30.7 C
Jakarta
Thursday, April 3, 2025

Hadirkan Penonton di Liga 2: Rencana Desember, Syaratnya Vaksin Kedua

PROKALTENG.CO-PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 2, tak menutup mata akan hadirnya penonton di setiap pertandingan. Termasuk kompetisi Liga 1. Namun, wacana tersebut harus seizin pemerintah, Polri, dan satgas Covid-19.

Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita mengaku sudah berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder. Termasuk merancang standar operasional prosedur (SOP) terkait boleh hadirnya penonton di tribun stadion.

“Ada lampu hijau dari kementerian terkait. Walaupun realisasinya belum bisa diaplikasikan sekarang. Perlu perencanaan matang dan menunggu izin dari semua pihak turun,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Solo (jaringan prokalteng.co), belum lama ini.

Sebelumnya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sudah memberi lampu hijau, agar pertandingan sepak bola dihadiri penonton. Gayung bersambut, PT LIB juga sudah merancang regulasinya. Mulai dari batasan kuota penonton hingga SOP prokesnya.

Baca Juga :  BRASIL MENGGANAS

“Kalau September atau Oktober, sepertinya belum bisa. Rencananya paling cepat akhir tahun (Desember, Red). Semoga bisa terealisasi dan mulai diterapkan. Tapi syarat mutlaknya, yang boleh masuk stadion hanya yang sudah vaksin dua kali,” paparnya.

Lalu, bagaimana upaya PT LIB menyiasati kerumunan massa? Mengingat, selama ini suporter dikenal selalu berkerumun. Lukita menegaskan, bakal terjunkan petugas pengawas prokes.

“Kan tiap bangku stadion ada nomornya. Mereka yang bisa masuk, harus duduk di bangku yang sudah ditentukan. Tidak boleh pindah-pindah. Nanti juga ada penerapan jaga jarak dan diawasi petugas,” bebernya.

Sementara itu, Persis Solo sangat antusias menyambut wacana tersebut. Karena hadirnya penonton bisa menyuntik motivasi pemain di lapangan.

Baca Juga :  Shin Tae Yong Pilih Meninggalkan Indonesia

“Serasa ada yang kurang. Stadion Manahan semegah ini, tapi suasananya hening. Harapan kami sebagai pemain, semoga ke depannya bisa dihadiri suporter,” harap kapten Persis Solo Eky Taufik.

Sementara itu, DPP Pasoepati terus memberi motivasi kepada Laksar Sambernyawa (julukan Persis Solo), kendati hanya lewat doa dari rumah. “Ingat, Persis main di rumah sendiri. Bermainlah dengan rasa bangga, demi lambang Persis di dada,” tegas Presiden DPP Pasoepati Maryadi “Gondrong” Suryadharma.

Sebagai ganti, Pasoepati memajang bendera di tiap sudut Stadion Manahan. Termasuk mengibarkan bendera di rumah masing-masing anggota.

“Kami mohon maaf, beberapa bendera titipan suporter tidak bisa dibentangkan, karena keterbatasan space. Tapi, ini bukti suporter selalu mendukung Persis Solo,” ujarnya. 

PROKALTENG.CO-PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 2, tak menutup mata akan hadirnya penonton di setiap pertandingan. Termasuk kompetisi Liga 1. Namun, wacana tersebut harus seizin pemerintah, Polri, dan satgas Covid-19.

Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita mengaku sudah berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder. Termasuk merancang standar operasional prosedur (SOP) terkait boleh hadirnya penonton di tribun stadion.

“Ada lampu hijau dari kementerian terkait. Walaupun realisasinya belum bisa diaplikasikan sekarang. Perlu perencanaan matang dan menunggu izin dari semua pihak turun,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Solo (jaringan prokalteng.co), belum lama ini.

Sebelumnya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sudah memberi lampu hijau, agar pertandingan sepak bola dihadiri penonton. Gayung bersambut, PT LIB juga sudah merancang regulasinya. Mulai dari batasan kuota penonton hingga SOP prokesnya.

Baca Juga :  BRASIL MENGGANAS

“Kalau September atau Oktober, sepertinya belum bisa. Rencananya paling cepat akhir tahun (Desember, Red). Semoga bisa terealisasi dan mulai diterapkan. Tapi syarat mutlaknya, yang boleh masuk stadion hanya yang sudah vaksin dua kali,” paparnya.

Lalu, bagaimana upaya PT LIB menyiasati kerumunan massa? Mengingat, selama ini suporter dikenal selalu berkerumun. Lukita menegaskan, bakal terjunkan petugas pengawas prokes.

“Kan tiap bangku stadion ada nomornya. Mereka yang bisa masuk, harus duduk di bangku yang sudah ditentukan. Tidak boleh pindah-pindah. Nanti juga ada penerapan jaga jarak dan diawasi petugas,” bebernya.

Sementara itu, Persis Solo sangat antusias menyambut wacana tersebut. Karena hadirnya penonton bisa menyuntik motivasi pemain di lapangan.

Baca Juga :  Shin Tae Yong Pilih Meninggalkan Indonesia

“Serasa ada yang kurang. Stadion Manahan semegah ini, tapi suasananya hening. Harapan kami sebagai pemain, semoga ke depannya bisa dihadiri suporter,” harap kapten Persis Solo Eky Taufik.

Sementara itu, DPP Pasoepati terus memberi motivasi kepada Laksar Sambernyawa (julukan Persis Solo), kendati hanya lewat doa dari rumah. “Ingat, Persis main di rumah sendiri. Bermainlah dengan rasa bangga, demi lambang Persis di dada,” tegas Presiden DPP Pasoepati Maryadi “Gondrong” Suryadharma.

Sebagai ganti, Pasoepati memajang bendera di tiap sudut Stadion Manahan. Termasuk mengibarkan bendera di rumah masing-masing anggota.

“Kami mohon maaf, beberapa bendera titipan suporter tidak bisa dibentangkan, karena keterbatasan space. Tapi, ini bukti suporter selalu mendukung Persis Solo,” ujarnya. 

Terpopuler

Artikel Terbaru