25.6 C
Jakarta
Thursday, June 13, 2024
spot_img

Optimistis Aston Martin Bawa Pembaruan

Pembalap Fernando Alonso memastikan tim balapnya, Aston Martin, akan membawa sejumlah pembaruan pada mobil untuk menghadapi Grand Prix Qatar yang bergulir di Sirkuit Internasional Lusail, 6-8 Oktober.

Dikutip dari laman resmi Formula 1, Selasa (26/9), pembaruan tersebut merupakan upaya tim untuk mempersempit jarak mereka di klasemen konstruktor dengan Mercedes dan Ferrari.

“Semua orang bekerja keras di pabrikan untuk menghadirkan beberapa suku cadang baru sebelum akhir musim, jadi mari kita lihat apa yang bisa kami bawa nanti (di GP Qatar),” kata Alonso.

Adapun Aston Martin memulai tahun ini sebagai rival terdekat Red Bull, tetapi secara bertahap diambil alih oleh Mercedes dan Ferrari.

Mercedes dan Ferrari sekarang unggul di atas Aston Martin dengan masing-masing 84 poin dan 64 poin.

Baca Juga :  Enam Atlet Catur Kalteng Dapat Gelar Master

Sementara itu, McLaren yang menunjukkan tren positif di paruh kedua musim juga menjadi pesaing bagi tim tersebut pada musim ini. Terlebih, kedua pembalapnya, yakni Lando Norris dan Oscar Piastri, berhasil naik podium di GP Jepang di Sirkuit Suzuka akhir pekan lalu. Sementara Alonso finis di P8.

“Saya pikir pada balapan kali ini, kami mendapatkan hasil lebih dari yang terlihat. Saya pikir saya bisa mendapatkan P6 dan P7. Yang jelas, McLaren sedikit terlalu jauh ke depan saat ini,” kata juara dunia F1 dua kali itu.

Pembalap asal Spanyol itu menambahkan, hal yang menghambatnya untuk bisa masuk ke tujuh besar GP Jepang adalah kesalahan dalam menentukan strategi balapan.

Baca Juga :  Pengamat: Erick Thohir Tahu Persis Menata Sepakbola yang Profesional

“Saya pikir kami tidak mengoptimalkan strategi, mungkin kami berhenti terlalu cepat di awal, terlalu dini – mungkin itu sedikit mengganggu hasil akhir. Tapi, kami cepat dan kecepatannya sedikit lebih baik dari yang diharapkan, jadi saya bersenang-senang di dalam mobil,” ujar Alonso.

Bernasib terbalik, rekan satu timnya yaitu Lance Stroll tidak mampu melanjutkan balapan (DNF) setelah mengalami masalah teknis di bagian sayap belakang mobil.

“Balapan saya diakhiri dengan kegagalan sayap belakang. Ini cukup mengecewakan karena saya memulai dengan baik, menempati lima posisi pada lap pembuka. Kami akan menyelidiki apa yang terjadi dan pergi lagi dalam beberapa minggu ke Qatar,” kata Stroll.(jpc/ind)

Pembalap Fernando Alonso memastikan tim balapnya, Aston Martin, akan membawa sejumlah pembaruan pada mobil untuk menghadapi Grand Prix Qatar yang bergulir di Sirkuit Internasional Lusail, 6-8 Oktober.

Dikutip dari laman resmi Formula 1, Selasa (26/9), pembaruan tersebut merupakan upaya tim untuk mempersempit jarak mereka di klasemen konstruktor dengan Mercedes dan Ferrari.

“Semua orang bekerja keras di pabrikan untuk menghadirkan beberapa suku cadang baru sebelum akhir musim, jadi mari kita lihat apa yang bisa kami bawa nanti (di GP Qatar),” kata Alonso.

Adapun Aston Martin memulai tahun ini sebagai rival terdekat Red Bull, tetapi secara bertahap diambil alih oleh Mercedes dan Ferrari.

Mercedes dan Ferrari sekarang unggul di atas Aston Martin dengan masing-masing 84 poin dan 64 poin.

Baca Juga :  Enam Atlet Catur Kalteng Dapat Gelar Master

Sementara itu, McLaren yang menunjukkan tren positif di paruh kedua musim juga menjadi pesaing bagi tim tersebut pada musim ini. Terlebih, kedua pembalapnya, yakni Lando Norris dan Oscar Piastri, berhasil naik podium di GP Jepang di Sirkuit Suzuka akhir pekan lalu. Sementara Alonso finis di P8.

“Saya pikir pada balapan kali ini, kami mendapatkan hasil lebih dari yang terlihat. Saya pikir saya bisa mendapatkan P6 dan P7. Yang jelas, McLaren sedikit terlalu jauh ke depan saat ini,” kata juara dunia F1 dua kali itu.

Pembalap asal Spanyol itu menambahkan, hal yang menghambatnya untuk bisa masuk ke tujuh besar GP Jepang adalah kesalahan dalam menentukan strategi balapan.

Baca Juga :  Pengamat: Erick Thohir Tahu Persis Menata Sepakbola yang Profesional

“Saya pikir kami tidak mengoptimalkan strategi, mungkin kami berhenti terlalu cepat di awal, terlalu dini – mungkin itu sedikit mengganggu hasil akhir. Tapi, kami cepat dan kecepatannya sedikit lebih baik dari yang diharapkan, jadi saya bersenang-senang di dalam mobil,” ujar Alonso.

Bernasib terbalik, rekan satu timnya yaitu Lance Stroll tidak mampu melanjutkan balapan (DNF) setelah mengalami masalah teknis di bagian sayap belakang mobil.

“Balapan saya diakhiri dengan kegagalan sayap belakang. Ini cukup mengecewakan karena saya memulai dengan baik, menempati lima posisi pada lap pembuka. Kami akan menyelidiki apa yang terjadi dan pergi lagi dalam beberapa minggu ke Qatar,” kata Stroll.(jpc/ind)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru