaran pertama menjadi pengingat kualitas yang mereka miliki.

Kini, semuanya kembali pada kesiapan dan determinasi di atas lapangan. Jika mampu tampil disiplin dan menjaga konsentrasi, peluang membawa pulang tiga poin terbuka lebar.

Ayo pangkas jarak Persebaya Surabaya dari Malut United. Laga kontra Persijap Jepara bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan momentum penting untuk menjaga mimpi menembus empat besar Super League 2025/2026.(jpc)

Persebaya Surabaya bakal dapat momentum memangkas jarak dengan Malut United yang terpaut lima poin. Syaratnya: wajib menaklukkan Persijap Jepara demi menjaga asa menembus empat besar Super League 2025/2026.

Misi itu akan diuji dalam laga pekan ke-22 Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2/2026) malam WIB. Atmosfer diprediksi panas karena kedua tim sama-sama memburu hasil maksimal untuk memperbaiki posisi klasemen.

Persebaya Surabaya saat ini mengoleksi 35 poin dan masih tertahan di peringkat kelima. Selisih lima angka dari Malut United yang mengantongi 40 poin menjadi tantangan sekaligus pelecut motivasi.

Electronic money exchangers listing

Kemenangan di Jepara akan memangkas jarak secara signifikan dan membuka peluang merangsek ke papan atas. Setiap laga kini terasa seperti final bagi Green Force yang tak ingin kehilangan momentum.

Kepercayaan diri tim tamu cukup tinggi jelang lawatan ini. Pada pertemuan pertama musim ini di Stadion Gelora Bung Tomo, Persebaya Surabaya tampil dominan dan menang telak 4-0 atas Persijap.

Kemenangan besar itu masih membekas di benak para pemain, termasuk gelandang asal Meksiko, Francisco Rivera. Rivera bahkan ikut mencatatkan namanya di papan skor pada laga tersebut.

Meski punya modal manis, Rivera tak ingin timnya terlena dengan hasil sebelumnya. Ia sadar laga tandang selalu menyimpan tantangan berbeda, terlebih dengan dukungan suporter tuan rumah yang militan.

Baca Juga :  Tiket Persebaya Surabaya vs Arema FC Meledak! Sold Out, Anti Calo

“Jadi, kami harus pergi ke sana dan meraih kemenangan. Tapi kami menghormati setiap tim dan kami menginginkan tiga poin,” tandasnya dengan nada penuh keyakinan.

Ucapan itu menggambarkan determinasi Persebaya Surabaya yang tak ingin pulang dengan tangan hampa. Tiga poin menjadi harga mati jika ingin terus bersaing di jalur empat besar.

Kondisi tim juga tetap solid meski diterpa beberapa cedera pemain. Situasi tersebut justru memantik motivasi tambahan bagi pemain lain untuk menunjukkan kualitas.

“Kami tahu ada beberapa pemain yang absen karena cedera. Tapi semua pemain ingin membuktikan kesempatan ini dengan meraih tiga poin di Jepara,” kata Rivera.

Semangat kolektif itu menjadi modal penting menghadapi tekanan laga tandang. Setiap pemain diharapkan mampu tampil disiplin dan menjaga fokus sepanjang pertandingan.

Secara statistik, Persijap Jepara memang baru meraih tiga kemenangan kandang dari total 21 pertandingan musim ini. Catatan tersebut bisa menjadi celah yang dapat dimanfaatkan Persebaya Surabaya.

Namun, Rivera menolak menjadikan angka-angka itu sebagai patokan utama. Ia menilai statistik tak selalu mencerminkan karakter dan semangat tim di lapangan.

“Persijap adalah tim yang sulit dikalahkan di kandang. Kami tahu mereka ada di papan bawah. Meski begitu, kami akan bekerja keras untuk meraih tiga poin,” ucapnya.

Baca Juga :  Ginting Amankan Tiket Perempat Final Denmark Open 2023

Pernyataan itu menunjukkan sikap waspada Green Force terhadap potensi kejutan tuan rumah. Bermain di kandang sendiri sering memberi energi ekstra bagi tim mana pun, termasuk Persijap.

Persebaya Surabaya dipastikan tak ingin mengulang kesalahan yang membuat poin terbuang sia-sia di laga sebelumnya. Konsistensi permainan dan efektivitas penyelesaian akhir menjadi kunci utama.

Rivera diprediksi kembali memegang peran sentral di lini tengah. Kemampuannya mengatur tempo dan membagi bola akurat diharapkan mampu membuka ruang bagi lini serang.

Duel di Gelora Bumi Kartini juga menjadi ujian mental bagi skuad Green Force. Tekanan dari tribun dan ambisi tuan rumah bisa memicu tensi tinggi sepanjang laga.

Meski begitu, Persebaya Surabaya memiliki pengalaman menghadapi atmosfer serupa. Modal kemenangan 4-0 pada putaran pertama menjadi pengingat kualitas yang mereka miliki.

Kini, semuanya kembali pada kesiapan dan determinasi di atas lapangan. Jika mampu tampil disiplin dan menjaga konsentrasi, peluang membawa pulang tiga poin terbuka lebar.

Ayo pangkas jarak Persebaya Surabaya dari Malut United. Laga kontra Persijap Jepara bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan momentum penting untuk menjaga mimpi menembus empat besar Super League 2025/2026.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/