27.2 C
Jakarta
Wednesday, January 7, 2026

Gol Menit Akhir Firly Gagalkan Kemenangan Persib, Persik Kediri Tahan Imbang 1-1

PROKALTENG.CO – Persik Kediri menahan Persib Bandung 1-1 dalam lanjutan Super League di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Senin malam. Gol dramatis Muhamad Firly pada menit 90+5 memaksa Persib pulang tanpa poin penuh meski sempat unggul lebih dulu.

Persib Bandung membuka keunggulan lewat Saddil Ramdani pada menit ke-68. Namun keunggulan itu buyar di detik-detik akhir setelah Persik memaksimalkan keunggulan jumlah pemain dan menyamakan skor menjelang laga berakhir.

Sejak kick-off, kedua tim tampil terbuka. Persib lebih agresif dan beberapa kali mengancam gawang Persik, tetapi hingga turun minum skor masih kacamata.

Tempo pertandingan meningkat di babak kedua. Saddil Ramdani memecah kebuntuan usai menerima umpan Berguinho dan menaklukkan kiper Persik pada menit ke-68.

Baca Juga :  Nyaman Bersama Persib Bandung, Marc Klok Perpanjang Kontrak Hingga 2027

Situasi berubah ketika Saddil harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Winger Persib itu diganjar kartu kuning kedua pada menit ke-81 setelah melanggar Yusuf Meilana dari belakang.

Unggul jumlah pemain, Persik meningkatkan tekanan. Serangan demi serangan akhirnya berbuah gol penyeimbang lewat sepakan Muhamad Firly pada menit 90+5 yang membuat Stadion Brawijaya bergemuruh.

Hasil imbang ini menggagalkan ambisi Persib mencuri tiga poin dari kandang Persik. Persik Kediri kini berada di peringkat ke-11 klasemen dengan 19 poin, sementara Persib tetap di posisi ketiga dengan koleksi 35 poin.

Electronic money exchangers listing

Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres menilai satu poin dari laga ini patut diapresiasi.

“Satu poin melawan Persib Bandung adalah hasil yang baik. Kami sudah berusaha dan berjuang. Sebenarnya kami juga punya peluang menang, tapi satu poin tetap bukan hasil buruk,” ujarnya.

Baca Juga :  Pekan Terakhir Serie A 2019/20: Duo Milan Menang, Juventus Tumbang Lag

Ia menyebut Persib sebagai tim papan atas Super League dan berharap hasil ini menjadi modal positif jelang laga berikutnya melawan Arema Malang.

Di sisi lain, pelatih Persib Bojan Hodak mengaku tidak puas dengan hasil akhir. Ia juga menyampaikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit.

“Untuk pertama kalinya mungkin saya tidak bahagia. Saya kecewa dengan keputusan wasit. Itu saja, saya tidak ingin bicara lebih banyak,” kata Bojan. (ant)

PROKALTENG.CO – Persik Kediri menahan Persib Bandung 1-1 dalam lanjutan Super League di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Senin malam. Gol dramatis Muhamad Firly pada menit 90+5 memaksa Persib pulang tanpa poin penuh meski sempat unggul lebih dulu.

Persib Bandung membuka keunggulan lewat Saddil Ramdani pada menit ke-68. Namun keunggulan itu buyar di detik-detik akhir setelah Persik memaksimalkan keunggulan jumlah pemain dan menyamakan skor menjelang laga berakhir.

Sejak kick-off, kedua tim tampil terbuka. Persib lebih agresif dan beberapa kali mengancam gawang Persik, tetapi hingga turun minum skor masih kacamata.

Electronic money exchangers listing

Tempo pertandingan meningkat di babak kedua. Saddil Ramdani memecah kebuntuan usai menerima umpan Berguinho dan menaklukkan kiper Persik pada menit ke-68.

Baca Juga :  Nyaman Bersama Persib Bandung, Marc Klok Perpanjang Kontrak Hingga 2027

Situasi berubah ketika Saddil harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Winger Persib itu diganjar kartu kuning kedua pada menit ke-81 setelah melanggar Yusuf Meilana dari belakang.

Unggul jumlah pemain, Persik meningkatkan tekanan. Serangan demi serangan akhirnya berbuah gol penyeimbang lewat sepakan Muhamad Firly pada menit 90+5 yang membuat Stadion Brawijaya bergemuruh.

Hasil imbang ini menggagalkan ambisi Persib mencuri tiga poin dari kandang Persik. Persik Kediri kini berada di peringkat ke-11 klasemen dengan 19 poin, sementara Persib tetap di posisi ketiga dengan koleksi 35 poin.

Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres menilai satu poin dari laga ini patut diapresiasi.

“Satu poin melawan Persib Bandung adalah hasil yang baik. Kami sudah berusaha dan berjuang. Sebenarnya kami juga punya peluang menang, tapi satu poin tetap bukan hasil buruk,” ujarnya.

Baca Juga :  Pekan Terakhir Serie A 2019/20: Duo Milan Menang, Juventus Tumbang Lag

Ia menyebut Persib sebagai tim papan atas Super League dan berharap hasil ini menjadi modal positif jelang laga berikutnya melawan Arema Malang.

Di sisi lain, pelatih Persib Bojan Hodak mengaku tidak puas dengan hasil akhir. Ia juga menyampaikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit.

“Untuk pertama kalinya mungkin saya tidak bahagia. Saya kecewa dengan keputusan wasit. Itu saja, saya tidak ingin bicara lebih banyak,” kata Bojan. (ant)

Terpopuler

Artikel Terbaru