Persib Bandung harus menelan pil pahit di detik-detik akhir setelah bermain imbang 1-1 melawan Persik Kediri pada laga pekan ke-16 Super League di Stadion Brawijaya, Senin (5/1) malam.
Kemenangan yang sudah di depan mata sirna usai gol balasan Persik tercipta pada masa injury time.
Pangeran Biru sempat unggul lebih dulu melalui Saddil Ramdani pada menit ke-68. Namun, keunggulan itu buyar setelah Muhammad Firly mencetak gol penyeimbang di menit 90+6, memanfaatkan kemelut di depan gawang Teja Paku Alam.
Hasil ini membuat Persib mengoleksi 35 poin dan naik ke peringkat ketiga klasemen sementara, sejajar dengan Persija Jakarta di posisi kedua. Maung Bandung kini tertinggal dua poin dari Borneo FC yang masih kokoh di puncak.
Tampil tanpa sejumlah pemain inti seperti Marc Klok, Federico Barba, dan Eliano Reijnders, pelatih Bojan Hodak tetap menurunkan komposisi kompetitif. Teja Paku Alam dipercaya di bawah mistar, sementara lini depan diisi Andrew Jung yang didukung Thom Haye dan Beckham Putra Nugraha sebagai kapten tim.
Sejak awal laga, Persik mencoba menekan. Namun, peluang demi peluang mampu diredam lini pertahanan Persib. Maung Bandung perlahan keluar dari tekanan dan mulai mengancam lewat sepakan Thom Haye dan tusukan Beckham, meski belum berbuah gol.
Babak pertama berlangsung ketat. Kedua tim saling jual beli serangan, dengan kiper Persik, Leonardo Navacchio, dan Teja Paku Alam sama-sama tampil solid. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persib tampil lebih agresif. Namun, malapetaka datang ketika Andrew Jung mengalami cedera dan harus ditarik keluar. Masuknya Berguinho memberi warna baru di lini serang.
Perubahan krusial terjadi saat Saddil Ramdani masuk menggantikan Beckham yang cedera. Hanya lima menit berada di lapangan, Saddil langsung mencatatkan namanya di papan skor lewat sontekan tajam menyambut umpan silang Berguinho.
Situasi laga memanas setelah wasit sempat memberikan penalti untuk Persik. Namun, keputusan itu dibatalkan usai tinjauan VAR, membuat Persib sedikit bernapas lega.
Sayangnya, petaka datang kembali. Saddil harus menerima kartu kuning kedua setelah tekel dari belakang, memaksa Persib bermain dengan 10 pemain di sisa laga.
Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Persik terus menggempur pertahanan Maung Bandung. Teja Paku Alam tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menepis sundulan Pedro Matos.
Namun, di menit terakhir tambahan waktu, pertahanan Persib akhirnya runtuh. Bola muntah hasil tepisan Teja disambar Muhammad Firly dengan sundulan jarak dekat yang tak mampu dihalau. Skor berubah menjadi 1-1, sekaligus memupus harapan tiga poin Persib.
Tak lama berselang, wasit meniup peluit panjang. Persib harus puas membawa pulang satu poin dari laga yang penuh drama dan emosi tersebut.(jpc)


