25.4 C
Jakarta
Saturday, April 13, 2024

Berkah Ramadan, Tasbih Kecubung Laris Manis di Pasar

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Bulan suci Ramadan membawa berkah bagi penjual tasbih di Jalan Batam, Kota Palangka Raya. Hal tersebut diakui pemilik Toko Pertama Zahra, Sonny. Dikatakannya, tasbih tasbih yang paling ramai diburu adalah berjenis batu kecubung.  Karena memiliki keunikan tersendiri dibandingkan tasbih lainnya.

Selain itu, kata Sonny, tasbih ini dapat menjaga kesehatan tubuh, membawa rezeki dan kebaikkan hidup lainnya, saat menjalankan ibadah puasa Ramadan. Untuk harga tasbih batu kecubung dibandrol Rp 300.000-Rp 400.000, dalam sehari bisa terjual sebanyak kurang lebih 50 buah.

“Jauh lebih meningkat, dibandingkan hari biasa yang hanya kurang lebih 5-10 buah saja. Tasbih yang terbuat dari batu kecubung alami berwarna ungu 99 butir,  yang telah didoakan dan diberkati dengan wirid, dzikir, hizib dan doa-doa terbaik,” ucap Sonny, kepada prokalteng.co, Minggu (26/3/2023).

Baca Juga :  Selama Ramadan, ASN di Palangka Raya Bakal Masuk Lebih Lambat dan Pulang Cepat

Sonny menjelaskan bahwa tasbih yang satu ini merupakan dari batu kecubung asli Kota Palangka Raya. Tasbih kecubung bisa digunakan oleh pria dan wanita segala usia.

“Dengan salah satu syarat amalannya yaitu digunakan untuk kebaikan saja, tidak diperkenankan menggunakan doa atau mantra yang aneh-aneh apalagi saat menjalankan ibadah puasa,”imbuhnya.






Reporter: Marini

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Bulan suci Ramadan membawa berkah bagi penjual tasbih di Jalan Batam, Kota Palangka Raya. Hal tersebut diakui pemilik Toko Pertama Zahra, Sonny. Dikatakannya, tasbih tasbih yang paling ramai diburu adalah berjenis batu kecubung.  Karena memiliki keunikan tersendiri dibandingkan tasbih lainnya.

Selain itu, kata Sonny, tasbih ini dapat menjaga kesehatan tubuh, membawa rezeki dan kebaikkan hidup lainnya, saat menjalankan ibadah puasa Ramadan. Untuk harga tasbih batu kecubung dibandrol Rp 300.000-Rp 400.000, dalam sehari bisa terjual sebanyak kurang lebih 50 buah.

“Jauh lebih meningkat, dibandingkan hari biasa yang hanya kurang lebih 5-10 buah saja. Tasbih yang terbuat dari batu kecubung alami berwarna ungu 99 butir,  yang telah didoakan dan diberkati dengan wirid, dzikir, hizib dan doa-doa terbaik,” ucap Sonny, kepada prokalteng.co, Minggu (26/3/2023).

Baca Juga :  Selama Ramadan, ASN di Palangka Raya Bakal Masuk Lebih Lambat dan Pulang Cepat

Sonny menjelaskan bahwa tasbih yang satu ini merupakan dari batu kecubung asli Kota Palangka Raya. Tasbih kecubung bisa digunakan oleh pria dan wanita segala usia.

“Dengan salah satu syarat amalannya yaitu digunakan untuk kebaikan saja, tidak diperkenankan menggunakan doa atau mantra yang aneh-aneh apalagi saat menjalankan ibadah puasa,”imbuhnya.






Reporter: Marini

Terpopuler

Artikel Terbaru