Veda Ega Pratama bersiap menjalani debut di Balaton Park Circuit, Hungaria, dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah finis delapan besar di Moto3 Italia 2026. (Honda Team Asia)
Tantangan Besar di Balaton, Veda Ega Pratama Menatap Moto3 Hungaria 2026 Penuh Optimisme
Pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama, menatap Moto3 Hungaria 2026 dengan penuh optimisme meski harus menghadapi tantangan besar di Balaton Park Circuit, Hungaria. Balapan yang berlangsung Minggu (7/6/2026) pukul 16.00 WIB itu menjadi debut Veda di lintasan baru yang belum pernah digunakan dalam ajang Grand Prix sebelumnya, sehingga menuntut adaptasi cepat sejak sesi latihan pertama.
Akhir pekan ini menjadi momen penting bagi Veda untuk melanjutkan tren positif yang berhasil dibangunnya sepanjang musim.
Setelah mencatat hasil menjanjikan di Moto3 Italia dengan finis posisi kedelapan di Mugello, pembalap Honda Team Asia tersebut datang ke Hungaria dengan modal kepercayaan diri yang semakin meningkat.
Mengapa Balaton Park Jadi Tantangan Besar bagi Seluruh Pembalap?
Balaton Park Circuit menghadirkan tantangan unik karena seluruh pembalap MotoGP, Moto2, dan Moto3 belum memiliki pengalaman balapan di lintasan tersebut.
Kondisi ini membuat sesi latihan bebas menjadi sangat krusial untuk memahami karakter trek dan mencari setelan motor yang ideal.
Veda menyadari tidak ada pebalap yang memiliki keuntungan pengalaman di sirkuit ini. Karena itu, kemampuan beradaptasi sejak awal akhir pekan diperkirakan menjadi faktor penentu dalam perebutan posisi terdepan.
“Saya sangat antusias untuk balapan di Balaton Park untuk pertama kalinya. Ini akan menjadi trek yang benar-benar baru bagi semua orang, jadi sesi-sesi awal akan sangat penting untuk memahami layout lintasan dan menemukan feeling yang tepat dengan motor,” ujar Veda seperti dikutip dari keterangan resmi Honda Team Asia.
Keberhasilan memahami titik pengereman, racing line, hingga karakter tikungan dalam waktu singkat akan sangat menentukan hasil kualifikasi.
Kesalahan kecil pada sesi awal bisa membuat pembalap kehilangan banyak waktu saat memasuki sesi penentuan grid.
Modal Positif dari Mugello Jadi Suntikan Kepercayaan Diri
Veda datang ke Hungaria setelah mencatat hasil positif di Mugello. Finis di posisi kedelapan pada Moto3 Italia menjadi salah satu bukti perkembangan performanya sepanjang musim 2026.
Hasil tersebut juga memperkuat posisinya dalam persaingan papan atas klasemen Moto3.
Konsistensi meraih poin membuat peluangnya untuk terus mendekati para rival utama masih terbuka lebar menjelang seri kedelapan musim ini.
“Setelah Mugello, di mana kami meraih hasil positif lainnya, saya datang dengan kepercayaan diri dan motivasi yang baik,” lanjut Veda.
Kepercayaan diri menjadi modal penting ketika menghadapi trek baru.
Dalam kategori Moto3 yang terkenal sangat kompetitif, pembalap yang mampu menemukan ritme lebih cepat biasanya memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di kelompok depan.
Target Utama Veda: Terus Berkembang dan Tetap Kompetitif
Pembalap bernomor 9 itu menegaskan fokus utamanya bukan sekadar mengejar hasil instan. Veda ingin mempertahankan progres yang telah dibangun bersama tim sepanjang musim.
Menurutnya, perkembangan performa yang terjadi secara bertahap menjadi fondasi penting untuk meraih hasil lebih besar pada paruh kedua musim. Karena itu, pendekatan yang konsisten tetap menjadi prioritas utama.
“Tujuan kami adalah terus bekerja ke arah yang sama seperti balapan-balapan sebelumnya. Kami terus berkembang sedikit demi sedikit sepanjang musim ini, dan saya ingin terus belajar sambil tetap kompetitif sejak awal akhir pekan,” kata Veda.
Pendekatan tersebut menunjukkan kematangan pembalap asal Indonesia tersebut. Alih-alih menetapkan target yang terlalu tinggi, Veda memilih fokus pada proses pengembangan yang selama ini terbukti membawa hasil positif.
Adaptasi Cepat Jadi Kunci Raih Hasil Maksimal
Selain memahami karakter sirkuit, Veda menilai kemampuan beradaptasi dengan cepat akan menjadi faktor terpenting sepanjang akhir pekan.
Semakin cepat menemukan ritme balapan, semakin besar peluang untuk tampil kompetitif saat kualifikasi maupun balapan utama.
Moto3 dikenal memiliki persaingan yang sangat rapat. Selisih waktu antarpembalap sering kali hanya terpaut beberapa persepuluh detik, sehingga setiap sesi latihan memiliki arti yang sangat penting.
“Akan sangat penting untuk beradaptasi dengan cepat dan membangun pace yang kuat untuk kualifikasi dan balapan,” pungkasnya.
Jika mampu menemukan setelan motor yang tepat sejak Jumat, Veda berpeluang kembali bersaing memperebutkan posisi 10 besar bahkan menantang kelompok terdepan.
Balaton Park pun menjadi panggung baru bagi pembalap Indonesia itu untuk melanjutkan tren positifnya di Moto3 2026.(jpc)
Jadwal MotoGP Hungaria 2026
Jumat, 5 Juni 2026
14.00-14.35 WIB: FP1 Moto3
14.50-15.30 WIB: FP1 Moto2
15.45-16.30 WIB: FP1 MotoGP
18.15-18.50 WIB: Practice Moto3
19.05-19.45 WIB: Practice Moto2
20.00-21.00 WIB: Practice MotoGP
Sabtu, 6 Juni 2026
13.40-14.10 WIB: FP2 Moto3
14.25-14.55 WIB: FP2 Moto2
15.10-15.40 WIB: FP2 MotoGP
15.50-16.05 WIB: Q1 MotoGP
16.15-16.30 WIB: Q2 MotoGP
17.45-18.00 WIB: Q1 Moto3
18.10-18.55 WIB: Q2 Moto3
18.40-18.55 WIB: Q1 Moto2
19.05-19.20 WIB: Q2 Moto2
20.00 WIB: Sprint Race MotoGP
Minggu, 7 Juni 2026
16.00 WIB: Moto3 (20 lap)
17.15 WIB: Moto2 (22 lap)
19.00 WIB: MotoGP (26 lap)


