25.2 C
Jakarta
Saturday, April 5, 2025

UCI MTB Eliminator World Cup 2024

Meski Selesai Tugas Sebagai Gubernur Kalteng, Sugianto : Semoga Tahun Depan Bisa Dilanjutkan

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO  – Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengapresiasi gelaran Union Cycliste Internationale (UCI) Mountain Bike (MTB) Eliminator Word Cup 2024 seri ke-3 yang digelar di Palangkaraya berlangsung sangat sukses.

Didampingi Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Ketua TP PKK Kalteng Ivo Sugianto Sabran, CEO UCI, Kristof Bruyneel, Sekda Kalteng Nuryakin dan jajaran Forkopimda Kalteng, Gelaran ini secara resmi ditutup oleh Sugianto Sabran usai pembagian medali.

Ketua Umum (Ketum) Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kalteng ini juga berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Kalteng  yang sudah memeriahkan perhelatan balap sepeda internasional ini.

“Melalui event internasional ini diharapkan Kalteng bisa terkenal di mata dunia, tidak hanya Provinsi Bali atau Provinsi DKI Jakarta, tapi Kalteng adalah Indonesia,” ujarnya, kepada awak media usai menyerahkan medali ke pemenang di Sirkuit SG 1973, Minggu (19/5).

Sugianto juga berharap agar pada tahun 2025 nantinya Kalteng dapat kembali menjadi tuan rumah kejuaraan UCI MTB. Ia berterima kasih kepada CEO City Mountain Bike (MTB) Kristof Bruyneel karena sudah kali ketiga mempercayakan Indonesia, khususnya Palangkaraya, Kalteng, untuk menjadi tuan rumah kejuaraan dunia kali ini.

Baca Juga :  Hadapi Barito Putera, Kalteng Putra Jangan Sampai Lengah

“Ini tentunya sangat luar biasa, Indonesia mendapat kepercayaan dunia, semoga tahun depan bisa dilanjutkan meski saya sudah selesai masa tugas sebagai Gubernur Kalteng 2025 bulan dua,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Ketua Harian ISSI Kalteng Rahmah Nasution Hamka menambahkan, pada HUT ke-67 Kalteng ini tentu event internasional ini merupakan bentuk kado terindah. Ia mengharapkan Event internasional ini dapat memberikan kesan yang dalam bagi masyarakat Kalteng di penghujung masa kerja Sugianto Sabran dan Edy Pratowo.

“Beliau (Gubernur, red) meninggalkan energi positif bagi kita semua bahwa membangun Kalteng perlu sinergitas dan kualitas,” ujarnya.

Berkenaan dengan bibit-bibit atlet sepeda asal Kalteng, Rahmat menyebut atlet-atlet Kalteng saat ini tengah mendapatkan kesempatan untuk latihan ke tingkat pro untuk PON Aceh-Sumut di Yogyakarta.

Baca Juga :  Wacana Pengurangan Jumlah Cabor di PON XX Bikin Resah

“Dari di situ nanti targetnya atlet-atlet yang berlatih untuk ikut PON Aceh-Sumut ini bisa mengikuti UCI seperti ini,” ungkapnya.

Terkait Sirkuit MTB di Kalteng, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalteng menyebut SG 1973 masih merupakan sirkuit yang sifatnya bongkar pasang. Namun, ada rencana agar sirkuit MTB di Palangkaraya nantinya akan dipermanenkan. Akan tetapi tidak di kawasan Stadion Tuah Pahoe seperti halnya Sirkuit SG 1973. Melainkan di lokasi Kelurahan Sabaru, Palangkaraya.

Pada lokasi itu terdapat lahan yang cukup luas yang kemungkinan akan dilangsungkan event besar seperti ini di sana.

