Semen Padang FC Usung Target Juara demi Promosi ke Super League

Chief Operating Officer (COO) Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menatap optimistis kompetisi Championship 2026/2027. Dia menegaskan skuad Kabau Sirah – julukan Semen Padang- menargetkan gelar juara demi kembali ke Super League.

Semen Padang benar-benar serius menatap kompetisi musim depan. Manajemen Kabau Sirah bisa dikatakan jor-joran di bursa transfer dengan mendatangkan banyak pemain bintang eks Super League seperti Rezaldi Hehanussa, Safrudin Tahar, Novri Setiawan, hingga Gian Zola.

Tak hanya komposisi pemain, manajemen juga menunjuk sosok pelatih berkualitas, yakni Nil Maizar. Kiprah pelatih berusia 56 tahun itu sudah tak perlu diragukan lagi. Ia sudah kenyang pengalaman di kompetisi sepak bola Tanah Air.

Keseriusan ini dilakukan karena Semen Padang tak ingin berlama-lama bermain di kompetisi kasta kedua Indonesia. Seluruh elemen Kabau Sirah sepakat menargetkan gelar juara Championship 2026/2027 demi mengunci tiket promosi Super League 2027/2028.

“Memang semenjak Semen Padang degradasi dari Liga 1 ke Liga 2, kami semua langsung berbenah. Suporter, manajemen, dan seluruh pecinta Semen Padang, semuanya tak ingin berlama-lama di Liga 2,” kata Braditi Moulevey dalam acara podcast Bincang Bola JawaPos.com, Selasa (14/7/2026).

“Kita telah menyiapkan target dan target kita insyaallah pada musim ini adalah juara dan kembali ke Liga 1,” tegasnya.

Baca Juga :  Borneo FC Masih Sempurna, Semen Padang Makin Mengkhawatirkan

Skuad Semen Padang di bawah komando Nil Maizar bahkan telah memanaskan mesinnya sejak awal. Skuad Kabau Sirah diketahui telah melakukan latihan perdananya sejak awal Juli 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen manajemen membawa Kabau Sirah eksis kembali di Super League.

Electronic money exchangers listing

Tak heran jika Semen Padang menggeber persiapannya sejak jauh-jauh hari. Sebab, Kabau Sirah juga tergabung dengan lawan berat di grup barat, yakni PSMS Medan, Persiraja Banda Aceh, PSPS Pekanbaru, Sumsel United, Bekasi City, Persikad Depok, PSGC Ciamis, PSIS Semarang, dan Persiku Kudus.

Braditi Moulevey menyadari rintangan yang akan dihadapi Semen Padang tidak akan mudah. Namun, ia tak ingin terlalu fokus pada lawan-lawan yang dihadapi. Dia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah mempersiapkan Kabau Sirah agar dapat mencapai target promosi ke Super League.

“Yang pasti, semua tim tentu akan berbenah, kita tidak mau mengukur atau melihat bagaimana persiapan lawan kita. Yang pasti kita hanya fokus di internal tim. Bagaimana tim Semen Padang bisa saling bekerja sama dengan baik sehingga bisa yakin dan lolos ke liga 1,” ujar dia.

Dalam mengarungi kompetisi musim depan, Semen Padang sendiri terpaksa menjadi tim musafir. Sebab, markas mereka, Stadion Gelora Haji Agus Salim sedang dipugar. Maka itu, Kabau Sirah mau tidak mau mencari markas sementara.

Baca Juga :  Persija Jakarta Dikabarkan Selangkah Lagi Dapatkan Mantan Pemain Timnas Kroasia, Denis Kolinger

Semen Padang pun memakai Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, sebagai kandang di Championship 2026/2027. Yang menarik, ini menjadi kali pertama dalam sejarah klub Kabau Sirah main di luar tanah Minang.

“Tentu ini (bermain di luar Padang) suatu pengalaman pertama bagi manajemen dan tim. Karena ini pengalaman yang pertama tentu kita ingin memberikan yang terbaik. Mulai dari fasilitas penunjang dan lain-lainnya, kita ingin memberikan yang terbaik, kita maksimalkan untuk tim,” ujarnya.

Lebih lanjut, Braditi Moulevey berharap para suporter Semen Padang, khususnya perantau di wilayah Jabodetabek tetap memberikan dukungan langsung kepada tim. Menurutnya, kehadiran suporter di stadion akan menjadi pelecut semangat bagi skuad Kabau Sirah.

“Untuk suporter, dengan materi pemain yang bisa dikatakan bintang ini, kita mengharapkan suporter hadir memberikan dukungan langsung ke stadion. dengan dukungan langsung suporter dari rantau kita yakin insyaallah kita bisa memenangi setiap laga di kandang,” pungkas Braditi Moulevey.

Dalam persiapan menuju kompetisi musim depan, armada Nil Maizar juga akan menjalani pemusatan latihan (TC) ke Jogjakarta pada 2 hingga 18 Agustus 2026. Selama TC, skuad Kabau Sirah akan melakukan rangkaian uji coba dengan tim-tim lokal maupun selevel di Jogjakarta.(jpc)

Chief Operating Officer (COO) Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menatap optimistis kompetisi Championship 2026/2027. Dia menegaskan skuad Kabau Sirah – julukan Semen Padang- menargetkan gelar juara demi kembali ke Super League.

