PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO- Tim sepakbola putri Kalteng secara mengejutkan takluk dengan tim sepakbola putri Bangka Belitung. Tampil pada pertandingan perdana babak penyisihan PON XX di Stadion Katalpal, Merauke, Selasa (5/10) pagi, tim Kalteng tunduk dengan skor akhir 3-0 tanpa balas. Sejatinya dalam pertandingan tersebut, berlangsung sangat menarik. Jual beli serangan terus terjadi sejak menit pertama. Pantauan siaran live di akun IG Kalteng Putri, terlihat jelas perjuangan anak asuh Coach Maralie itu tak pernah kendor.
Aliran bola dari kaki ke kaki berjalan sesuai dengan pola permainan yang diinstruksikan. Hanya saja, dewi fortuna memang belum berpihak kepada tim yang dimanajeri oleh Budiyantoro itu. Hingga pluit panjang dibunyikan wasit, tim sepakbola putri Kalteng yang dimotori oleh Adelita Veronika itu, betul-betul harus mengakui kehebatan tim sepakbola putri Bangka Belitung.
Sekjen Gerakan Sepakbola Wanita Indonesia (GWSI), Hatir Sata Tarigan yang hadir langsung di lokasi pertandingan saat dimintai tanggapan pasca pertandingan menuturkan bahwa, kekalahan tim sepakbola putri Kalteng, hanya lantaran kurangnya jam terbang dalam pertandingan. Bahkan dari sisi teknis, menurut salah satu tokoh olahraga sepakbola di Kalteng itu, bahwa permainan sebenarnya bisa imbang.
“Sebagai sekjen GSWI, saya melihat sepakbola wanita Indonesia sekarang sudah maju. Secara teknis tidak jauh kalah dengan permainan pria. Kekalahan Kalteng Putri ini hanya masalah jam terbang saja. Pengalaman bertanding Bangka Belitung lebih unggul dan sepertinya anak-anak Kalteng masih kurang percaya diri. Tapi enam besar di seluruh Indonesia, Kalteng sudah sungguh luar biasa,”ujar Hatir via pesan Whats App yang disampaikan kepada Prokalteng.co, Selasa (5/10).
Dari hasil pertandingan tersebut, dirinya juga mengutarakan permohonan maaf kepada masyarakat Kalteng. Itu disampaikannya melalui akun Facebook pribadinya. “Mohon maaf kepada masyarakat Kalteng, Tim sepakbola putri Kalteng gagal di pertandingan pertama, kalah dengan Babel 3:0…Mohon doanya pertandingan selanjutnya melawan DKI,” demikian tulisnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait hasil pertandingan tersebut, Pelatih Kepala Maralie belum sempat memberikan tanggapan sedikit pun. Diketahui Tim Kalteng masih memiliki peluang untuk terus melaju ke semi final pada pertandingan berikutnya. Namun anak-anak Kalteng harus mampu meladeni dan melumpuhkan kekuatan tim sepakbola putri DKI Jakarta yang sebelumnya telah mengalahkan tim sepakbola putri Bangka Belitung 1-0.
PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO- Tim sepakbola putri Kalteng secara mengejutkan takluk dengan tim sepakbola putri Bangka Belitung. Tampil pada pertandingan perdana babak penyisihan PON XX di Stadion Katalpal, Merauke, Selasa (5/10) pagi, tim Kalteng tunduk dengan skor akhir 3-0 tanpa balas. Sejatinya dalam pertandingan tersebut, berlangsung sangat menarik. Jual beli serangan terus terjadi sejak menit pertama. Pantauan siaran live di akun IG Kalteng Putri, terlihat jelas perjuangan anak asuh Coach Maralie itu tak pernah kendor.
Aliran bola dari kaki ke kaki berjalan sesuai dengan pola permainan yang diinstruksikan. Hanya saja, dewi fortuna memang belum berpihak kepada tim yang dimanajeri oleh Budiyantoro itu. Hingga pluit panjang dibunyikan wasit, tim sepakbola putri Kalteng yang dimotori oleh Adelita Veronika itu, betul-betul harus mengakui kehebatan tim sepakbola putri Bangka Belitung.
Sekjen Gerakan Sepakbola Wanita Indonesia (GWSI), Hatir Sata Tarigan yang hadir langsung di lokasi pertandingan saat dimintai tanggapan pasca pertandingan menuturkan bahwa, kekalahan tim sepakbola putri Kalteng, hanya lantaran kurangnya jam terbang dalam pertandingan. Bahkan dari sisi teknis, menurut salah satu tokoh olahraga sepakbola di Kalteng itu, bahwa permainan sebenarnya bisa imbang.
“Sebagai sekjen GSWI, saya melihat sepakbola wanita Indonesia sekarang sudah maju. Secara teknis tidak jauh kalah dengan permainan pria. Kekalahan Kalteng Putri ini hanya masalah jam terbang saja. Pengalaman bertanding Bangka Belitung lebih unggul dan sepertinya anak-anak Kalteng masih kurang percaya diri. Tapi enam besar di seluruh Indonesia, Kalteng sudah sungguh luar biasa,”ujar Hatir via pesan Whats App yang disampaikan kepada Prokalteng.co, Selasa (5/10).
Dari hasil pertandingan tersebut, dirinya juga mengutarakan permohonan maaf kepada masyarakat Kalteng. Itu disampaikannya melalui akun Facebook pribadinya. “Mohon maaf kepada masyarakat Kalteng, Tim sepakbola putri Kalteng gagal di pertandingan pertama, kalah dengan Babel 3:0…Mohon doanya pertandingan selanjutnya melawan DKI,” demikian tulisnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait hasil pertandingan tersebut, Pelatih Kepala Maralie belum sempat memberikan tanggapan sedikit pun. Diketahui Tim Kalteng masih memiliki peluang untuk terus melaju ke semi final pada pertandingan berikutnya. Namun anak-anak Kalteng harus mampu meladeni dan melumpuhkan kekuatan tim sepakbola putri DKI Jakarta yang sebelumnya telah mengalahkan tim sepakbola putri Bangka Belitung 1-0.