Persija Jakarta menjadi salah satu tim yang cukup agresif di bursa transfer paruh musim Super League musim ini. Mereka merekrut sejumlah pemain agar bisa mematahkan dominasi Persib dan meraih gelar juara liga.
Meski tidak merekrut pemain secara besar-besaran, namun Persija tampaknya lebih mencari pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim, antara lain untuk memperkuat kedalaman skuad.
Sejauh ini, Macan Kemayoran telah merekrut enam pemain baru. Tiga pemain merupakan legiun asing, dan tiga lainnya adalah pemain Indonesia. Ketiga pemain asing tersebut adalah Alaeddine Ajaraie, Paulo Ricardo, dan yang terbaru adalah Jean Mota.
Alaeddine yang berposisi sebagai penyerang bergabung dengan Persija dengan status pinjaman dari klub Liga India, NorthEast United, hingga akhir musim.
Baca Juga: Satset! Persija Jakarta Boyong Kiper Kelahiran AS Cyrus Margono di Malam Terakhir Bursa Transfer Paruh Musim
Musim lalu di Liga India, pemain asal Maroko itu sukses menyabet gelar top skor liga dengan koleksi 23 gol serta tujuh assist, hingga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik.
Pemain asing kedua yang didatangkan adalah Paulo Ricardo, bek tangguh asal Brasil. Ia didatangkan dari klub Finlandia, Kuopion Palloseura.
Di klub tersebut pada awal musim ini, ia sempat dua kali di kualifikasi UEFA Europa League dan empat pertandingan di UEFA Europa Conference League. Dengan pengalaman itu, maka ia diharapkan bisa memperkuat lini belakang Persija.
Paulo mengaku bahwa bermain untuk tim asal ibukota Indonesia itu akan menjadi tantangan baru karena ia sebelumnya belum pernah bermain di Tanah Air.
”Saya pikir bermain di Persija adalah tantangan baru. Negara yang berbeda, budaya yang berbeda, mungkin juga sepak bola yang berbeda, tetapi sedang berkembang pesat. Tantangan baru selalu menjadi hal yang baik,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi klub.
Lalu pemain asing ketiga sekaligus rekrutan paling baru adalah Jean Mota. Yang menarik adalah pemain asal Brasil ini pernah bermain untuk Inter Miami pada 2022-2024 yang berarti pernah satu tim dengan sang mega bintang Lionel Messi.
Dalam keterangannya, Mota mantap memilih Persija karena Macan Kemayoran merupakan klub besar yang sedang berjuang meraih gelar liga.
”Saya memilih Persija karena ini adalah klub besar, memiliki nama besar, dan klub yang sedang berjuang meraih gelar musim ini. Saya percaya bisa berkembang dalam karier saya di sini,” tegasnya.
Selain tiga pemain asing tersebut, manajemen juga mendatangkan tiga pemain asal Indonesia, yaitu Fajar Fathurrahman dari Borneo FC, Shayne Pattynama, dan Mauro Zijlstra.
Dari tiga pemain itu, tentu yang menjadi sorotan adalah dua pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang sebelumnya main di liga luar negeri, yaitu Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra.
Shayne didatangkan dari klub asal Liga Thailand, Buriram United. Selama di Negeri Gajah Putih setengah musim ini, ia sempat tampil enam kali di liga, satu kali di Thai FA Cup, serta tiga kali merasakan ketatnya laga AFC Champions League.
Sedangkan Mauro Zijlstra didatangkan dari klub asal Belanda, Volendam. Meski baru berusia 21 tahun, ia telah bermain bersama Timnas Indonesia dalam beberapa laga.
Total, Zijlstra telah mencatatkan tiga penampilan, yakni dalam dua laga uji coba internasional menghadapi Taiwan dan Lebanon, serta satu pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irak.
Selain mendatangkan para pemain baru, Macan Kemayoran juga melepas sejumlah pemainnya, antara lain Alwi Fadillah, Alfriyanto Nico, Figo Dennis, Jehan Pahlevi, Gustavo Franca, Hansamu Yama, Rio Fahmi, serta Alan Cardoso.(jpc)


