28.4 C
Jakarta
Tuesday, July 23, 2024
spot_img

Cetak Gol ke Gawang Kanada di Semifinal Copa America 2024, Julian Alvarez Bilang Begini

PROKALTENG.CO-Julian Alvarez menjadi salah satu pencetak gol ketika Argentina mengalahkan Kanada, 2-0, dalam semifinal Copa America 2024. Dirinya menjadi striker yang back-to-back mencetak gol ketika bertemu kedua kalinya dengan Kanada.

Mendapat kepercayaan bermain dari menit awal pada semifinal Copa America 2024, Alvarez memanfaatkan sebaik mungkin. Semangat bermainnya pun sangat terlihat sejak wasit Piero Maza memulai pertandingan di MetLife Stadium, East Rutherford, Amerika Serikat, pada Rabu (10/7) pukul 07.00 WIB.

Gol yang diciptakan Julian Alvarez sendiri lahir pada menit ke-22, yang berawal dari umpan visioner dari Rodrigo de Paul. Hanya butuh satu peluang bagi Alvarez untuk memecahkan kebuntuan dan membuat Argentina unggul terlebih dulu.

Dalam laga semifinal Argentina vs Kanada tersebut, sosok Alvarez memainkan pertandingan selama 78 menit. Setelah dirasa cukup bermain, Alvarez diistirahatkan dengan digantikan oleh rekan setimnya Lautaro Martinez yang kini menjadi top scorer Copa America 2024.

Selama berada di atas lapangan, Julian Alvarez menilai bahwa kemenangan yang diraih oleh Argentina saat melawan Kanada bukan perkara yang mudah. Sosok striker berusia 24 tahun ini mengatakan bahwa La Albiceleste, julukan Argentina, pantas mendapat kemenangan dan melaju ke final setelah bekerja dengan baik selama 90 menit.

“Tampaknya mudah setelah semua yang kami lakukan, namun tidak seperti itu. Kami pantas mendapatkannya, kami telah bekerja dengan sangat baik,” kata Julian Alvarez setelah laga melawan Kanada yang dikutip dari situs resmi Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) pada Rabu (10/7).

Kemenangan atas Kanada ini membuat anak asuh Lionel Scaloni mencatatkan final ke-30 selama mengikuti ajang Copa America. Tak hanya itu, melaju ke final Copa America 2024 juga menjadi back-to-back final untuk Argentina setelah pada edisi sebelumnya La Albiceleste berhasil menjadi finalis Copa America 2021.

Baca Juga :  Argentina vs Ekuador: Potensi Hujan Gol

Julian Alvarez yang menjadi salah satu ujung tombak Argentina angkat suara akan hal tersebut. Alvarez menyatakan bahwa dirinya beserta rekan-rekannya akan bermain dengan daya juang tinggi demi meraih gelar Copa America 2024, sebagaimana mestinya ketika menghadapi laga final sebelumnya. “Kami berada di final lainnya dan kami akan menghadapinya sebagaimana mestinya,” sambungnya.

Rodrigo de Paul yang bermain sedikit ke depan membuat penampilannya sangat memukau saat menghadapi Kanada di fase semifinal Copa America 2024. De Paul berhasil mencatatkan satu umpan gol ketika Alvarez memecahkan kebuntuan, serta satu umpan kunci ketika gol Lionel Messi. Hal itu pun mendapat pujian dari Julian Alvarez yang menikmati kegemilangan De Paul dalam bermain.

“Umpan Rodri (De Paul) sangat bagus, kontrolnya juga. Saya mendefinisikannya sedikit buruk, namun tetap masuk (menjadi gol),” puji Alvarez.

Menempati posisi striker tak membuat Julian Alvarez melupakan pertahanan Argentina dan hanya menunggu di lini depan. Pemain yang kini membela Manchester City ini pun menjadi layaknya seorang bek yang memiliki kemampuan merebut bola dan mengganggu kreativitas lawan dengan cepat.

