Persebaya Surabaya resmi memperkenalkan bek anyar mereka untuk menghadapi putaran kedua BRI Super League musim 2025/2026. Sosok tersebut adalah Gustavo Fernandes, pemain bertahan berpostur jangkung yang didatangkan langsung dari Liga Portugal.
Kehadirannya sekaligus menjawab kebutuhan untuk memperkuat lini belakang Green Force.
Gustavo Fernandes didatangkan Persebaya dari klub kasta kedua Liga Portugal, FC Penafiel. Pada musim ini, pemain kelahiran Brasil tersebut telah mencatatkan lima penampilan di kompetisi liga dan satu laga di ajang Taca de Portugal.
Meski menit bermainnya belum terlalu banyak, Persebaya menilai Gustavo memiliki potensi besar untuk berkembang di kompetisi Indonesia.
Bek berusia 25 tahun ini resmi bergabung dengan Penafiel sejak 4 Juli 2024.
Kontraknya bersama klub Portugal itu sejatinya masih berlaku hingga 30 Juni 2026. Namun, manajemen Persebaya bergerak cepat untuk mendatangkanya demi memperkuat sektor pertahanan yang akan menghadapi putaran kedua BRI Super League musim 2025/2026.
Sebelum berkarier bersama Penafiel, Gustavo Fernandes sudah cukup lama bermain di kompetisi Portugal.
Ia pernah membela Anadia pada musim 2021/2022, lalu melanjutkan karier ke Valadares Gaia pada musim 2022/2023. Pada musim 2023/2024, namanya tercatat sebagai bagian dari Sanjoanense. Sementara untuk level junior, Gustavo mengawali karier sepak bolanya di Brasil bersama Inter Bebedouro.
Gustavo Fernandes lahir di Osasco, Brasil, pada 5 Juli 1999. Ia dikenal sebagai bek berkaki kiri dengan tinggi badan mencapai 1,95 meter, sebuah keunggulan yang membuatnya kuat dalam duel udara.
Berdasarkan data pasar, nilai pasar Gustavo saat ini berada di angka sekitar Rp4,35 miliar.
Kedatangan Gustavo juga sekaligus menepis rumor yang sebelumnya mengaitkan Persebaya dengan bek PSM Makassar, Yuran Fernandes. Manajemen Bajol Ijo memilih opsi lain yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan tim saat ini.
Masuknya Gustavo Fernandes disebut akan memberikan persaingan ketat di lini belakang Persebaya.
Posisi bek asal Makedonia Utara, Dime Dimov dan Risto Mistrevski, hingga bek Brasil Leo Lelis dikabarkan berada dalam situasi tidak aman. Bahkan, para pemain asing itu disebut-sebut berpeluang dilepas atau dipinjamkan pada putaran kedua BRI Super League.
Selain faktor teknis, kedatangan pelatih baru Persebaya, Bernardo Tavares asal Portugal, juga menjadi nilai tambah.
Dengan latar belakang budaya dan bahasa yang sama antara Portugal dan Brasil, komunikasi antara pelatih dan pemain diharapkan berjalan lebih lancar, termasuk dengan Gustavo Fernandes yang kini siap membuka lembaran baru bersama Persebaya Surabaya.(jpc)


