29.1 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Krisis Covid-19 Berpotensi Memengaruhi Piala Dunia 2022

ANGGOTA komite eksekutif badan
sepak bola Eropa UEFA Lars-Christer Olsson mengatakan, krisis COVID-19
bisa merusak kalender sepak bola internasional selama dua sampai tiga tahun dan
berpotensi memengaruhi 
Piala Dunia 2022 di Qatar.

Virus corona baru yang sudah menginfeksi
sekitar 3,13 juta manusia dan sudah merenggut 218.000 nyawa manusia di seluruh
dunia itu telah membuat kacau balau jadwal sepak bola sampai kemudian memaksa
Euro 2020 dimundurkan ke 2021 dan liga-liga nasional serta kontinental
dihentikan sementara.

Piala Dunia Qatar akan diadakan dari 21
November sampai 18 Desember 2022 dan Olsson menyatakan, skenarionya masih wait
and see, apakah turnamen empat tahunan itu juga terdampak krisis virus corona.

Baca Juga :  Bayu Pradana Dapat Kontrak Baru 3 Tahun di Barito Putera

Ketika ditanya lewat sebuah webinar Soccerex
mengenai seberapa lama dia menganggap kalender internasional bisa terdampak,
Olsson berkata mungkin dua atau tiga tahun saya kira.

“Seandainya virus itu berkembang dalam
cara yang jauh lebih serius seperti untuk saat ini, maka sudah pasti menjadi
masalah untuk kalender internasional,” katanya.

“Namun saya kira kita harus wait and see
bagaimana hal itu akan berdampak kepada bisnis sepak bola,” imbuh Olsson.

Pria yang juga presiden liga Eropa mengatakan
bahwa UEFA berencana menuntaskan Liga Champions dan Liga Europa Agustus nanti.

“Jika hal itu mungkin, maka saya kira itu
akan baik-baik saja karena itu juga akan berarti kita bisa melindungi
integritas fase terakhir dari musim sepak bola internasional saat ini,”
sambung dia.

Baca Juga :  Hanya Persebaya yang Mampu Raih Poin Sempurna

Dia mengatakan harus membuat keputusan paling
cepat akhir Mei karena jika tidak maka kompetisi harus dipadatkan dan juga demi
kelolosan klub-klub ke musim baru.

ANGGOTA komite eksekutif badan
sepak bola Eropa UEFA Lars-Christer Olsson mengatakan, krisis COVID-19
bisa merusak kalender sepak bola internasional selama dua sampai tiga tahun dan
berpotensi memengaruhi 
Piala Dunia 2022 di Qatar.

Virus corona baru yang sudah menginfeksi
sekitar 3,13 juta manusia dan sudah merenggut 218.000 nyawa manusia di seluruh
dunia itu telah membuat kacau balau jadwal sepak bola sampai kemudian memaksa
Euro 2020 dimundurkan ke 2021 dan liga-liga nasional serta kontinental
dihentikan sementara.

Piala Dunia Qatar akan diadakan dari 21
November sampai 18 Desember 2022 dan Olsson menyatakan, skenarionya masih wait
and see, apakah turnamen empat tahunan itu juga terdampak krisis virus corona.

Baca Juga :  Bayu Pradana Dapat Kontrak Baru 3 Tahun di Barito Putera

Ketika ditanya lewat sebuah webinar Soccerex
mengenai seberapa lama dia menganggap kalender internasional bisa terdampak,
Olsson berkata mungkin dua atau tiga tahun saya kira.

“Seandainya virus itu berkembang dalam
cara yang jauh lebih serius seperti untuk saat ini, maka sudah pasti menjadi
masalah untuk kalender internasional,” katanya.

“Namun saya kira kita harus wait and see
bagaimana hal itu akan berdampak kepada bisnis sepak bola,” imbuh Olsson.

Pria yang juga presiden liga Eropa mengatakan
bahwa UEFA berencana menuntaskan Liga Champions dan Liga Europa Agustus nanti.

“Jika hal itu mungkin, maka saya kira itu
akan baik-baik saja karena itu juga akan berarti kita bisa melindungi
integritas fase terakhir dari musim sepak bola internasional saat ini,”
sambung dia.

Baca Juga :  Hanya Persebaya yang Mampu Raih Poin Sempurna

Dia mengatakan harus membuat keputusan paling
cepat akhir Mei karena jika tidak maka kompetisi harus dipadatkan dan juga demi
kelolosan klub-klub ke musim baru.

Terpopuler

Artikel Terbaru