33.8 C
Jakarta
Wednesday, April 17, 2024

AKHIRI PUASA GELAR

MAKASSAR— Sudah terlalu lama PSM Makassar puasa
gelar. Terakhir tim berjuluk Juku Eja tersebut meraih juara terjadi pada Liga
Indonesia edisi 1999/2000. Setelah itu tak setupun trofi yang didaratkkan ke
Makassar. 
Padahal tiga tahun terakhir, dua tahun terakhir mereka selalu hampir menjadi
juara. Liga 1 2017, Juku Eja finish di urutan ke-3, hanya terpaut tiga angka
dari Bhayangkara FC. Yang paling memilukan, terjadi pada musim lalu. Gelar
juara hampir saja diraih. 


Namun angan itu buyar ketika di laga penentuan juara, Persija Jakarta
menundukan Mitra Kukar 2-1. Hasil kemenangan 5-1 atas PSMS Medan pun tidak
berarti. Mereka harus puas finish sebagai runner up, hanya terpaut satu angka
dari Persija. 
Nah, musim ini angan untuk menjadi juara kembali terbuka. Setelah sempat
mengalami penundaan, Sore nanti mereka akan meladeni Persija pada babak final
leg kedua Piala Indonesia di Stadion Andi Mattalatta, Makassar. Motivasi Wiljan
Pluim dkk tentu kian bertambah menghadapi tim yang musim lalu menjadi
penghambat menuju gelar juara. 
Tak hanya itu, suntikan motivasi juga ditambah dari pihak manajemen. Apabila
mereka sukses mengangkat trofi, Manajemen PSM sudah menjanjikan bonus lebih
pada skuad Juku Eja. 
”Tentu ada bonus. Namanya orang mau final. Di pertandingan reguler saja kami
kasih bonus kalau menang. Apalagi di final dan jadi juara. Sudah kami siapkan
lebih besar, dan berlipat-lipat. Untuk angkanya ada lah,” ucap CEO PSM Munafri
Arifuddin. 
Namun tak mudah bagi PSM untuk bisa menyabet trofi Piala Indonesia. Apalagi
pada leg pertama di Jakara (21/7), mereka sudah tertinggal 0-1. Untuk
mengamankan gelar juara setidaknya mereka harus menang dengan margin dua gol.
Lebih bagus kalau tanpa kebobolan. 
”Kami sudah siap untuk dapatkan trofi dan sangat siap untuk pertandingan besok
(hari ini, Red). Dan saya rasa dengan bantuan suporter yang luar biasa kami
bisa menang,” ucap pelatih PSM Darije Kalezic. ” Saya akan instruksikan tim
saya untuk terus aktif selama 90 menit dengan organisasi yang baik,”
imbuhnya. 
PSM Juga mendapat tambahan amunisi setelah Wiljan Pluim dipastikan bisa turun
pada laga final nanti. Setidaknya meski tidak ada Marc Klok yang akumulasi,
masih ada Pluim yang dibantu Rizky Pellu dan M. Arfan di lini tengah. Asnawi
Mangkualam dan M. Rahmat yang sempat mengalami cedera juga siap
diturunkan. 
”Ini kesempatan bagi saya untuk memberikan piala pertama bagi PSM msetelag saya
tiga tahun bergabung dengan Makassar,” ucap Pluim. 
Disisi lain, justru Persija diprediksi tampil tanpa kekuatan penuh. Duet lini
tengah Maman Abdurahman dan Steven Paulle, diragukan turun lantaran masih dalam
pemulihan cedera. Sementara itu, kiper Shahar Ginanjar juga tak masuk dalam
rombongan. 
Namun pelatih Persija Julio Banuelos optimistis bisa meraih juara di markas
PSM. Pelatih asal Spanyol tersebut mengaku sudah paham dengan kekuatan dan
kelemahan PSM. ”Persiapan kami sangat di laga yang kami tunggu ini. Kami sudah
analisis kekuatan mereka. Mereka memiliki pelatih dan pemain yang bagus. Tetapi
kami siap berikan yang terbaik,” ucap Banuelos. (nia/jpg)

