28.7 C
Jakarta
Sunday, April 14, 2024

One Prix Putaran II Sabaru:

Kiprah Pembalap Cilik Banjarmasin Juarai Pocket Bike 50 CC

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO– Ajang kejuaran nasional (kejurnas) One Prix Putaran II di Sirkuit Sabaru Kota Palangkaraya, diramaikan dengan kategori Pocket Bike 50 CC untuk anak usia maksimal 10 tahun. Sedikitnya, ada 11 pembalap cilik yang turun di hari kedua perlombaan balap motor bergengsi tersebut, Minggu (4/6/2023).

Meski terhitung masih di bawah umur, mereka bersaing ketat memacu kuda besinya dengan kecepatan dan skill di lintasan balap. Tiga nama pembalap cilik berhasil mencapai garis finish tercepat setelah melalui tiga lap balapan. Mereka yakni Fawwaz Al Faizi dari tim ARS Lenka Omeghan Jaya Banjarmasin, disusul Nizar Pratama dan Fairel dari timĀ  Asima GP Star (Samarinda).

Baca Juga :  PSSI Putuskan Liga 1 2021 Tetap Memakai Skema Degradasi

Akmal Riadi, selaku orang tua dari Fawwaz Al Faizi, mengatakan bahwa putranya baru pertama kali turun di Sirkuit Sabaru Palangkaraya ini. Dia menuturkan keberhasilan putranya meraih posisi pertama dalam perlombaan balap motor ini, berkat ketekunan latihan dan belajar dari pengalaman balapan sebelumnya.

“Ini pertama kali Fawwaz balap di sirkuit ini. Untungnya dia bisa beradaptasi dengan baik. Kita sudah punya data dari balapan sirkuit sebelumnya, yaitu di Sirkuit Marido. Sehingga lebih gampang untuk menyetel motornya,”ucap Akmal Riadi saat dibincangi Prokalteng.co, Minggu (4/6/2023).

“Fawwaz ini, ikut balapan kurang lebih satu tahun. Di Sirkuit Sabaru ini dia juara I kelas Pocket Bike 50 CC. Kami sebagai orang tua selalu mendukungnya,”imbuhnya.

Baca Juga :  Pahabol Buka Keunggulan Kalteng Putra di Menit ke-5

Melihat jalannya perlombaan, Fawwaz yang membela tim ARS Lenka Omeghan Jaya itu cukup dominan sejak start sampai dengan race final. Terbukti, Fawwaz langsung melejit meninggalkan lawan cukup jauh.

Di sisi lain, tim Asima GP Star yang menurunkan dua pembalapnya, Nizar Pratama dan Fairel hanya mampu di urutan dua dan tiga.

“Senang banget. Pertama kali balapan di sirkuit yang panjang ini, bisa membawa pulang juara. Kendala di lapangan gak ada. Teknisi kami yang menyetel motornya agar tetap prima,”ujar Fairel yang kini duduk di bangku kelas III SD. (rin/hnd)






Reporter: Marini

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO– Ajang kejuaran nasional (kejurnas) One Prix Putaran II di Sirkuit Sabaru Kota Palangkaraya, diramaikan dengan kategori Pocket Bike 50 CC untuk anak usia maksimal 10 tahun. Sedikitnya, ada 11 pembalap cilik yang turun di hari kedua perlombaan balap motor bergengsi tersebut, Minggu (4/6/2023).

Meski terhitung masih di bawah umur, mereka bersaing ketat memacu kuda besinya dengan kecepatan dan skill di lintasan balap. Tiga nama pembalap cilik berhasil mencapai garis finish tercepat setelah melalui tiga lap balapan. Mereka yakni Fawwaz Al Faizi dari tim ARS Lenka Omeghan Jaya Banjarmasin, disusul Nizar Pratama dan Fairel dari timĀ  Asima GP Star (Samarinda).

Baca Juga :  PSSI Putuskan Liga 1 2021 Tetap Memakai Skema Degradasi

Akmal Riadi, selaku orang tua dari Fawwaz Al Faizi, mengatakan bahwa putranya baru pertama kali turun di Sirkuit Sabaru Palangkaraya ini. Dia menuturkan keberhasilan putranya meraih posisi pertama dalam perlombaan balap motor ini, berkat ketekunan latihan dan belajar dari pengalaman balapan sebelumnya.

“Ini pertama kali Fawwaz balap di sirkuit ini. Untungnya dia bisa beradaptasi dengan baik. Kita sudah punya data dari balapan sirkuit sebelumnya, yaitu di Sirkuit Marido. Sehingga lebih gampang untuk menyetel motornya,”ucap Akmal Riadi saat dibincangi Prokalteng.co, Minggu (4/6/2023).

“Fawwaz ini, ikut balapan kurang lebih satu tahun. Di Sirkuit Sabaru ini dia juara I kelas Pocket Bike 50 CC. Kami sebagai orang tua selalu mendukungnya,”imbuhnya.

Baca Juga :  Pahabol Buka Keunggulan Kalteng Putra di Menit ke-5

Melihat jalannya perlombaan, Fawwaz yang membela tim ARS Lenka Omeghan Jaya itu cukup dominan sejak start sampai dengan race final. Terbukti, Fawwaz langsung melejit meninggalkan lawan cukup jauh.

Di sisi lain, tim Asima GP Star yang menurunkan dua pembalapnya, Nizar Pratama dan Fairel hanya mampu di urutan dua dan tiga.

“Senang banget. Pertama kali balapan di sirkuit yang panjang ini, bisa membawa pulang juara. Kendala di lapangan gak ada. Teknisi kami yang menyetel motornya agar tetap prima,”ujar Fairel yang kini duduk di bangku kelas III SD. (rin/hnd)






Reporter: Marini

Terpopuler

Artikel Terbaru