Dia menyebut selain menjadi striker, dirinya juga merupakan seorang bek. Gaya bermainnya yang selalu melakukan pressing kepada pemain-pemain lawan yang menguasai bola di areanya sendiri membuat Kanada kesulitan membangun serangan. Beberapa kali usaha build-up dari Kanada selalu patah ketika Alvarez melakukan pressing.

Baca Juga :  Beli Tiket FIFA Matchday Indonesia vs Argentina Mulai 5 Juni Cuma Lewat BRI

“Saya salah satu bek pertama di sana, saya mencoba membantu tim (dalam merebut bola),” ujarnya.

Berhasil menyumbang satu gol dan mengantar Argentina melaju ke final Copa America 2024. Julian Alvarez mengakui tak memilih siapapun lawannya. Striker dengan tinggi 170 cm ini tak gentar ketika menghadapi Uruguay ataupun Kolombia yang masih akan bermain Kamis (11/7) pukul 07.00 WIB. “Sekarang tidak masalah lawan mana yang kita hadapi. Kita harus istirahat dan mulai mempersiapkan pertandingan (final),” tutup Julian Alvarez.

Hal serupa pun dikatakan oleh Angel di Maria yang juga bermain dari menit awal pertandingan melawan Kanada. Di Maria tidak peduli siapapun lawannya nanti dan akan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya. Dirinya hanya fokus untuk bekerja keras dan meraih gelar Copa America 2024.

“Tidak peduli apa yang terjadi, pada tanggal 14 (final Copa America 2024) saya pikir saya bisa keluar dengan keras. Saya memberikan segalanya. Saya hanya bekerja, dan saya melakukan apa yang harus saya lakukan. Saya selalu memberikan hidup saya untuk seragam ini (Argentina),” kata Angel di Maria.

Final Copa America 2024 sendiri akan berlangsung di Sun Life Stadium, Florida, Amerika Serikat, pada Senin (15/7) pukul 07.00 WIB. Argentina masih akan menunggu pemenang dari laga Uruguay vs Kolombia untuk menjadi lawan dalam perebutan gelar Copa America 2024. (jpc)

 

PROKALTENG.CO-Julian Alvarez menjadi salah satu pencetak gol ketika Argentina mengalahkan Kanada, 2-0, dalam semifinal Copa America 2024. Dirinya menjadi striker yang back-to-back mencetak gol ketika bertemu kedua kalinya dengan Kanada.

Mendapat kepercayaan bermain dari menit awal pada semifinal Copa America 2024, Alvarez memanfaatkan sebaik mungkin. Semangat bermainnya pun sangat terlihat sejak wasit Piero Maza memulai pertandingan di MetLife Stadium, East Rutherford, Amerika Serikat, pada Rabu (10/7) pukul 07.00 WIB.

Gol yang diciptakan Julian Alvarez sendiri lahir pada menit ke-22, yang berawal dari umpan visioner dari Rodrigo de Paul. Hanya butuh satu peluang bagi Alvarez untuk memecahkan kebuntuan dan membuat Argentina unggul terlebih dulu.

Dalam laga semifinal Argentina vs Kanada tersebut, sosok Alvarez memainkan pertandingan selama 78 menit. Setelah dirasa cukup bermain, Alvarez diistirahatkan dengan digantikan oleh rekan setimnya Lautaro Martinez yang kini menjadi top scorer Copa America 2024.

Selama berada di atas lapangan, Julian Alvarez menilai bahwa kemenangan yang diraih oleh Argentina saat melawan Kanada bukan perkara yang mudah. Sosok striker berusia 24 tahun ini mengatakan bahwa La Albiceleste, julukan Argentina, pantas mendapat kemenangan dan melaju ke final setelah bekerja dengan baik selama 90 menit.

“Tampaknya mudah setelah semua yang kami lakukan, namun tidak seperti itu. Kami pantas mendapatkannya, kami telah bekerja dengan sangat baik,” kata Julian Alvarez setelah laga melawan Kanada yang dikutip dari situs resmi Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) pada Rabu (10/7).

