28.2 C
Jakarta
Monday, April 22, 2024

Pelanggaran Doping, Pogba Dilarang Main Sepak Bola 4 Tahun

GELANDANG timnas Prancis dan Juventus, Paul Pogba, dijatuhi hukuman larangan bermain sepak bola selama empat tahun akibat pelanggaran doping pada awal musim ini. Kabar tersebut dilaporkan Sky Sport Italia dan La Repubblica yang menyebutkan, permintaan jaksa olahraga untuk hukuman empat tahun kepada Paul Pogba telah disetujui pengadilan.

“Keputusan ini dikonfirmasi oleh sumber yang dekat dengan Pogba,” bunyi laporan Lorenzo Fontani, jurnalis Sky Sport Italia.

Hukuman kepada Pogba sebelumnya ditangguhkan oleh Pengadilan Anti-doping Nasional Italia (NADO Italia) pada September 2023, setelah hasil tes menunjukkan adanya kadar yang dilarang pada tubuh gelandang 30 tahun tersebut.

Tes itu dilakukan setelah kemenangan 3-0 Juventus pada pertandingan pembuka Serie A melawan Udinese pada 20 Agustus. Hasil tes mendeteksi adanya testosteron, hormon yang meningkatkan daya tahan atlet. Padahal pada pertandingan tersebut, Pogba tidak dimainkan dan hanya menjadi cadangan.

Baca Juga :  Dibantai Villareal di Kandang, Juventus Tersingkir dari Liga Champions

Uji doping positif Pogba juga dikonfirmasi dalam analisis ulang pada sampel kedua yang diambil pada Oktober 2023.

Dalam hasil tes kedua itu telah dijelaskan bahwa Paul Pogba telah mengonsumsi suplemen atau obat yang mengandung Dehydroepiandrosterone (DHEA), salah satu suplemen dalam daftar obat-obatan yang dilarang oleh Badan Anti-doping Dunia (WADA).

Hingga tadi malam, Juventus tidak memberikan komentar, tetapi sumber mengonfirmasi bahwa klub telah diberitahu tentang keputusan larangan empat tahun dan akan menilai langkah selanjutnya.

“Akan tetapi Paul Pogba akan mengajukan banding terhadap keputusan tersebut melalui Pengadilan Arbitrasi Olahraga di Lausanne,” masih laporan Lorenzo Fontani.

Upaya tersebut diharapkan bisa meringankan atau membebaskan Pogba dari segala hukuman. Fontani juga mengulas bahwa upaya tersebut pernah dilakukan bek Atalanta, Jose Luis Palomino, yang berhasil memenangi banding di Pengadilan Arbitrase Olahraga setelah larangan doping pada 2022. Ketika itu, Palomino berhasil membuktikan bahwa ia secara tidak sengaja mengonsumsi zat terlarang yang mengandung doping.(tom2/k15)

Baca Juga :  Pandemi Corona Menguntungkan Barcelona

GELANDANG timnas Prancis dan Juventus, Paul Pogba, dijatuhi hukuman larangan bermain sepak bola selama empat tahun akibat pelanggaran doping pada awal musim ini. Kabar tersebut dilaporkan Sky Sport Italia dan La Repubblica yang menyebutkan, permintaan jaksa olahraga untuk hukuman empat tahun kepada Paul Pogba telah disetujui pengadilan.

“Keputusan ini dikonfirmasi oleh sumber yang dekat dengan Pogba,” bunyi laporan Lorenzo Fontani, jurnalis Sky Sport Italia.

Hukuman kepada Pogba sebelumnya ditangguhkan oleh Pengadilan Anti-doping Nasional Italia (NADO Italia) pada September 2023, setelah hasil tes menunjukkan adanya kadar yang dilarang pada tubuh gelandang 30 tahun tersebut.

Tes itu dilakukan setelah kemenangan 3-0 Juventus pada pertandingan pembuka Serie A melawan Udinese pada 20 Agustus. Hasil tes mendeteksi adanya testosteron, hormon yang meningkatkan daya tahan atlet. Padahal pada pertandingan tersebut, Pogba tidak dimainkan dan hanya menjadi cadangan.

Baca Juga :  Dibantai Villareal di Kandang, Juventus Tersingkir dari Liga Champions

Uji doping positif Pogba juga dikonfirmasi dalam analisis ulang pada sampel kedua yang diambil pada Oktober 2023.

Dalam hasil tes kedua itu telah dijelaskan bahwa Paul Pogba telah mengonsumsi suplemen atau obat yang mengandung Dehydroepiandrosterone (DHEA), salah satu suplemen dalam daftar obat-obatan yang dilarang oleh Badan Anti-doping Dunia (WADA).

Hingga tadi malam, Juventus tidak memberikan komentar, tetapi sumber mengonfirmasi bahwa klub telah diberitahu tentang keputusan larangan empat tahun dan akan menilai langkah selanjutnya.

“Akan tetapi Paul Pogba akan mengajukan banding terhadap keputusan tersebut melalui Pengadilan Arbitrasi Olahraga di Lausanne,” masih laporan Lorenzo Fontani.

Upaya tersebut diharapkan bisa meringankan atau membebaskan Pogba dari segala hukuman. Fontani juga mengulas bahwa upaya tersebut pernah dilakukan bek Atalanta, Jose Luis Palomino, yang berhasil memenangi banding di Pengadilan Arbitrase Olahraga setelah larangan doping pada 2022. Ketika itu, Palomino berhasil membuktikan bahwa ia secara tidak sengaja mengonsumsi zat terlarang yang mengandung doping.(tom2/k15)

Baca Juga :  Pandemi Corona Menguntungkan Barcelona

Terpopuler

Artikel Terbaru