“Pemprov Kalteng dan Pemko Palangkaraya pun sedang menggodok agar di sana itu (Sabaru, red) menjadi pusat suatu kawasan khusus baik untuk event-event olahraga seperti balap sepeda, motocross, dan lain-lain, di sana juga bisa kami siapkan trek untuk MTB ini,” jelasnya.  (hfz)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO  – Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengapresiasi gelaran Union Cycliste Internationale (UCI) Mountain Bike (MTB) Eliminator Word Cup 2024 seri ke-3 yang digelar di Palangkaraya berlangsung sangat sukses.

Didampingi Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Ketua TP PKK Kalteng Ivo Sugianto Sabran, CEO UCI, Kristof Bruyneel, Sekda Kalteng Nuryakin dan jajaran Forkopimda Kalteng, Gelaran ini secara resmi ditutup oleh Sugianto Sabran usai pembagian medali.

Ketua Umum (Ketum) Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kalteng ini juga berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Kalteng  yang sudah memeriahkan perhelatan balap sepeda internasional ini.

“Melalui event internasional ini diharapkan Kalteng bisa terkenal di mata dunia, tidak hanya Provinsi Bali atau Provinsi DKI Jakarta, tapi Kalteng adalah Indonesia,” ujarnya, kepada awak media usai menyerahkan medali ke pemenang di Sirkuit SG 1973, Minggu (19/5).

Sugianto juga berharap agar pada tahun 2025 nantinya Kalteng dapat kembali menjadi tuan rumah kejuaraan UCI MTB. Ia berterima kasih kepada CEO City Mountain Bike (MTB) Kristof Bruyneel karena sudah kali ketiga mempercayakan Indonesia, khususnya Palangkaraya, Kalteng, untuk menjadi tuan rumah kejuaraan dunia kali ini.

Baca Juga :  Hadapi Barito Putera, Kalteng Putra Jangan Sampai Lengah

“Ini tentunya sangat luar biasa, Indonesia mendapat kepercayaan dunia, semoga tahun depan bisa dilanjutkan meski saya sudah selesai masa tugas sebagai Gubernur Kalteng 2025 bulan dua,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Ketua Harian ISSI Kalteng Rahmah Nasution Hamka menambahkan, pada HUT ke-67 Kalteng ini tentu event internasional ini merupakan bentuk kado terindah. Ia mengharapkan Event internasional ini dapat memberikan kesan yang dalam bagi masyarakat Kalteng di penghujung masa kerja Sugianto Sabran dan Edy Pratowo.

“Beliau (Gubernur, red) meninggalkan energi positif bagi kita semua bahwa membangun Kalteng perlu sinergitas dan kualitas,” ujarnya.

Berkenaan dengan bibit-bibit atlet sepeda asal Kalteng, Rahmat menyebut atlet-atlet Kalteng saat ini tengah mendapatkan kesempatan untuk latihan ke tingkat pro untuk PON Aceh-Sumut di Yogyakarta.

Baca Juga :  Wacana Pengurangan Jumlah Cabor di PON XX Bikin Resah

“Dari di situ nanti targetnya atlet-atlet yang berlatih untuk ikut PON Aceh-Sumut ini bisa mengikuti UCI seperti ini,” ungkapnya.

Terkait Sirkuit MTB di Kalteng, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalteng menyebut SG 1973 masih merupakan sirkuit yang sifatnya bongkar pasang. Namun, ada rencana agar sirkuit MTB di Palangkaraya nantinya akan dipermanenkan. Akan tetapi tidak di kawasan Stadion Tuah Pahoe seperti halnya Sirkuit SG 1973. Melainkan di lokasi Kelurahan Sabaru, Palangkaraya.

Pada lokasi itu terdapat lahan yang cukup luas yang kemungkinan akan dilangsungkan event besar seperti ini di sana.

“Pemprov Kalteng dan Pemko Palangkaraya pun sedang menggodok agar di sana itu (Sabaru, red) menjadi pusat suatu kawasan khusus baik untuk event-event olahraga seperti balap sepeda, motocross, dan lain-lain, di sana juga bisa kami siapkan trek untuk MTB ini,” jelasnya.  (hfz)

Terpopuler

Artikel Terbaru