Baca Juga :  Raptors Ukir Sejarah, Tim Pertama dari Luar AS yang Juara NBA

MAKASSAR— Sudah terlalu lama PSM Makassar puasa
gelar. Terakhir tim berjuluk Juku Eja tersebut meraih juara terjadi pada Liga
Indonesia edisi 1999/2000. Setelah itu tak setupun trofi yang didaratkkan ke
Makassar. 
Padahal tiga tahun terakhir, dua tahun terakhir mereka selalu hampir menjadi
juara. Liga 1 2017, Juku Eja finish di urutan ke-3, hanya terpaut tiga angka
dari Bhayangkara FC. Yang paling memilukan, terjadi pada musim lalu. Gelar
juara hampir saja diraih. 


Namun angan itu buyar ketika di laga penentuan juara, Persija Jakarta
menundukan Mitra Kukar 2-1. Hasil kemenangan 5-1 atas PSMS Medan pun tidak
berarti. Mereka harus puas finish sebagai runner up, hanya terpaut satu angka
dari Persija. 
Nah, musim ini angan untuk menjadi juara kembali terbuka. Setelah sempat
mengalami penundaan, Sore nanti mereka akan meladeni Persija pada babak final
leg kedua Piala Indonesia di Stadion Andi Mattalatta, Makassar. Motivasi Wiljan
Pluim dkk tentu kian bertambah menghadapi tim yang musim lalu menjadi
penghambat menuju gelar juara. 
Tak hanya itu, suntikan motivasi juga ditambah dari pihak manajemen. Apabila
mereka sukses mengangkat trofi, Manajemen PSM sudah menjanjikan bonus lebih
pada skuad Juku Eja. 
”Tentu ada bonus. Namanya orang mau final. Di pertandingan reguler saja kami
kasih bonus kalau menang. Apalagi di final dan jadi juara. Sudah kami siapkan
lebih besar, dan berlipat-lipat. Untuk angkanya ada lah,” ucap CEO PSM Munafri
Arifuddin. 
Namun tak mudah bagi PSM untuk bisa menyabet trofi Piala Indonesia. Apalagi
pada leg pertama di Jakara (21/7), mereka sudah tertinggal 0-1. Untuk
mengamankan gelar juara setidaknya mereka harus menang dengan margin dua gol.
Lebih bagus kalau tanpa kebobolan. 
”Kami sudah siap untuk dapatkan trofi dan sangat siap untuk pertandingan besok
(hari ini, Red). Dan saya rasa dengan bantuan suporter yang luar biasa kami
bisa menang,” ucap pelatih PSM Darije Kalezic. ” Saya akan instruksikan tim
saya untuk terus aktif selama 90 menit dengan organisasi yang baik,”
imbuhnya. 
PSM Juga mendapat tambahan amunisi setelah Wiljan Pluim dipastikan bisa turun
pada laga final nanti. Setidaknya meski tidak ada Marc Klok yang akumulasi,
masih ada Pluim yang dibantu Rizky Pellu dan M. Arfan di lini tengah. Asnawi
Mangkualam dan M. Rahmat yang sempat mengalami cedera juga siap
diturunkan. 
”Ini kesempatan bagi saya untuk memberikan piala pertama bagi PSM msetelag saya
tiga tahun bergabung dengan Makassar,” ucap Pluim. 
Disisi lain, justru Persija diprediksi tampil tanpa kekuatan penuh. Duet lini
tengah Maman Abdurahman dan Steven Paulle, diragukan turun lantaran masih dalam
pemulihan cedera. Sementara itu, kiper Shahar Ginanjar juga tak masuk dalam
rombongan. 
Namun pelatih Persija Julio Banuelos optimistis bisa meraih juara di markas
PSM. Pelatih asal Spanyol tersebut mengaku sudah paham dengan kekuatan dan
kelemahan PSM. ”Persiapan kami sangat di laga yang kami tunggu ini. Kami sudah
analisis kekuatan mereka. Mereka memiliki pelatih dan pemain yang bagus. Tetapi
kami siap berikan yang terbaik,” ucap Banuelos. (nia/jpg)

Baca Juga :  Raptors Ukir Sejarah, Tim Pertama dari Luar AS yang Juara NBA

Terpopuler

Artikel Terbaru