28.7 C
Jakarta
Saturday, March 14, 2026

Gagal ke Final, NWS FC Kini Bidik Juara 3! Bhayangkara Presisi Siap Menghadang

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – NWS FC langsung mengalihkan fokus setelah gagal melaju ke final Gubernur Ramadhan Cup Kalteng Berkah – All Star Jilid V 2026. Tim ini kini membidik posisi ketiga saat menghadapi Bhayangkara Presisi FC pada laga perebutan juara tiga yang digelar di Sylva Mini Soccer, Kota Palangka Raya, Jumat (13/3/2026) malam.

Laga NWS FC vs Bhayangkara Presisi FC diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama ingin menutup turnamen Gubernur Ramadhan Cup Kalteng 2026 dengan kemenangan, setelah sama-sama tersingkir di babak semifinal.

Pelatih NWS, Sugianto, mengatakan pertandingan semifinal yang mereka jalani melawan Trikora berlangsung ketat. Kedua tim saling menerapkan strategi dan memberikan tekanan sepanjang pertandingan.

“Pertandingan kemarin ketat dan bagus. Dua tim punya strategi masing-masing. Kami sempat unggul lebih dulu dan mencoba bermain simpel serta efisien,” ujarnya.

Baca Juga :  Raymond-Joaquin dan Rian-Rahmat Melesat Drastis

Menurutnya, NWS sebenarnya sempat memimpin 1-0 pada babak pertama. Namun situasi berubah setelah muncul keputusan wasit yang dianggap cukup krusial.

“Setelah itu ada keputusan wasit terkait handball. Kami sebenarnya merasa tidak terjadi handball, tetapi kami tetap menjunjung sportivitas. Pemain kami juga mengakui tidak menyentuh bola dengan tangan, jadi kami harus legowo,” katanya.

Meski gagal menembus final, Sugianto menegaskan timnya tetap memasang target kemenangan pada laga perebutan juara ketiga.

Electronic money exchangers listing

“Malam ini suka tidak suka kami harus meraih juara tiga. Kami ingin menunjukkan kepada pengurus bahwa tim ini masih layak bersaing. Juara tiga harga mati,” tegasnya.

Ia juga memastikan kondisi kebugaran pemain lebih baik dibanding pertandingan sebelumnya. Beberapa pemain yang sempat absen karena akumulasi kartu sudah bisa kembali memperkuat tim.

Di sisi lain, pelatih Bhayangkara Presisi FC, Arif Surono, mengakui timnya menghadapi sejumlah kendala jelang laga perebutan tempat ketiga tersebut.

Baca Juga :  Dahsyat, Stephen Curry Pecahkan Rekor

Beberapa pemain inti harus absen akibat akumulasi kartu, di antaranya Gede Sukadana dan striker Sodik. Selain itu, beberapa pemain lain masih menjalani pemulihan dari cedera ringan.

“Kesiapan tim, beberapa pemain inti ada yang akumulasi kartu seperti Gede Sukadana dan striker Sodik. Beberapa pemain lain juga masih recovery dari cedera ringan, kemungkinan karena kelelahan,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, Bhayangkara Presisi berencana memberikan kesempatan kepada pemain cadangan yang dinilai lebih bugar untuk tampil.

“Sehingga malam ini kami memberi kesempatan pemain cadangan yang dalam kondisi fit untuk berkontribusi pada laga perebutan juara tiga dan empat,” tambahnya.

Ia berharap timnya tetap mampu memberikan permainan terbaik dan meraih hasil maksimal dalam pertandingan tersebut. (jef)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – NWS FC langsung mengalihkan fokus setelah gagal melaju ke final Gubernur Ramadhan Cup Kalteng Berkah – All Star Jilid V 2026. Tim ini kini membidik posisi ketiga saat menghadapi Bhayangkara Presisi FC pada laga perebutan juara tiga yang digelar di Sylva Mini Soccer, Kota Palangka Raya, Jumat (13/3/2026) malam.

Laga NWS FC vs Bhayangkara Presisi FC diprediksi berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama ingin menutup turnamen Gubernur Ramadhan Cup Kalteng 2026 dengan kemenangan, setelah sama-sama tersingkir di babak semifinal.

Pelatih NWS, Sugianto, mengatakan pertandingan semifinal yang mereka jalani melawan Trikora berlangsung ketat. Kedua tim saling menerapkan strategi dan memberikan tekanan sepanjang pertandingan.

Electronic money exchangers listing

“Pertandingan kemarin ketat dan bagus. Dua tim punya strategi masing-masing. Kami sempat unggul lebih dulu dan mencoba bermain simpel serta efisien,” ujarnya.

Baca Juga :  Raymond-Joaquin dan Rian-Rahmat Melesat Drastis

Menurutnya, NWS sebenarnya sempat memimpin 1-0 pada babak pertama. Namun situasi berubah setelah muncul keputusan wasit yang dianggap cukup krusial.

“Setelah itu ada keputusan wasit terkait handball. Kami sebenarnya merasa tidak terjadi handball, tetapi kami tetap menjunjung sportivitas. Pemain kami juga mengakui tidak menyentuh bola dengan tangan, jadi kami harus legowo,” katanya.

Meski gagal menembus final, Sugianto menegaskan timnya tetap memasang target kemenangan pada laga perebutan juara ketiga.

“Malam ini suka tidak suka kami harus meraih juara tiga. Kami ingin menunjukkan kepada pengurus bahwa tim ini masih layak bersaing. Juara tiga harga mati,” tegasnya.

Ia juga memastikan kondisi kebugaran pemain lebih baik dibanding pertandingan sebelumnya. Beberapa pemain yang sempat absen karena akumulasi kartu sudah bisa kembali memperkuat tim.

Di sisi lain, pelatih Bhayangkara Presisi FC, Arif Surono, mengakui timnya menghadapi sejumlah kendala jelang laga perebutan tempat ketiga tersebut.

Baca Juga :  Dahsyat, Stephen Curry Pecahkan Rekor

Beberapa pemain inti harus absen akibat akumulasi kartu, di antaranya Gede Sukadana dan striker Sodik. Selain itu, beberapa pemain lain masih menjalani pemulihan dari cedera ringan.

“Kesiapan tim, beberapa pemain inti ada yang akumulasi kartu seperti Gede Sukadana dan striker Sodik. Beberapa pemain lain juga masih recovery dari cedera ringan, kemungkinan karena kelelahan,” ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, Bhayangkara Presisi berencana memberikan kesempatan kepada pemain cadangan yang dinilai lebih bugar untuk tampil.

“Sehingga malam ini kami memberi kesempatan pemain cadangan yang dalam kondisi fit untuk berkontribusi pada laga perebutan juara tiga dan empat,” tambahnya.

Ia berharap timnya tetap mampu memberikan permainan terbaik dan meraih hasil maksimal dalam pertandingan tersebut. (jef)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/