PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Berbagai macam toko ataupun warung berjejer di Pasar Kahayan. Warga yang memerlukan kebutuhan pokok sehari-hari baik sandang, pangan dan papan mendatangi pasar yang beralamat di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 1,5, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya.
Dari jejeran toko tersebut, terdapat salah satu agen BRILink di persimpangan tiga Pasar Kahayan Jalan Mendawai. Agen BRILink itu namanya Iyus 99. Agen BRILink milik M Yusri (50) ini juga sembari menjual kebutuhan sembako.
Beras, minyak, gula dan berbagai kebutuhan sembako dipasarkan. Disamping itu, Tokonya ini juga menyediakan jasa transfer, pengisian pulsa, bayar tagihan, tarik tunai, setor tunai dan layanan transaksi keuangan lainnya.
Toko ini disebut-sebut menjadi Agen BRILink pertama saat program BRILink masuk di Palangkaraya. Pria yang akrab disapa Iyus ini menceritakan, mulanya BRILINK Iyus 99 ini muncul karena tokonya ditunjuk dari BRI Banjarmasin pada saat program BRILink pertama diluncurkan di Palangkaraya.
”BRILink ini masuk dari Banjarmasin, diarahkan ke Palangkaraya. Ditunjuklah pertama awal BRILink itu saya yang menerima disini. Pertama awalnya masuk sekitar 10 tahun kurang lebih,” ujarnya, Selasa (23/4).
Menurutnya, Agen BRILink ini membantu keperluan transaksi keuangan warga di Kawasan Pasar Kahayan saat Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Pasar Kahayan tutup maupun antrean membeludak di kantor bank. Rata-rata transaksi di BRILink milik Iyus berkisar 10 sampai 20 kali.
”BRILink ini membantu kantor BRI aja pada saat jam tutup dan antrean panjang. Kan mereka malas mengantre, jadi larinya kesini,” bebernya.
”Mereka itu malas mengantre, kadang-kadang itu malas ke seberang (Kantor BRI Unit Pasar Kahayan). Mereka perlu cepat ini pas mengantre tadi, di bank itu ada sampai satu jam mengantre apalagi orangnya banyak. Jadi mereka memilih yang praktis dan cepat,” jelasnya.
Dulunya, Iyus mengungkapkan, pertama membuka BRILink ramai pengguna. Pasalnya, tak banyak agen BRILink yang tersebar. Sehingga sangat membuahkan hasil bagi usahanya.
Namun kini seiring berjalannya waktu, Agen BRILink miliknya tak seramai dulu. Pasalnya saat ini sudah banyak agen BRILink yang tersebar di titik-titik.
”Sekarang terbagi lokasi, jadi pengguna BRILink dimana hatinya senang menggunakan BRILink dia pilih,” imbuhnya.
Dia menuturkan, warga Pasar Kahayan yang datang ke BRILink miliknya ini kebanyakan melakukan tarik tunai, transfer, tagihan listrik, tagihan kredit mobil, dan pengisian saldo dompet digital. Dia merasa kehadiran BRILink ini membantu kebutuhan transaksi keuangan warga pasar kahayan.
Bapak yang mempunyai tiga anak ini merasa kehadiran BRILink ini menunjang kebutuhan hidup sehari-hari keluarganya.
Sementara itu, Manajer Bisnis Mikro BRI Cabang Palangkaraya Menoto A Kalit mengatakan melalui pesan whatsapp, kehadiran BRILink ini memudahkan pedagang dengan kecepatan layanan dan dapat dijangkau dimanapun. Bahkan BRILink mendukung pengusaha dalam menjalankan bisnis aman dan nyaman.
Dia menerangkan, saat ini sudah sebanyak 1.541 agen BRILink di Palangkaraya yang tersebar di sejumlah titik.
”Dalam mewujudkan inklusi keuangan, layanan BRILink di Palangkaraya berkomitmen menjangkau layanan sampai ke pelosok, guna meningkatkan pemerataan kesejahteraan bagi masyarakat di pelosok. Sehingga dapat mewujudkan inklusi keuangan disetiap daerah di Kalimantan Tengah,” jelasnya.(hfz)