Semen Padang benar-benar serius menatap kompetisi musim depan. Manajemen Kabau Sirah bisa dikatakan jor-joran di bursa transfer dengan mendatangkan banyak pemain bintang eks Super League seperti Rezaldi Hehanussa, Safrudin Tahar, Novri Setiawan, hingga Gian Zola.

Tak hanya komposisi pemain, manajemen juga menunjuk sosok pelatih berkualitas, yakni Nil Maizar. Kiprah pelatih berusia 56 tahun itu sudah tak perlu diragukan lagi. Ia sudah kenyang pengalaman di kompetisi sepak bola Tanah Air.

Electronic money exchangers listing

Keseriusan ini dilakukan karena Semen Padang tak ingin berlama-lama bermain di kompetisi kasta kedua Indonesia. Seluruh elemen Kabau Sirah sepakat menargetkan gelar juara Championship 2026/2027 demi mengunci tiket promosi Super League 2027/2028.

“Memang semenjak Semen Padang degradasi dari Liga 1 ke Liga 2, kami semua langsung berbenah. Suporter, manajemen, dan seluruh pecinta Semen Padang, semuanya tak ingin berlama-lama di Liga 2,” kata Braditi Moulevey dalam acara podcast Bincang Bola JawaPos.com, Selasa (14/7/2026).

“Kita telah menyiapkan target dan target kita insyaallah pada musim ini adalah juara dan kembali ke Liga 1,” tegasnya.

Baca Juga :  Borneo FC Masih Sempurna, Semen Padang Makin Mengkhawatirkan

Skuad Semen Padang di bawah komando Nil Maizar bahkan telah memanaskan mesinnya sejak awal. Skuad Kabau Sirah diketahui telah melakukan latihan perdananya sejak awal Juli 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen manajemen membawa Kabau Sirah eksis kembali di Super League.

Tak heran jika Semen Padang menggeber persiapannya sejak jauh-jauh hari. Sebab, Kabau Sirah juga tergabung dengan lawan berat di grup barat, yakni PSMS Medan, Persiraja Banda Aceh, PSPS Pekanbaru, Sumsel United, Bekasi City, Persikad Depok, PSGC Ciamis, PSIS Semarang, dan Persiku Kudus.

Braditi Moulevey menyadari rintangan yang akan dihadapi Semen Padang tidak akan mudah. Namun, ia tak ingin terlalu fokus pada lawan-lawan yang dihadapi. Dia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah mempersiapkan Kabau Sirah agar dapat mencapai target promosi ke Super League.

“Yang pasti, semua tim tentu akan berbenah, kita tidak mau mengukur atau melihat bagaimana persiapan lawan kita. Yang pasti kita hanya fokus di internal tim. Bagaimana tim Semen Padang bisa saling bekerja sama dengan baik sehingga bisa yakin dan lolos ke liga 1,” ujar dia.

Dalam mengarungi kompetisi musim depan, Semen Padang sendiri terpaksa menjadi tim musafir. Sebab, markas mereka, Stadion Gelora Haji Agus Salim sedang dipugar. Maka itu, Kabau Sirah mau tidak mau mencari markas sementara.

Baca Juga :  Persija Jakarta Dikabarkan Selangkah Lagi Dapatkan Mantan Pemain Timnas Kroasia, Denis Kolinger

Semen Padang pun memakai Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, sebagai kandang di Championship 2026/2027. Yang menarik, ini menjadi kali pertama dalam sejarah klub Kabau Sirah main di luar tanah Minang.

“Tentu ini (bermain di luar Padang) suatu pengalaman pertama bagi manajemen dan tim. Karena ini pengalaman yang pertama tentu kita ingin memberikan yang terbaik. Mulai dari fasilitas penunjang dan lain-lainnya, kita ingin memberikan yang terbaik, kita maksimalkan untuk tim,” ujarnya.

Lebih lanjut, Braditi Moulevey berharap para suporter Semen Padang, khususnya perantau di wilayah Jabodetabek tetap memberikan dukungan langsung kepada tim. Menurutnya, kehadiran suporter di stadion akan menjadi pelecut semangat bagi skuad Kabau Sirah.

“Untuk suporter, dengan materi pemain yang bisa dikatakan bintang ini, kita mengharapkan suporter hadir memberikan dukungan langsung ke stadion. dengan dukungan langsung suporter dari rantau kita yakin insyaallah kita bisa memenangi setiap laga di kandang,” pungkas Braditi Moulevey.

Dalam persiapan menuju kompetisi musim depan, armada Nil Maizar juga akan menjalani pemusatan latihan (TC) ke Jogjakarta pada 2 hingga 18 Agustus 2026. Selama TC, skuad Kabau Sirah akan melakukan rangkaian uji coba dengan tim-tim lokal maupun selevel di Jogjakarta.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru