‎Setahun lebih sudah Gubernur DKI Jakarta Anies
Baswedan tak ada pendampingnya setelah ditinggal Sandiaga Uno memutuskan maju
di Pilpres 2019. Sampai saat ini masih dilakukan proses pemilihan Wakil
Gubernur DKI Jakarta.
Wakil Ketua Umum
Partai Gerindra, Arief ‎Poyuono mengusulkan supaya Wakil Gubernur DKI Jakarta
yang mendampingi Anies Baswedan sebaiknya dari tokoh pensiunan militer atau
polisi. “Karena ini penting untuk menciptakan ketertiban dan kedisplinan kota
Jakarta,†ujar Arief kepada JawaPos.com, Rabu (28/8).
Menurut Arief, jika
mantan militer dan polisi menjadi pendamping Anies Baswedan dia meyakini
masyarakat akan menyabut positif. Bahkan dia mengklaim tidak akan ada yang
melakukan penolakan. “Saya rasa masyarakat Jakarta akan banyak yang menerima
nantinya,†katanya.
Arief berujar, sosok
mantan Deputi Badan SAR Nasional (Basarnas) Mayjen TNI Tatang Zaenudin dan
mantan Kapolda Metro Komjen Pol Moch Iriawan yang saat ini menjabat sekjen
Lemhanas, sangat ‎pas untuk di dorong sebagai Wakil Gubernur Jakarta mendampingi
Anies Baswedan. “Pengalaman mereka dalam manajemen birokrasi pemerintahan sudah
tidak diragukan lagi,†ungkapnya.
Arief menuturkan,
Tatang Zaenudin namanya sangat populer ketika bertugas di Basarnas. Karena dia
memimpin langsung pencarian jatuhnya pesawat Air Asia yang beberapa tahun lalu.
Sehingga namanya cukup menoreh tinta emas.
Kemudian, Komjen Pol
Moch Iriawan juga punya segudang pengalaman baik jadi Plt Gubernur Jawa Barat
maupun berhasil mengamankan jalannya pilkada DKI Jakarta tahun 2017. Sehingga
usulnya ini perlu diakomonir untuk bisa dilaksanakan. “Jadi kedua tokoh ini
Akan Saya ajukan ke DPP Gerindra untuk bisa di dorong sebagai calon Wagub DKI
Jakarta,†pungkasnya. (jpg)