TIMNAS Jerman
harus puas bermain imbang melawan Spanyol dalam laga UEFA Nations League
2020/21 Grup A4 yang digelar di Mercedes-Benz Arena, Stuttgart, Jumat (4/9)
dini hari WIB. Kemenangan Jerman yang sudah di depan mata harus pupus setelah
Jose Luis Gaya mencetak gol di menit akhir laga. Die Mannschaft sebelumnya berhasil memecah kebuntuan pada
menit ke-51 lewat gol dari Timo Werner.
Meski gagal menang,
Ramos menilai hasil imbang ini merupakan torehan yang adil. Dia mengatakan
timnya telah menunjukkan semangat pantang menyerang di laga itu.
“Kemenangan (untuk
Jerman, red) tak akan adil dan kami telah berjuang hingga akhir. Tim telah
menunjukkan muka kami. Kami memiliki keyakinan dan rasa lapar untuk menang,â€
ujarnya kepada Marca.
“Kami puas (dengan
hasilnya), karena meraihnya dari posisi tertinggal. Ada beberapa hal yang harus
ditingkatkan, tapi itu normal. Secara fisik, kami tak dalam kondisi terbaik,â€
sambung Ramos.
Dalam pertandingan itu,
Kiper Spanyol De Gea tampil apik. Ada tujuh penyelamatan yang dilakukan. Bahkan,
Whoscored menobatkan penjaga gawang 29 tahun itu sebagai Man of the Match.
David de Gea mendapat nilai 7.9, paling tinggi dibanding pemain lain.
Whoscored tidak begitu
saja memberi gelar Man of the Match untuk David de Gea. Sepanjang laga, dia
membuat tujuh kali penyelamatan, lima di antaranya adalah peluang berbahaya
yang sangat mungkin menjadi gol.
Salah satu penyelamatan
apik David de Gea terjadi pada menit ke-18. Saat itu, Leroy Sane mendapatkan
peluang bagus. Dia menguasai bola dengan ruang yang terbuka di kotak penalti.
Sane pun melepas sepakan melengkung.
Namun, David de Gea
mampu membuat penyelamatan yang sangat penting. David de Gea ‘terbang’ untuk
menepis bola sepakan Sane. Gawang Spanyol pun aman dari kebobolan di babak
pertama. Pelatih Spanyol, Luis Enrique, mengaku senang dengan penampilan kiper
berusia 29 tahun itu.
Menurut Enrique, De Gea
acap kali menuai banyak cibiran ketika melakukan kesalahan, tetapi kali ini ia
layak dipuji mengingat performa apiknya.
“Ketika De Gea
membuat kesalahan, kami selalu mempermasalahkannya, jadi ketika dia bermain
apik seperti ini kami harus memujinya,” kata Enrique pasca-laga.
“Senang sekali melihatnya di halaman depan
media dengan mengatakan ‘Betapa hebatnya kiper kami!’ tetapi karena itu tidak
akan terjadi, saya yang akan mengatakannya,”ungkapnya.