Kemenangan atas Kanada ini membuat anak asuh Lionel Scaloni mencatatkan final ke-30 selama mengikuti ajang Copa America. Tak hanya itu, melaju ke final Copa America 2024 juga menjadi back-to-back final untuk Argentina setelah pada edisi sebelumnya La Albiceleste berhasil menjadi finalis Copa America 2021.

Baca Juga :  Argentina vs Ekuador: Potensi Hujan Gol

Julian Alvarez yang menjadi salah satu ujung tombak Argentina angkat suara akan hal tersebut. Alvarez menyatakan bahwa dirinya beserta rekan-rekannya akan bermain dengan daya juang tinggi demi meraih gelar Copa America 2024, sebagaimana mestinya ketika menghadapi laga final sebelumnya. “Kami berada di final lainnya dan kami akan menghadapinya sebagaimana mestinya,” sambungnya.

Rodrigo de Paul yang bermain sedikit ke depan membuat penampilannya sangat memukau saat menghadapi Kanada di fase semifinal Copa America 2024. De Paul berhasil mencatatkan satu umpan gol ketika Alvarez memecahkan kebuntuan, serta satu umpan kunci ketika gol Lionel Messi. Hal itu pun mendapat pujian dari Julian Alvarez yang menikmati kegemilangan De Paul dalam bermain.

“Umpan Rodri (De Paul) sangat bagus, kontrolnya juga. Saya mendefinisikannya sedikit buruk, namun tetap masuk (menjadi gol),” puji Alvarez.

Menempati posisi striker tak membuat Julian Alvarez melupakan pertahanan Argentina dan hanya menunggu di lini depan. Pemain yang kini membela Manchester City ini pun menjadi layaknya seorang bek yang memiliki kemampuan merebut bola dan mengganggu kreativitas lawan dengan cepat.

Dia menyebut selain menjadi striker, dirinya juga merupakan seorang bek. Gaya bermainnya yang selalu melakukan pressing kepada pemain-pemain lawan yang menguasai bola di areanya sendiri membuat Kanada kesulitan membangun serangan. Beberapa kali usaha build-up dari Kanada selalu patah ketika Alvarez melakukan pressing.

Baca Juga :  Beli Tiket FIFA Matchday Indonesia vs Argentina Mulai 5 Juni Cuma Lewat BRI

“Saya salah satu bek pertama di sana, saya mencoba membantu tim (dalam merebut bola),” ujarnya.

Berhasil menyumbang satu gol dan mengantar Argentina melaju ke final Copa America 2024. Julian Alvarez mengakui tak memilih siapapun lawannya. Striker dengan tinggi 170 cm ini tak gentar ketika menghadapi Uruguay ataupun Kolombia yang masih akan bermain Kamis (11/7) pukul 07.00 WIB. “Sekarang tidak masalah lawan mana yang kita hadapi. Kita harus istirahat dan mulai mempersiapkan pertandingan (final),” tutup Julian Alvarez.

Hal serupa pun dikatakan oleh Angel di Maria yang juga bermain dari menit awal pertandingan melawan Kanada. Di Maria tidak peduli siapapun lawannya nanti dan akan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya. Dirinya hanya fokus untuk bekerja keras dan meraih gelar Copa America 2024.

“Tidak peduli apa yang terjadi, pada tanggal 14 (final Copa America 2024) saya pikir saya bisa keluar dengan keras. Saya memberikan segalanya. Saya hanya bekerja, dan saya melakukan apa yang harus saya lakukan. Saya selalu memberikan hidup saya untuk seragam ini (Argentina),” kata Angel di Maria.

Final Copa America 2024 sendiri akan berlangsung di Sun Life Stadium, Florida, Amerika Serikat, pada Senin (15/7) pukul 07.00 WIB. Argentina masih akan menunggu pemenang dari laga Uruguay vs Kolombia untuk menjadi lawan dalam perebutan gelar Copa America 2024. (jpc)

 

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru