25.4 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

Perjuangkan Palestina di PBB, Anies Salut dengan Menlu Retno

PROKALTENG.CO-Bacapres Koalisi Perubahan Anies Baswedan mengaku bangga dengan sikap yang ditunjukkan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat memberikan pernyataan soal Palestina di Forum PBB beberapa waktu lalu. Ia mengatakan bahwa yang disampaikan Retno mewakili rakyat Indonesia.

“Saya hormat, saya salut dengan apa yang dikerjakan Kementerian Luar Negeri, dan statement menlu mewakili kita,” kata Anies kepada wartawan usai menghadiri Aksi Rakyat Indonesia Bela Palestina di Monas, Minggu (5/11).

Oleh karena itu, ia mengajak warga umum juga turut terlibat dalam mendesak warga internasional untuk menghentikan serangan ke Gaza, Palestina.

“Sekarang kita membutuhkan rakyat Indonesia untuk ikut terlibat, tidak cukup hanya kementerian luar negeri, kita semua jarus terlibat, suara kuta harus bunyi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Musda Golkar Pulang Pisau, Edy Pratowo Kandidat Terkuat

“Oleh karena itu saya tadi ajak nyalakan hp-nya supaya suara dari mulut-mulut kita sampai ke dunia. Bebaskan Palestina,” pungkas Anies.

Sebelumnya, ribuan orang tak ada hentinya bergerak ke arah Monas, Jakarta Pusat. Massa yang bergerak untuk mengikuti Aksi Bela Palestina itu tampak dihadiri berbagai latar belakang. Mulai dari usia maupun daerah.

Pantauan JawaPos.com di lokasi, tampak di jalanan mulai dari Jalan Budi Kemuliaan orang-orang sudah mulai penuh dan jalan kaki. Orang-orang dengan pakaian koko hingga dominasi hitam-hijau-putih-merah juga tampak terus bergerak ke arah panggung utama Monas.

Sementara itu, anak-anak kecil juga tampak banyak yang dibawa dalam Aksi Bela Palestina ini. Ada yang digendong, ada yang jalan kaki sembari dituntun, ada juga yang bahkan menggunakan kursi roda.

Baca Juga :  Ganjar Sebut Ulama Harus Dilibatkan dalam Keputusan Penting Negara

Semua serempak berjalan masuk ke Monas menuju arah panggung. Di sana, bendera-bendera Palestina dan Indonesia sudah saling berdampingan, beberapa kali disapu angin.

Di panggung utama itu juga tampak acara dimulai dengan pembacaan undang-undang tahun 1945 yang menyatakan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. (jpc)

PROKALTENG.CO-Bacapres Koalisi Perubahan Anies Baswedan mengaku bangga dengan sikap yang ditunjukkan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat memberikan pernyataan soal Palestina di Forum PBB beberapa waktu lalu. Ia mengatakan bahwa yang disampaikan Retno mewakili rakyat Indonesia.

“Saya hormat, saya salut dengan apa yang dikerjakan Kementerian Luar Negeri, dan statement menlu mewakili kita,” kata Anies kepada wartawan usai menghadiri Aksi Rakyat Indonesia Bela Palestina di Monas, Minggu (5/11).

Oleh karena itu, ia mengajak warga umum juga turut terlibat dalam mendesak warga internasional untuk menghentikan serangan ke Gaza, Palestina.

“Sekarang kita membutuhkan rakyat Indonesia untuk ikut terlibat, tidak cukup hanya kementerian luar negeri, kita semua jarus terlibat, suara kuta harus bunyi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Musda Golkar Pulang Pisau, Edy Pratowo Kandidat Terkuat

“Oleh karena itu saya tadi ajak nyalakan hp-nya supaya suara dari mulut-mulut kita sampai ke dunia. Bebaskan Palestina,” pungkas Anies.

Sebelumnya, ribuan orang tak ada hentinya bergerak ke arah Monas, Jakarta Pusat. Massa yang bergerak untuk mengikuti Aksi Bela Palestina itu tampak dihadiri berbagai latar belakang. Mulai dari usia maupun daerah.

Pantauan JawaPos.com di lokasi, tampak di jalanan mulai dari Jalan Budi Kemuliaan orang-orang sudah mulai penuh dan jalan kaki. Orang-orang dengan pakaian koko hingga dominasi hitam-hijau-putih-merah juga tampak terus bergerak ke arah panggung utama Monas.

Sementara itu, anak-anak kecil juga tampak banyak yang dibawa dalam Aksi Bela Palestina ini. Ada yang digendong, ada yang jalan kaki sembari dituntun, ada juga yang bahkan menggunakan kursi roda.

Baca Juga :  Ganjar Sebut Ulama Harus Dilibatkan dalam Keputusan Penting Negara

Semua serempak berjalan masuk ke Monas menuju arah panggung. Di sana, bendera-bendera Palestina dan Indonesia sudah saling berdampingan, beberapa kali disapu angin.

Di panggung utama itu juga tampak acara dimulai dengan pembacaan undang-undang tahun 1945 yang menyatakan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. (jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru