29.8 C
Jakarta
Tuesday, February 27, 2024

Tidak Terdaftar di DPT, Pemilih Pemula Tetap Bisa Memilih Selama Memiliki KTP

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO –  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar sosialisasi dan ikrar peningkatan partisipasi dalam Pemilu bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekola Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Luar Biasa (SLB) se Kalteng. Melalui virtual yang terpusat di SMA Negeri 2 Palangkaraya, Senin (12/2).

Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo mengatakan, kegiatan ini bertujuan agar siswa yang termasuk pemilih pemula bisa ikut berpartisipasi dalam Pemilu.

”Kita mendorong angka partisipasi pemilih tidak kecil, kita mendorong program dari pemerintah termasuk KPU, agar bagaimana pelaksanaan Pemilu bisa berjalan dengan baik ditandai dengan partisipasi pemilih, kesadaran pemilih untuk bisa menentukan pemimpin, baik presiden,  anggota DPR DPD, DPRD provinsi dan Kabupaten Kota,” ujarnya.

Dia menjelaskan, jika semua bisa dimaksimalkan angka partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 sampai 80 persen sampai 90 persen. Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk memilih dengan capaian tersebut sangat baik jika menyentuh di angka 80 hingga 90 persen. Pada tahun 2019, sebut Wagub angka partisipasi pemilih sudah di angka 79 persen.

Baca Juga :  Didukung Pengalaman Politik Mumpuni, APDESI Dukung Teras Narang Selesa

”Termasuk di dalamnya adik-adik siswa yang berusia 17 tahun bisa menggunakan hak pilihnya, berarti mereka peduli terhadap kegiatan pemilu, betapa pentingnya demokrasi untuk memilih wakil, pemimpin bagi bangsa dan negara termasuk wakil rakyat di Kalteng,” jelasnya.

Anggota KPU Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Harmain Ibrohim. Mengatakan, jika pemilih pemula tidak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT), tetap bisa memilih selama memiliki KTP elektronik atau surat keterangan perekaman dengan memilih di TPS sesuai dengan alamat KTP elektronik.

”Kita berharap semuanya jangan tidur mereka (siswa), tapi pada hari pemungutan suara, 14 Februari datang ke TPS sesuai dengan TPS terdaftar atau alamat KTP masing-masing,” jelasnya.

Baca Juga :  Prabowo Tulus Berjuang, Lebih Memilih Diam Ketimbang Melayani Serangan dan Fitnah

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo menambahkan, kegiatan sosialisasi dan ikrar peningkatan partisipasi dalam Pemilu bagi siswa SMA, SMK, SLB, merupakan kegiatan yang perdana di Kalteng dengan melakukan cek DPT online.

”Pelaksanaan cek DPT secara online dan secara virtual ini, ditujukan untuk seluruh siswa dan siswi SMA,SMK, SLB se Kalteng yang telah memiliki hak pilih. Ini dilakukan agar siswa siswi kita memahami dan tahu dimana lokasi TPSnya masing-masing. Sehingga pada saat pelaksanaan Pemilu tanggal 14 Februari 2024 mereka bisa hadir tepat waktu dan tidak ada yang tidur, semua bisa langsung menuju ke TPS masing-masing,” tambahnya. (hfz)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO –  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar sosialisasi dan ikrar peningkatan partisipasi dalam Pemilu bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekola Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Luar Biasa (SLB) se Kalteng. Melalui virtual yang terpusat di SMA Negeri 2 Palangkaraya, Senin (12/2).

Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo mengatakan, kegiatan ini bertujuan agar siswa yang termasuk pemilih pemula bisa ikut berpartisipasi dalam Pemilu.

”Kita mendorong angka partisipasi pemilih tidak kecil, kita mendorong program dari pemerintah termasuk KPU, agar bagaimana pelaksanaan Pemilu bisa berjalan dengan baik ditandai dengan partisipasi pemilih, kesadaran pemilih untuk bisa menentukan pemimpin, baik presiden,  anggota DPR DPD, DPRD provinsi dan Kabupaten Kota,” ujarnya.

Dia menjelaskan, jika semua bisa dimaksimalkan angka partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 sampai 80 persen sampai 90 persen. Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk memilih dengan capaian tersebut sangat baik jika menyentuh di angka 80 hingga 90 persen. Pada tahun 2019, sebut Wagub angka partisipasi pemilih sudah di angka 79 persen.

Baca Juga :  Didukung Pengalaman Politik Mumpuni, APDESI Dukung Teras Narang Selesa

”Termasuk di dalamnya adik-adik siswa yang berusia 17 tahun bisa menggunakan hak pilihnya, berarti mereka peduli terhadap kegiatan pemilu, betapa pentingnya demokrasi untuk memilih wakil, pemimpin bagi bangsa dan negara termasuk wakil rakyat di Kalteng,” jelasnya.

Anggota KPU Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Harmain Ibrohim. Mengatakan, jika pemilih pemula tidak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT), tetap bisa memilih selama memiliki KTP elektronik atau surat keterangan perekaman dengan memilih di TPS sesuai dengan alamat KTP elektronik.

”Kita berharap semuanya jangan tidur mereka (siswa), tapi pada hari pemungutan suara, 14 Februari datang ke TPS sesuai dengan TPS terdaftar atau alamat KTP masing-masing,” jelasnya.

Baca Juga :  Prabowo Tulus Berjuang, Lebih Memilih Diam Ketimbang Melayani Serangan dan Fitnah

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo menambahkan, kegiatan sosialisasi dan ikrar peningkatan partisipasi dalam Pemilu bagi siswa SMA, SMK, SLB, merupakan kegiatan yang perdana di Kalteng dengan melakukan cek DPT online.

”Pelaksanaan cek DPT secara online dan secara virtual ini, ditujukan untuk seluruh siswa dan siswi SMA,SMK, SLB se Kalteng yang telah memiliki hak pilih. Ini dilakukan agar siswa siswi kita memahami dan tahu dimana lokasi TPSnya masing-masing. Sehingga pada saat pelaksanaan Pemilu tanggal 14 Februari 2024 mereka bisa hadir tepat waktu dan tidak ada yang tidur, semua bisa langsung menuju ke TPS masing-masing,” tambahnya. (hfz)

Terpopuler

Artikel Terbaru