30.2 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

Hadapi Pilgub Kalteng, Demokrat Mulai Membuka ”Kran” Koalisi

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Tengah (Kalteng) tak menutup kemungkinan akan membuka ”kran” untuk berkoalisi dengan partai lainnya dalam menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalteng 2024.

Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Kalteng Rahmadi G Lentam mengakui secara internal partai, pihaknya berharap dari kader partai sendiri yang bakal diusung dengan catatan memenuhi kuota untuk maju.

Diketahui, Ketua DPD Partai Demokrat Kalteng Nadalsyah telah diusung Demokrat untuk maju pada Pilgub Kalteng 2024 mendatang. Sedangkan perolehan kursi DPRD Kalteng 2024, Demokrat telah mendapatkan enam kursi.

”Kita juga tidak menutup kemungkinan untuk berkoalisi, dengan rekan-rekan dari partai lain yang juga memiliki platform dan arah kebijakan yang paling tidak hampir sama dengan demokrat,” ujar Rahmadi didampingi Sekretaris DPD Partai Demokrat Junaidi dan jajaran lainnya usai acara buka puasa bersama di salah satu kafe di Palangkaraya, Selasa (19/3).

Baca Juga :  Milenial di Kalteng Bentuk MFAR, Dukung Razak Maju Pilgub Kalteng 2024

Dia mengaku yakin, bahwa Nadalsyah berpotensial maju pada Pilgub Kalteng ini, bukan hanya keinginan dari partai saja. Akan tetapi, lebih dari itu bahwa pihaknya sudah menyerap aspirasi di beberapa daerah, khususnya 13 kabupaten dan satu kota di Kalteng yang mengharapkan adanya figur baru.

”Harapan kami Demokrat jika ketua kami Nadalsyah bisa mendapatkan simpati dari rakyat, kami akan sangat berterimakasih,” jelasnya.

Sementara menanggapi isu yang beredar soal Koyem (sapaan akrab Nadalsyah,red) yang dicalonkan untuk menjadi Wakil Gubernur, Rahmadi tidak mempermasalahkan isu tersebut.

”Ya silakan, namanya isu.  Jadi wakil pun alhamdulillah ada tawaran itu. Tapi Partai Demokrat sendiri tetap berharap mengusung beliau untuk maju menjadi Gubernur Kalteng mendatang,” imbuhnya.

Baca Juga :  Demokrat Kalteng secara Tegas Nyatakan Condong ke Bacapres PDI-P

Terkait koalisi di Pilkada Gubernur Kalteng mendatang, dia mengaku tidak menutup kemungkinan beberapa partai yang koalisi di tingkat Pilpres tempo lalu, bisa kembali terjadi di tingkat Pilkada nanti.

”Secara personal ada. Namanya bargaining politik ya wajar-wajar saja. Jadi kita tidak melihat partai mana nantinya yang akan menjadi rekan koalisi. Intinya kehadiran Koyem kalau menjadi gubernur, berharap untuk bisa lebih memajukan Kalteng sederajat, setara, berkeadilan dan karya nyatanya harus jelas terlihat. Itu yang menjadi harapan demi kesejahteraan untuk semua, bukan hanya untuk sekelompok orang tertentu,” tegasnya.(hfz/hnd)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Tengah (Kalteng) tak menutup kemungkinan akan membuka ”kran” untuk berkoalisi dengan partai lainnya dalam menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalteng 2024.

Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Kalteng Rahmadi G Lentam mengakui secara internal partai, pihaknya berharap dari kader partai sendiri yang bakal diusung dengan catatan memenuhi kuota untuk maju.

Diketahui, Ketua DPD Partai Demokrat Kalteng Nadalsyah telah diusung Demokrat untuk maju pada Pilgub Kalteng 2024 mendatang. Sedangkan perolehan kursi DPRD Kalteng 2024, Demokrat telah mendapatkan enam kursi.

”Kita juga tidak menutup kemungkinan untuk berkoalisi, dengan rekan-rekan dari partai lain yang juga memiliki platform dan arah kebijakan yang paling tidak hampir sama dengan demokrat,” ujar Rahmadi didampingi Sekretaris DPD Partai Demokrat Junaidi dan jajaran lainnya usai acara buka puasa bersama di salah satu kafe di Palangkaraya, Selasa (19/3).

Baca Juga :  Milenial di Kalteng Bentuk MFAR, Dukung Razak Maju Pilgub Kalteng 2024

Dia mengaku yakin, bahwa Nadalsyah berpotensial maju pada Pilgub Kalteng ini, bukan hanya keinginan dari partai saja. Akan tetapi, lebih dari itu bahwa pihaknya sudah menyerap aspirasi di beberapa daerah, khususnya 13 kabupaten dan satu kota di Kalteng yang mengharapkan adanya figur baru.

”Harapan kami Demokrat jika ketua kami Nadalsyah bisa mendapatkan simpati dari rakyat, kami akan sangat berterimakasih,” jelasnya.

Sementara menanggapi isu yang beredar soal Koyem (sapaan akrab Nadalsyah,red) yang dicalonkan untuk menjadi Wakil Gubernur, Rahmadi tidak mempermasalahkan isu tersebut.

”Ya silakan, namanya isu.  Jadi wakil pun alhamdulillah ada tawaran itu. Tapi Partai Demokrat sendiri tetap berharap mengusung beliau untuk maju menjadi Gubernur Kalteng mendatang,” imbuhnya.

Baca Juga :  Demokrat Kalteng secara Tegas Nyatakan Condong ke Bacapres PDI-P

Terkait koalisi di Pilkada Gubernur Kalteng mendatang, dia mengaku tidak menutup kemungkinan beberapa partai yang koalisi di tingkat Pilpres tempo lalu, bisa kembali terjadi di tingkat Pilkada nanti.

”Secara personal ada. Namanya bargaining politik ya wajar-wajar saja. Jadi kita tidak melihat partai mana nantinya yang akan menjadi rekan koalisi. Intinya kehadiran Koyem kalau menjadi gubernur, berharap untuk bisa lebih memajukan Kalteng sederajat, setara, berkeadilan dan karya nyatanya harus jelas terlihat. Itu yang menjadi harapan demi kesejahteraan untuk semua, bukan hanya untuk sekelompok orang tertentu,” tegasnya.(hfz/hnd)

Terpopuler

Artikel Terbaru