PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Memasuki babak 16 besar Gubernur Ramadhan Cup All Star Jilid V 2026, seluruh tim diingatkan untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Panitia dan perangkat pertandingan menegaskan pentingnya menjaga fair play agar turnamen tetap berlangsung kompetitif dan kondusif.
Salah satu wasit pertandingan, Sugeng Wahono, mengingatkan para pemain yang berlaga di Gubernur Ramadhan Cup 2026 agar bermain dengan sikap saling menghormati. Menurutnya, turnamen ini bukan sekadar soal menang dan kalah, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar tim di Kota Palangka Raya.
“Bermainlah secara sportif, fair play dan saling menghormati. Ini adalah Gubernur Ramadhan Cup yang diselenggarakan All Star Palangka Raya dengan motto menjalin silaturahmi, jangan lupa bahagia,” ujarnya, Senin (9/3/2026).
Sugeng juga memberi peringatan khusus kepada tim-tim yang telah memastikan diri lolos ke babak 16 besar agar lebih berhati-hati saat bertanding.
Pasalnya, dalam turnamen Gubernur Ramadhan Cup tahun ini tidak ada pemutihan kartu sejak fase penyisihan hingga babak final. Artinya, setiap kartu yang diterima pemain akan tetap terakumulasi sampai akhir kompetisi.
“Untuk tim-tim yang sudah lolos ke babak 16 besar harus lebih berhati-hati. Tidak ada pemutihan kartu dari penyisihan hingga final, jadi kartu tetap berlaku sampai akhir kompetisi,” tegasnya.
Dengan aturan tersebut, para pemain diharapkan lebih disiplin di lapangan agar pertandingan tetap berjalan lancar, kompetitif, dan tetap menjunjung tinggi semangat kebersamaan selama Ramadan. (jef)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Memasuki babak 16 besar Gubernur Ramadhan Cup All Star Jilid V 2026, seluruh tim diingatkan untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Panitia dan perangkat pertandingan menegaskan pentingnya menjaga fair play agar turnamen tetap berlangsung kompetitif dan kondusif.
Salah satu wasit pertandingan, Sugeng Wahono, mengingatkan para pemain yang berlaga di Gubernur Ramadhan Cup 2026 agar bermain dengan sikap saling menghormati. Menurutnya, turnamen ini bukan sekadar soal menang dan kalah, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar tim di Kota Palangka Raya.
“Bermainlah secara sportif, fair play dan saling menghormati. Ini adalah Gubernur Ramadhan Cup yang diselenggarakan All Star Palangka Raya dengan motto menjalin silaturahmi, jangan lupa bahagia,” ujarnya, Senin (9/3/2026).
Sugeng juga memberi peringatan khusus kepada tim-tim yang telah memastikan diri lolos ke babak 16 besar agar lebih berhati-hati saat bertanding.
Pasalnya, dalam turnamen Gubernur Ramadhan Cup tahun ini tidak ada pemutihan kartu sejak fase penyisihan hingga babak final. Artinya, setiap kartu yang diterima pemain akan tetap terakumulasi sampai akhir kompetisi.
“Untuk tim-tim yang sudah lolos ke babak 16 besar harus lebih berhati-hati. Tidak ada pemutihan kartu dari penyisihan hingga final, jadi kartu tetap berlaku sampai akhir kompetisi,” tegasnya.
Dengan aturan tersebut, para pemain diharapkan lebih disiplin di lapangan agar pertandingan tetap berjalan lancar, kompetitif, dan tetap menjunjung tinggi semangat kebersamaan selama Ramadan. (jef)