Penyanyi asal Kolombia, Shakira, kembali menjadi pusat perhatian dalam upacara pembukaan Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca, Mexico City.
Dilansir dari laman Euro News pada Sabtu (13/6), penampilan Shakira membawakan lagu resmi turnamen berjudul Dai Dai menandai kembalinya sang bintang ke panggung terbesar sepak bola dunia.
Momen tersebut mengingatkan publik pada kesuksesan Waka Waka (This Time for Africa) yang menjadi lagu resmi Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Pada edisi 2010, Waka Waka berhasil menjelma menjadi salah satu lagu olahraga paling populer sepanjang sejarah. Lagu itu tidak hanya mengiringi perhelatan Piala Dunia, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan semangat global yang melekat pada turnamen tersebut.
Kesuksesan itu membuat nama Shakira identik dengan atmosfer Piala Dunia di mata jutaan penggemar sepak bola.
Dalam kurun waktu 16 tahun kemudian, Shakira kembali hadir dalam pembukaan Piala Dunia 2026 yang digelar bersama oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Dalam upacara pembukaan, ia tampil bersama Burna Boy membawakan Dai Dai, lagu yang ditetapkan sebagai lagu resmi turnamen.
Penampilan mereka mendapat sambutan meriah dari puluhan ribu penonton yang memadati stadion bersejarah tersebut.
Kehadiran Shakira menjadi salah satu daya tarik utama pada pembukaan turnamen yang diikuti 48 negara peserta. Piala Dunia 2026 diproyeksikan menghasilkan pendapatan sekitar USD 13 miliar atau setara sekitar Rp 211,9 triliun.
Angka tersebut menjadikan edisi 2026 sebagai salah satu penyelenggaraan Piala Dunia dengan nilai ekonomi terbesar sepanjang sejarah.
Perjalanan Shakira dari Waka Waka pada 2010 hingga Dai Dai pada 2026 menunjukkan konsistensinya sebagai figur penting dalam sejarah hiburan Piala Dunia.
Selama lebih dari satu dekade, ia tetap menjadi salah satu musisi yang paling melekat dengan atmosfer turnamen sepak bola terbesar di dunia.(jpc)


